<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSI Masih Mengkaji Rencana Terkait UUS BTN</title><description>PT BSI masih terus mengkaji dan belum mengambil keputusan apapun terkait rencana aksi korporasi yg melibatkan UUS BTN.&amp;nbsp;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn"/><item><title>BSI Masih Mengkaji Rencana Terkait UUS BTN</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Imam Rachmawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn-mPpA1txFDx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/340/2860965/bsi-masih-mengkaji-rencana-terkait-uus-btn-mPpA1txFDx.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Gunawan A. Hartoyo mengungkapkan bahwa perseroan masih terus mengkaji dan belum mengambil keputusan apapun terkait rencana aksi korporasi yg melibatkan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN.
&amp;ldquo;Sehubungan dengan pemberitaan di media tentang aksi korporasi yang akan dilakukan terhadap UUS BTN yang melibatkan BSI, kami sampaikan bahwa hingga saat ini kami belum membuat keputusan apapun terkait hal tersebut,&amp;rdquo; kata Gunawan.

BACA JUGA:
Pimpin Layanan Haji dan Umrah di Indonesia, BSI Luncurkan Hajj &amp;amp; Umrah Concierge Pertama di Indonesia

Dalam berbagai pemberitaan diinformasikan bahwa salah satu bank Himbara bermaksud untuk mengakuisisi bank dimana BSI akan terlibat menjadi pemegang saham di bank tersebut. Hal ini untuk menindaklanjuti rencana spin off Unit Usaha Syariah oleh bank itu.
Sebagai perusahaan terbuka, BSI senantiasa tunduk pada ketentuan Pasar Modal, di mana informasi material baru akan dipublikasikan jika telah ada kepastian, dalam rangka mendukung prinsip keterbukaan informasi bagi pemegang saham.
Menurut Gunawan, saat ini BSI sedang fokus untuk memperkuat bisnis secara organic guna mendukung visi menjadikan BSI sebagai salah satu top ten global Islamic Bank. Seperti diketahui, pada triwulan I tahun 2023, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 47,6 persen (YoY) menjadi Rp1,46 triliun.
Capaian laba bersih tersebut berasal dari pendapatan jual beli Rp2,98 triliun, pendapatan dari bagi hasil Rp1,39 triliun, pendapatan dari ijarah - bersih Rp56,18 miliar, dan pendapatan usaha utama lainnya Rp964,73 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Gunawan A. Hartoyo mengungkapkan bahwa perseroan masih terus mengkaji dan belum mengambil keputusan apapun terkait rencana aksi korporasi yg melibatkan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN.
&amp;ldquo;Sehubungan dengan pemberitaan di media tentang aksi korporasi yang akan dilakukan terhadap UUS BTN yang melibatkan BSI, kami sampaikan bahwa hingga saat ini kami belum membuat keputusan apapun terkait hal tersebut,&amp;rdquo; kata Gunawan.

BACA JUGA:
Pimpin Layanan Haji dan Umrah di Indonesia, BSI Luncurkan Hajj &amp;amp; Umrah Concierge Pertama di Indonesia

Dalam berbagai pemberitaan diinformasikan bahwa salah satu bank Himbara bermaksud untuk mengakuisisi bank dimana BSI akan terlibat menjadi pemegang saham di bank tersebut. Hal ini untuk menindaklanjuti rencana spin off Unit Usaha Syariah oleh bank itu.
Sebagai perusahaan terbuka, BSI senantiasa tunduk pada ketentuan Pasar Modal, di mana informasi material baru akan dipublikasikan jika telah ada kepastian, dalam rangka mendukung prinsip keterbukaan informasi bagi pemegang saham.
Menurut Gunawan, saat ini BSI sedang fokus untuk memperkuat bisnis secara organic guna mendukung visi menjadikan BSI sebagai salah satu top ten global Islamic Bank. Seperti diketahui, pada triwulan I tahun 2023, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 47,6 persen (YoY) menjadi Rp1,46 triliun.
Capaian laba bersih tersebut berasal dari pendapatan jual beli Rp2,98 triliun, pendapatan dari bagi hasil Rp1,39 triliun, pendapatan dari ijarah - bersih Rp56,18 miliar, dan pendapatan usaha utama lainnya Rp964,73 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
