<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Acara Gerak Jalan di Bangkalan Ricuh, Lurah Mlajah Kena Bogem Mentah</title><description>Alhasil kasus ini pun berujung pada laporan ke pihak kepolisian</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah"/><item><title>Acara Gerak Jalan di Bangkalan Ricuh, Lurah Mlajah Kena Bogem Mentah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 22:52 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Taufik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah-zuTje9oUbJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Acara gerak jalan di Bangkalan ricuh (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/519/2861299/acara-gerak-jalan-di-bangkalan-ricuh-lurah-mlajah-kena-bogem-mentah-zuTje9oUbJ.jpg</image><title>Acara gerak jalan di Bangkalan ricuh (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5NC81L3g4bjQycHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANGKALAN - Acara pelaksanaan gerak jalan dalam rangka memperingati kemerdekaan diwarnai kericuhan antara tim peserta gerak jalan dengan penonton di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Adu jotos pun tak bisa dihindarkan. Alhasil kasus ini pun berujung pada laporan ke pihak kepolisian
Kericuhan tersebut terjadi saat salah satu tim peserta gerak jalan melewati Jalan Jokotole, Kota Bangkalan, sekitar satu kilometer menjelang garis finish, tepanya di Alun-Alun Bangkalan.

BACA JUGA:
 Penuh Haru, Erick Thohir Berangkatkan Keluarga Nurlela Umroh ke Tanah Suci&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, keributan ini berawal saat tim peserta gerak jalan yang berjumlah tujuh belas orang ini hendak melewati lokasi.
Di sisi lain karena penonton terlalu ke tengah akhirnya bersenggolan dengan peserta. Tanpa diduga terdengar satu kata umpatan dari deretan penonton.

BACA JUGA:
Prabowo Subianto Resmikan 11 Titik Air Bersih di DIY untuk Atasi Kesulitan Air

&quot;Sehingga hal inilah yang kemudian memicu beberapa peserta gerak jalan berbalik dan berujung keributan serta terjadi pemukulan beberapa kali,&quot; kata Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, Rabu (9/8/2023).
Ia mengatakan bahwa salah satu penonton yang terkena pukulan adalah Lurah Mlajah, Musleh.
&quot;Keributan ini pun sempat berhasil diredam warga lain di lokas  dan berakhir damai kedua pihak,&quot; ujarnya.Meski demikian, kata dia, usai pelaksanaan gerak jalan penonton yang terkena pukulan melakukan proses pelaporan ke polisi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sudah Membaik, Bagas Maulana Masih Dijadwalkan Main di BWF World Championships 2023

Saat ini anggota tim peserta gerak jalan yang terlibat akhirnya diperiksa oleh pihak kepolisian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Persija Jakarta Gagal Menang, Thomas Doll Akui Kekuatan Borneo FC

Upaya damai dan mediasi sempat diupayakan oleh polisi, namun sayang masih menemui jalan buntu dan proses hukum masih terus berlanjut.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5NC81L3g4bjQycHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANGKALAN - Acara pelaksanaan gerak jalan dalam rangka memperingati kemerdekaan diwarnai kericuhan antara tim peserta gerak jalan dengan penonton di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Adu jotos pun tak bisa dihindarkan. Alhasil kasus ini pun berujung pada laporan ke pihak kepolisian
Kericuhan tersebut terjadi saat salah satu tim peserta gerak jalan melewati Jalan Jokotole, Kota Bangkalan, sekitar satu kilometer menjelang garis finish, tepanya di Alun-Alun Bangkalan.

BACA JUGA:
 Penuh Haru, Erick Thohir Berangkatkan Keluarga Nurlela Umroh ke Tanah Suci&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, keributan ini berawal saat tim peserta gerak jalan yang berjumlah tujuh belas orang ini hendak melewati lokasi.
Di sisi lain karena penonton terlalu ke tengah akhirnya bersenggolan dengan peserta. Tanpa diduga terdengar satu kata umpatan dari deretan penonton.

BACA JUGA:
Prabowo Subianto Resmikan 11 Titik Air Bersih di DIY untuk Atasi Kesulitan Air

&quot;Sehingga hal inilah yang kemudian memicu beberapa peserta gerak jalan berbalik dan berujung keributan serta terjadi pemukulan beberapa kali,&quot; kata Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, Rabu (9/8/2023).
Ia mengatakan bahwa salah satu penonton yang terkena pukulan adalah Lurah Mlajah, Musleh.
&quot;Keributan ini pun sempat berhasil diredam warga lain di lokas  dan berakhir damai kedua pihak,&quot; ujarnya.Meski demikian, kata dia, usai pelaksanaan gerak jalan penonton yang terkena pukulan melakukan proses pelaporan ke polisi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sudah Membaik, Bagas Maulana Masih Dijadwalkan Main di BWF World Championships 2023

Saat ini anggota tim peserta gerak jalan yang terlibat akhirnya diperiksa oleh pihak kepolisian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Persija Jakarta Gagal Menang, Thomas Doll Akui Kekuatan Borneo FC

Upaya damai dan mediasi sempat diupayakan oleh polisi, namun sayang masih menemui jalan buntu dan proses hukum masih terus berlanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
