<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhadjir Effendy: Pembangunan Pos Pengamanan Papua Tengah Mendesak</title><description>Muhadjir mengatakan kehadiran pos pengamanan untuk memastikan lancarnya pasokan bantuan logistik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak"/><item><title>Muhadjir Effendy: Pembangunan Pos Pengamanan Papua Tengah Mendesak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak-9zroZ9tEgo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Dok Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/337/2861337/muhadjir-effendy-pembangunan-pos-pengamanan-papua-tengah-mendesak-9zroZ9tEgo.jpg</image><title>Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Dok Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5Ni81L3g4bjQ0ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan pembangunan pos pengamanan di wilayah krisis pangan akibat kekeringan, Kabupaten Puncak, Papua Tengah sudah sangat mendesak.
Diketahui, saat ini sebanyak 8 ribu orang di tiga distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri terdampak bencana kekeringan. Namun, sayangnya di tiga distrik itu belum ada pos pengamanan.

BACA JUGA:
Gempa M4,3 Guncang Buru Maluku Dini Hari Ini

&quot;Yang mendesak pos keamanan, karena sampai sekarang harus diketahui teman-teman di Agandugume di tiga distrik itu belum ada pos keamanan. Baik dari pihak kepolisian baik dari pihak TNI,&quot; ujar Muhadjir usai memimpin Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Muhadjir mengatakan kehadiran pos pengamanan  untuk memastikan lancarnya pasokan bantuan logistik.

BACA JUGA:
Rombongan FIFA Bakal Tinjau Kembali Persiapan Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023 Akhir Bulan Ini

&quot;Itu yang sangat mendesak untuk memastikan suplai barang langsung ke Agandugume itu aman. Itu kan harus ada tenaga keamanan di sana. Itu kan yang pertama akan kita prioritaskan, mungkin dalam Minggu-Minggu ini,&quot; kata Muhadjir.Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengatakan pos pengamanan tersebut bukan dalam rangka tempur, tapi untuk memastikan bantuan sampai ke tiga distrik yang terdampak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Deteksi 105 Titik Panas di Kaltim, Waspada Karhutla

&quot;Pos itu bukan dalam rangka tempur, tapi dalam rangka membantu memastikan logistik itu sampai ke pengungsi,&quot; kata Suharyanto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kabel Menjuntai Kembali Telan Korban di Jakbar, Pengendara Sempat Tersungkur

Suharyanto pun memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kodam Cenderawasih untuk pengamanan. &quot;Pos keamanan akan mulai dibangun September. Untuk pasukannya organik dari Pangdam 17 Cenderawasih,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5Ni81L3g4bjQ0ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan pembangunan pos pengamanan di wilayah krisis pangan akibat kekeringan, Kabupaten Puncak, Papua Tengah sudah sangat mendesak.
Diketahui, saat ini sebanyak 8 ribu orang di tiga distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri terdampak bencana kekeringan. Namun, sayangnya di tiga distrik itu belum ada pos pengamanan.

BACA JUGA:
Gempa M4,3 Guncang Buru Maluku Dini Hari Ini

&quot;Yang mendesak pos keamanan, karena sampai sekarang harus diketahui teman-teman di Agandugume di tiga distrik itu belum ada pos keamanan. Baik dari pihak kepolisian baik dari pihak TNI,&quot; ujar Muhadjir usai memimpin Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Muhadjir mengatakan kehadiran pos pengamanan  untuk memastikan lancarnya pasokan bantuan logistik.

BACA JUGA:
Rombongan FIFA Bakal Tinjau Kembali Persiapan Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023 Akhir Bulan Ini

&quot;Itu yang sangat mendesak untuk memastikan suplai barang langsung ke Agandugume itu aman. Itu kan harus ada tenaga keamanan di sana. Itu kan yang pertama akan kita prioritaskan, mungkin dalam Minggu-Minggu ini,&quot; kata Muhadjir.Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengatakan pos pengamanan tersebut bukan dalam rangka tempur, tapi untuk memastikan bantuan sampai ke tiga distrik yang terdampak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Deteksi 105 Titik Panas di Kaltim, Waspada Karhutla

&quot;Pos itu bukan dalam rangka tempur, tapi dalam rangka membantu memastikan logistik itu sampai ke pengungsi,&quot; kata Suharyanto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kabel Menjuntai Kembali Telan Korban di Jakbar, Pengendara Sempat Tersungkur

Suharyanto pun memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kodam Cenderawasih untuk pengamanan. &quot;Pos keamanan akan mulai dibangun September. Untuk pasukannya organik dari Pangdam 17 Cenderawasih,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
