<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicecar Hakim, PPK Bakti Kominfo Akui Terima Uang Rp2,4 Miliar dari Terdakwa Kasus BTS 4G </title><description>Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Bakti Kominfo, Elvano Hutagalung mengakui terima uang Rp2,4 miliar&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g"/><item><title>Dicecar Hakim, PPK Bakti Kominfo Akui Terima Uang Rp2,4 Miliar dari Terdakwa Kasus BTS 4G </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g-pdnySxrvFw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang kasus korupsi BTS Kominfo (foto: dok MPI/Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/337/2861898/dicecar-hakim-ppk-bakti-kominfo-akui-terima-uang-rp2-4-miliar-dari-terdakwa-kasus-bts-4g-pdnySxrvFw.jpg</image><title>Sidang kasus korupsi BTS Kominfo (foto: dok MPI/Khabibi)</title></images><description>

JAKARTA - Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Bakti Kominfo, Elvano Hutagalung mengakui terima uang Rp2,4 miliar dari terdakwa Irwan Hermawan atas perintah mantan Dirut Bakti, Anang Achmad Latif yang keduanya sudah berstatus sebagai terdakwa.

Hal itu Elvano sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Bakti, Kominfo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan terdakwa mantan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate dkk, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
Duh! 9 Tenaga Ahli Proyek BTS Kominfo Tidak Kerja tapi Dibayar

Awalnya, Ketua Majelis Hakim, Fahzal Hendri menanyakan kebenaran yang bersangkutan menerima uang dari terdakwa Irwan Hermawan.

&quot;Betul,&quot; jawab Elvano.

&quot;Dan itu adalah atas suruhan Anang Latif?,&quot; tanya Fahzal kembali.

&quot;Iya,&quot; jawab Elvano.

BACA JUGA:
 Sidang Kasus Korupsi BTS Kominfo, Saksi Ungkap Isi Grup The A Team&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Setelah menerima uang yang diketahui sebanyak Rp2,4 miliar, ia pun menginformasi kepada bosnya di Bakti.



&quot;Setelah saya diberikan oleh Pak Irwan Hermawan setelah itu saya mengkonfirmasi ke Pak Anang, bahwa ya itu untuk saya,&quot; kata Elvano.



Kemudian, Fahzal memastikan apakah uang yang diberikan kepada Elvano atas jantannya sebagai PPK Bakti.



&quot;Saya tidak tahu Yang Mulia, pokoknya waktu itu hanya disampaikan seperti itu,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Bakti Kominfo, Elvano Hutagalung mengakui terima uang Rp2,4 miliar dari terdakwa Irwan Hermawan atas perintah mantan Dirut Bakti, Anang Achmad Latif yang keduanya sudah berstatus sebagai terdakwa.

Hal itu Elvano sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Bakti, Kominfo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan terdakwa mantan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate dkk, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
Duh! 9 Tenaga Ahli Proyek BTS Kominfo Tidak Kerja tapi Dibayar

Awalnya, Ketua Majelis Hakim, Fahzal Hendri menanyakan kebenaran yang bersangkutan menerima uang dari terdakwa Irwan Hermawan.

&quot;Betul,&quot; jawab Elvano.

&quot;Dan itu adalah atas suruhan Anang Latif?,&quot; tanya Fahzal kembali.

&quot;Iya,&quot; jawab Elvano.

BACA JUGA:
 Sidang Kasus Korupsi BTS Kominfo, Saksi Ungkap Isi Grup The A Team&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Setelah menerima uang yang diketahui sebanyak Rp2,4 miliar, ia pun menginformasi kepada bosnya di Bakti.



&quot;Setelah saya diberikan oleh Pak Irwan Hermawan setelah itu saya mengkonfirmasi ke Pak Anang, bahwa ya itu untuk saya,&quot; kata Elvano.



Kemudian, Fahzal memastikan apakah uang yang diberikan kepada Elvano atas jantannya sebagai PPK Bakti.



&quot;Saya tidak tahu Yang Mulia, pokoknya waktu itu hanya disampaikan seperti itu,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
