<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Musyarawah Desa Nasional, Ridwan Kamil: Masyarakat Desa Komponen Utama Indonesia 2045</title><description>Ridwan Kamil mengatakan, Gedung Merdeka merupakan salah satu tempat paling mulia yang ada di Indonesia</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045"/><item><title>Buka Musyarawah Desa Nasional, Ridwan Kamil: Masyarakat Desa Komponen Utama Indonesia 2045</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045-0g5ot6PSHq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil sebut masyarakat desa merupakan komponen penting Indonesia 2045/Foto: Agung Bakti </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/525/2861711/buka-musyarawah-desa-nasional-ridwan-kamil-masyarakat-desa-komponen-utama-indonesia-2045-0g5ot6PSHq.jpg</image><title>Ridwan Kamil sebut masyarakat desa merupakan komponen penting Indonesia 2045/Foto: Agung Bakti </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8xLzE2ODc1OS81L3g4bjBjdzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDUNG  - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi membuka Musyawarah Desa Nasional yang digelar di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Nomor 65, Kota Bandung, pada Kamis (10/8/2023).

Ridwan Kamil mengatakan, Gedung Merdeka merupakan salah satu tempat paling mulia yang ada di Indonesia. Bukan hanya bagi masyarakat Tanah Air, pandangan itu pun datang dari negara-negara Asia-Afrika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Warga Bandung Ditangkap di Garut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Oleh karena itu, sambungnya, hadirnya Majelis Desa Indonesia harus menunjukkan keluarbiasaan dalam semangat perjuangan dalam melawan ketidakadilan.

&quot;Maka hari lahirnya Majelis Desa Indonesia saya izinkan di tempat paling mulia di Republik Indonesia yaitu Gedung Merdeka. Tempat ini tidak hanya mulia di dalam pandangan orang Indonesia tapi dianggap sangat mulia oleh seluruh negara-negara Asia-Afrika,&quot; kata Kang Emil, sapaan akrabnya di hadapan 700 peserta yang hadir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berpeluang Dampingi Ganjar, Ridwan Kamil: Semua Masih Berdinamika

Kang Emil mengatakan, Gedung Merdeka merupakan tempat perjuangan melawan ketidakadilan. Di tempat ini juga dideklarasikan Dasasila Bandung untuk melawan kolonialisme.

&quot;Maka pulang dari sini semua yang datang jauh-jauh ke sini pulang harus terpatri semangat berjuang tidak boleh patah, tidak boleh lelah karena tidak ada perjuangan yang mudah di dalam gedung ini,&quot; ungkapnya.

Kang Emil menilai, hadirnya Musyawarah Desa Nasional ini merupakan jawaban dari sila ketiga dari Pancasila. Sebab menurutnya, banyak pemegang kepentingan desa yang memilih jalannya sendirian.



&quot;Oleh karena itu harus satu komando, jangan masing masing punya pikiran sendiri. Jadi kalau ditanya kenapa lahir Majelis Desa Indonesia, jawab saja karena kami sedang menterjemahkan satu sila dari Pancasila yang namanya Persatuan Indonesia,&quot; ungkapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Ada Pembubaran, Ridwan Kamil Pastikan Ambil Solusi Terbaik untuk Ponpes Al-Zaytun&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Di sisi lain, Kang Emil menilai, kehadiran Musyawarah Desa Nasional juga akan menjadi penguat dalam mewujudkan negara adidaya di 2045.



&quot;Masyarakat desa harus menjadi pemain, harus menjadi stakeholder, harus menjadi komponen utama dalam mewujudkan negara adidaya di 2045. Kita tidak boleh jadi penonton, kita harus menjadi subjek bukan hanya objek tapi semua mimpi itu tidak bisa menunggu, semua harus dijemput tidak bisa ditunggu,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8xLzE2ODc1OS81L3g4bjBjdzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDUNG  - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi membuka Musyawarah Desa Nasional yang digelar di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Nomor 65, Kota Bandung, pada Kamis (10/8/2023).

Ridwan Kamil mengatakan, Gedung Merdeka merupakan salah satu tempat paling mulia yang ada di Indonesia. Bukan hanya bagi masyarakat Tanah Air, pandangan itu pun datang dari negara-negara Asia-Afrika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Warga Bandung Ditangkap di Garut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Oleh karena itu, sambungnya, hadirnya Majelis Desa Indonesia harus menunjukkan keluarbiasaan dalam semangat perjuangan dalam melawan ketidakadilan.

&quot;Maka hari lahirnya Majelis Desa Indonesia saya izinkan di tempat paling mulia di Republik Indonesia yaitu Gedung Merdeka. Tempat ini tidak hanya mulia di dalam pandangan orang Indonesia tapi dianggap sangat mulia oleh seluruh negara-negara Asia-Afrika,&quot; kata Kang Emil, sapaan akrabnya di hadapan 700 peserta yang hadir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berpeluang Dampingi Ganjar, Ridwan Kamil: Semua Masih Berdinamika

Kang Emil mengatakan, Gedung Merdeka merupakan tempat perjuangan melawan ketidakadilan. Di tempat ini juga dideklarasikan Dasasila Bandung untuk melawan kolonialisme.

&quot;Maka pulang dari sini semua yang datang jauh-jauh ke sini pulang harus terpatri semangat berjuang tidak boleh patah, tidak boleh lelah karena tidak ada perjuangan yang mudah di dalam gedung ini,&quot; ungkapnya.

Kang Emil menilai, hadirnya Musyawarah Desa Nasional ini merupakan jawaban dari sila ketiga dari Pancasila. Sebab menurutnya, banyak pemegang kepentingan desa yang memilih jalannya sendirian.



&quot;Oleh karena itu harus satu komando, jangan masing masing punya pikiran sendiri. Jadi kalau ditanya kenapa lahir Majelis Desa Indonesia, jawab saja karena kami sedang menterjemahkan satu sila dari Pancasila yang namanya Persatuan Indonesia,&quot; ungkapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Ada Pembubaran, Ridwan Kamil Pastikan Ambil Solusi Terbaik untuk Ponpes Al-Zaytun&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Di sisi lain, Kang Emil menilai, kehadiran Musyawarah Desa Nasional juga akan menjadi penguat dalam mewujudkan negara adidaya di 2045.



&quot;Masyarakat desa harus menjadi pemain, harus menjadi stakeholder, harus menjadi komponen utama dalam mewujudkan negara adidaya di 2045. Kita tidak boleh jadi penonton, kita harus menjadi subjek bukan hanya objek tapi semua mimpi itu tidak bisa menunggu, semua harus dijemput tidak bisa ditunggu,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
