<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Bebaskan 5 Warga AS dari Penjara, Pindahkan ke Tahanan Rumah</title><description>Gedung Putih akan memantau kondisi para warganya yang ditahan di Iran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah"/><item><title>Iran Bebaskan 5 Warga AS dari Penjara, Pindahkan ke Tahanan Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah-A551gtxn0a.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Penjara Evin, Iran. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/18/2862251/iran-bebaskan-5-warga-as-dari-penjara-pindahkan-ke-tahanan-rumah-A551gtxn0a.jpeg</image><title>Penjara Evin, Iran. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) telah menerima konfirmasi bahwa lima warga Amerika yang &quot;ditahan secara tidak adil&quot; oleh Iran telah dipindahkan ke tahanan rumah, kata Gedung Putih pada Kamis, (10/8/2023).

BACA JUGA:
Pejabat Penegak Nilai Islam Iran Diskors Setelah Diduga Videonya Berhubungan Seks Sejenis Viral

Warga AS - Siamak Namazi, Morad Tahbaz, Emad Shargi, dan dua lainnya yang ingin tetap anonim - &quot;seharusnya tidak pernah ditahan sejak awal,&quot; kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Adrienne Watson sebagaimana dilansir Anadolu.
&quot;Kami akan terus memantau kondisi mereka sedekat mungkin. Tentu saja, kami tidak akan beristirahat sampai mereka semua kembali ke Amerika Serikat,&quot; katanya dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:
Pembakaran Alquran Kembali Terjadi di Swedia, Kali Ini Pelakunya Imigran Iran

&quot;Sampai saat itu, negosiasi untuk pembebasan mereka tetap berlangsung dan rumit,&quot; tambah Watson, menekankan bahwa Gedung Putih tidak akan memiliki rincian lebih lanjut tentang kasus mereka karena pembicaraan yang sedang berlangsung.Keputusan untuk memindahkan para warga Amerika itu ke tahanan rumah adalah bagian dari kesepakatan yang ditengahi antara Washington dan Teheran yang juga akan membuat AS membebaskan warga negara Iran yang ditahan di AS, dan membebaskan USD6 miliar aset Iran yang dibekukan, menurut beberapa laporan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;KBRI Teheran Pulangkan 2 WNI ABK Kapal Farsi dari Iran&amp;nbsp;

Iran telah lama mencari dana yang ditempatkan di bawah sanksi Amerika. Jika kesepakatan itu diselesaikan, Iran akan diizinkan menggunakan uang itu hanya untuk pembelian bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, lapor NBC News.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) telah menerima konfirmasi bahwa lima warga Amerika yang &quot;ditahan secara tidak adil&quot; oleh Iran telah dipindahkan ke tahanan rumah, kata Gedung Putih pada Kamis, (10/8/2023).

BACA JUGA:
Pejabat Penegak Nilai Islam Iran Diskors Setelah Diduga Videonya Berhubungan Seks Sejenis Viral

Warga AS - Siamak Namazi, Morad Tahbaz, Emad Shargi, dan dua lainnya yang ingin tetap anonim - &quot;seharusnya tidak pernah ditahan sejak awal,&quot; kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Adrienne Watson sebagaimana dilansir Anadolu.
&quot;Kami akan terus memantau kondisi mereka sedekat mungkin. Tentu saja, kami tidak akan beristirahat sampai mereka semua kembali ke Amerika Serikat,&quot; katanya dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:
Pembakaran Alquran Kembali Terjadi di Swedia, Kali Ini Pelakunya Imigran Iran

&quot;Sampai saat itu, negosiasi untuk pembebasan mereka tetap berlangsung dan rumit,&quot; tambah Watson, menekankan bahwa Gedung Putih tidak akan memiliki rincian lebih lanjut tentang kasus mereka karena pembicaraan yang sedang berlangsung.Keputusan untuk memindahkan para warga Amerika itu ke tahanan rumah adalah bagian dari kesepakatan yang ditengahi antara Washington dan Teheran yang juga akan membuat AS membebaskan warga negara Iran yang ditahan di AS, dan membebaskan USD6 miliar aset Iran yang dibekukan, menurut beberapa laporan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;KBRI Teheran Pulangkan 2 WNI ABK Kapal Farsi dari Iran&amp;nbsp;

Iran telah lama mencari dana yang ditempatkan di bawah sanksi Amerika. Jika kesepakatan itu diselesaikan, Iran akan diizinkan menggunakan uang itu hanya untuk pembelian bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, lapor NBC News.</content:encoded></item></channel></rss>
