<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Pembebasan Pilot Susi Air Tak Kunjung Rampung, Cuaca hingga Kekurangan Negosiator</title><description>Aparat TNI- Polri masih terus berupaya membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merhtens.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator"/><item><title>4 Fakta Pembebasan Pilot Susi Air Tak Kunjung Rampung, Cuaca hingga Kekurangan Negosiator</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 05:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fredy Nuboba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator-gFZALsSnsa.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862130/4-fakta-pembebasan-pilot-susi-air-tak-kunjung-rampung-cuaca-hingga-kekurangan-negosiator-gFZALsSnsa.jpg</image><title></title></images><description>JAYAPURA - Aparat TNI- Polri masih terus berupaya membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merhtens.
Berikut fakta yang berhasil dihimpun:
1. Medan yang Sulit
Medan yang sulit serta cuaca yang selalu berubah - ubah menghambat pasukan gabungan dalam upaya pembebasan warga negara Selandia Baru tersebut.

BACA JUGA:
Operasi Pembebasan Pilot Susi Air, Egianus Kogoya Terdesak Jalur Logistiknya Diputus TNI-Polri

&amp;ldquo;Upaya pencarian dan pembebasan pilot Susi Air terhambat dengan medan serta cuaca ekstrem yang berubah-ubah,&amp;rdquo; ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, Kamis (10/8/2023).
2. KKB Selalu Berpindah-pindah
KKB kelompok Egianus Kogoya yang terus berpindah &amp;ndash; pindah, di seputaran Nduga dan Lanny Jaya, sehingga aparat TNI Polri berusaha mempersempit ruang gerak, dan juga memutus bahan logistik yang akan mengalir ke kelompok tersebut.

BACA JUGA:
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Truk Angkut di Basarnas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Negosiasi Selalu Buntu
Kapolda juga sampaikan bahwa dirinya melihat dan juga dari hasil evaluasi anggotanya di lapangan.
Dikatakannya, bahwa beberapa pihak yang diutus untuk bertemu Egianus Kogoya, tidak mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan Egianus.4. Dibutuhkan Negosiator
Sehingga dia berharap pihak - pihak yang bernegoisasi harus benar benar mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi langsung dengan Egianus.
&amp;ldquo;Karena Egianus sendiri merupakan sosok yang tidak mudah untuk bernegoisasi atau mudah berkomunikasi dengan pihak luar,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAYAPURA - Aparat TNI- Polri masih terus berupaya membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merhtens.
Berikut fakta yang berhasil dihimpun:
1. Medan yang Sulit
Medan yang sulit serta cuaca yang selalu berubah - ubah menghambat pasukan gabungan dalam upaya pembebasan warga negara Selandia Baru tersebut.

BACA JUGA:
Operasi Pembebasan Pilot Susi Air, Egianus Kogoya Terdesak Jalur Logistiknya Diputus TNI-Polri

&amp;ldquo;Upaya pencarian dan pembebasan pilot Susi Air terhambat dengan medan serta cuaca ekstrem yang berubah-ubah,&amp;rdquo; ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, Kamis (10/8/2023).
2. KKB Selalu Berpindah-pindah
KKB kelompok Egianus Kogoya yang terus berpindah &amp;ndash; pindah, di seputaran Nduga dan Lanny Jaya, sehingga aparat TNI Polri berusaha mempersempit ruang gerak, dan juga memutus bahan logistik yang akan mengalir ke kelompok tersebut.

BACA JUGA:
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Truk Angkut di Basarnas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Negosiasi Selalu Buntu
Kapolda juga sampaikan bahwa dirinya melihat dan juga dari hasil evaluasi anggotanya di lapangan.
Dikatakannya, bahwa beberapa pihak yang diutus untuk bertemu Egianus Kogoya, tidak mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan Egianus.4. Dibutuhkan Negosiator
Sehingga dia berharap pihak - pihak yang bernegoisasi harus benar benar mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi langsung dengan Egianus.
&amp;ldquo;Karena Egianus sendiri merupakan sosok yang tidak mudah untuk bernegoisasi atau mudah berkomunikasi dengan pihak luar,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
