<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soroti Kekerasan Seksual di Pesantren, Wapres Ma'ruf: Hati-Hati, Mosok Kiai Begitu</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin angkat bicara perihal banyaknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu"/><item><title>Soroti Kekerasan Seksual di Pesantren, Wapres Ma'ruf: Hati-Hati, Mosok Kiai Begitu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu-jhedJWrFZz.png" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin ingatkan oknum kiai soal kekerasan seksual di Pesantren </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862450/soroti-kekerasan-seksual-di-pesantren-wapres-ma-ruf-hati-hati-mosok-kiai-begitu-jhedJWrFZz.png</image><title>Wapres Maruf Amin ingatkan oknum kiai soal kekerasan seksual di Pesantren </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8xLzE2ODc0MC81L3g4bjA2NjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin angkat bicara perihal banyaknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Wapres Ma'ruf Amin pun mengingatkan kepada para Kiai untuk tidak mencoreng nama pesantren lewat tindakan asusila.

Wapres mengatakan bahwa oknum Kiai yang melakukan pelecehan seksual tidak pantas disebut sebagai Kiai.

&amp;ldquo;Ini hati-hati ada banyak sekarang pesantren (oknum kiai) yang mencoreng nama pesantren, adanya kekerasan seksual di beberapa Pesantren,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Tahun 2023, Jumat (11/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

52% Orang Korea Selatan Tidak Beragama, Wapres Sebut Imbas Modernisasi

&amp;ldquo;Jadi ada beberapa pesantren yang kemudian Kiai-Kiainya, bukan Kiai itu sebenarnya, pura-pura jadi Kiai itu, mosok Kiai begitu. Ini yang harus kita jaga,&quot; ia menambahkan.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan dunia Pesantren tidak dirusak oleh adanya oknum-oknum yang ingin menghancurkan Pesantren.&quot;

Wapres pun meminta agar IPI ikut menjaga keamanan para santri di Pesantren. Dia pun berharap agar tidak terjadi lagi kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum-oknum Kiai.
Sehingga, tetap menjaga marwah pesantren sebagai lembaga pendidikan untuk mencetak generasi penerus bangsa. Serta menghilangkan anggapan bahwa pesantren tidak aman.

BACA JUGA:
Haul Ke-514 Sunan Bonang, Wapres: Wariskan Dakwah Islam yang Toleran

&amp;ldquo;Saya minta semua pesantren di seluruh Tanah Air untuk selalu menjaga keamanan para santri, anak-anak kita yang akan menjadi generasi penerus bangsa,&amp;rdquo; kata Wapres.

&amp;ldquo;Oleh karena itu saya minta IPI mengawasi ini jangan sampai kita ini apa namanya karena setitik noda kemudian pesantren dianggap tidak aman ya. Ini penting,&amp;rdquo; ia memungkasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8xLzE2ODc0MC81L3g4bjA2NjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin angkat bicara perihal banyaknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Wapres Ma'ruf Amin pun mengingatkan kepada para Kiai untuk tidak mencoreng nama pesantren lewat tindakan asusila.

Wapres mengatakan bahwa oknum Kiai yang melakukan pelecehan seksual tidak pantas disebut sebagai Kiai.

&amp;ldquo;Ini hati-hati ada banyak sekarang pesantren (oknum kiai) yang mencoreng nama pesantren, adanya kekerasan seksual di beberapa Pesantren,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Tahun 2023, Jumat (11/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

52% Orang Korea Selatan Tidak Beragama, Wapres Sebut Imbas Modernisasi

&amp;ldquo;Jadi ada beberapa pesantren yang kemudian Kiai-Kiainya, bukan Kiai itu sebenarnya, pura-pura jadi Kiai itu, mosok Kiai begitu. Ini yang harus kita jaga,&quot; ia menambahkan.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan dunia Pesantren tidak dirusak oleh adanya oknum-oknum yang ingin menghancurkan Pesantren.&quot;

Wapres pun meminta agar IPI ikut menjaga keamanan para santri di Pesantren. Dia pun berharap agar tidak terjadi lagi kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum-oknum Kiai.
Sehingga, tetap menjaga marwah pesantren sebagai lembaga pendidikan untuk mencetak generasi penerus bangsa. Serta menghilangkan anggapan bahwa pesantren tidak aman.

BACA JUGA:
Haul Ke-514 Sunan Bonang, Wapres: Wariskan Dakwah Islam yang Toleran

&amp;ldquo;Saya minta semua pesantren di seluruh Tanah Air untuk selalu menjaga keamanan para santri, anak-anak kita yang akan menjadi generasi penerus bangsa,&amp;rdquo; kata Wapres.

&amp;ldquo;Oleh karena itu saya minta IPI mengawasi ini jangan sampai kita ini apa namanya karena setitik noda kemudian pesantren dianggap tidak aman ya. Ini penting,&amp;rdquo; ia memungkasi.</content:encoded></item></channel></rss>
