<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Hoaks Pedemo Ditusuk Aparat, Ini Fakta Sebenarnya!</title><description>Polisi mengungkap fakta sebenarnya soal video hoaks pedemo ditusuk aparat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya"/><item><title>Video Hoaks Pedemo Ditusuk Aparat, Ini Fakta Sebenarnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya-vaPVvTaHNb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi mengungkap fakta sebenarnya soal video hoaks pedemo ditusuk aparat (Foto Ilustrasi : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862782/video-hoaks-pedemo-ditusuk-aparat-ini-fakta-sebenarnya-vaPVvTaHNb.jpg</image><title>Polisi mengungkap fakta sebenarnya soal video hoaks pedemo ditusuk aparat (Foto Ilustrasi : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menangkap seorang lansia asal Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video hoaks dengan narasi &amp;lsquo;pedemo ditusuk aparat'. Polisi pun mengungkap fakta sebenarnya.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menjelaskan bahwa video yang disebar pelaku R merupakan video tahun 2018. Video tersebut berkaitan dengan penusukan seorang pria oleh oknum anggota Satgas Yonif Riader 515, Pratu ML.

&quot;Kejadian lama pada tahun 2018 di Desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah,&quot; kata Ade Safri kepada wartawan, Jumat (11/8/2023).


BACA JUGA:
Kakek Penyebar Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat Ingin Provokasi Unjuk Rasa Buruh 10 Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Diketahui kasus tersebut terjadi pada tahun 2018 lalu di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Korban saat itu terluka parah setelah sangkur yang digunakan Pratu ML menancap di bagian kiri kepala korban.

Sebelumnya, Polisi mengamankan lansia di Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pedemo ditusuk aparat&amp;rsquo;.


BACA JUGA:
Seorang Kakek Ditangkap Usai Sebarkan Video Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat, Ini Tampangnya!


Polisi menyebutkan pelaku R menyebarkan berita bohong itu untuk memprovokasi massa buruh yang melakukan unjuk rasa pada Kamis 10 Agustus 2023.

&amp;ldquo;Betul, untuk memprovokasi massa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus kemaren di Jakarta,&amp;rdquo; kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawanAde mengatakan, Pelaku R mengaku mendapatkan video tersebut dari grup Whatsapp lainnya yang kemudian disebarkannya tanpa mencari kebenaran terhadap video tersebut.

&amp;ldquo;Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka, didapatkan keterangan awal bahwa tersangka mendapatkan pesan tersebut dari grup whatsapp lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.

Akan tetapi, tersangka lupa mendapatkan pesan tersebut dari grup yang mana dan dari siapa karena tersangka memiliki grup pada Whatsappnya kurang lebih sebanyak 54 grup.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menangkap seorang lansia asal Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video hoaks dengan narasi &amp;lsquo;pedemo ditusuk aparat'. Polisi pun mengungkap fakta sebenarnya.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menjelaskan bahwa video yang disebar pelaku R merupakan video tahun 2018. Video tersebut berkaitan dengan penusukan seorang pria oleh oknum anggota Satgas Yonif Riader 515, Pratu ML.

&quot;Kejadian lama pada tahun 2018 di Desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah,&quot; kata Ade Safri kepada wartawan, Jumat (11/8/2023).


BACA JUGA:
Kakek Penyebar Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat Ingin Provokasi Unjuk Rasa Buruh 10 Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Diketahui kasus tersebut terjadi pada tahun 2018 lalu di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Korban saat itu terluka parah setelah sangkur yang digunakan Pratu ML menancap di bagian kiri kepala korban.

Sebelumnya, Polisi mengamankan lansia di Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pedemo ditusuk aparat&amp;rsquo;.


BACA JUGA:
Seorang Kakek Ditangkap Usai Sebarkan Video Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat, Ini Tampangnya!


Polisi menyebutkan pelaku R menyebarkan berita bohong itu untuk memprovokasi massa buruh yang melakukan unjuk rasa pada Kamis 10 Agustus 2023.

&amp;ldquo;Betul, untuk memprovokasi massa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus kemaren di Jakarta,&amp;rdquo; kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawanAde mengatakan, Pelaku R mengaku mendapatkan video tersebut dari grup Whatsapp lainnya yang kemudian disebarkannya tanpa mencari kebenaran terhadap video tersebut.

&amp;ldquo;Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka, didapatkan keterangan awal bahwa tersangka mendapatkan pesan tersebut dari grup whatsapp lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.

Akan tetapi, tersangka lupa mendapatkan pesan tersebut dari grup yang mana dan dari siapa karena tersangka memiliki grup pada Whatsappnya kurang lebih sebanyak 54 grup.</content:encoded></item></channel></rss>
