<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Gegara Konflik Keluarga di Depok Jalani Proses Autopsi di RS Polri   </title><description>Pihaknya telah menerima permintaan autopsi dari Polsek Cimanggis pada Kamis siang tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri"/><item><title>Korban Tewas Gegara Konflik Keluarga di Depok Jalani Proses Autopsi di RS Polri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 02:28 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri-5wjEJ5uk3j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/338/2862143/korban-tewas-gegara-konflik-keluarga-di-depok-jalani-proses-autopsi-di-rs-polri-5wjEJ5uk3j.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS8yMC8xNjkwNTYvNS94OG40eThy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jenazah wanita berinisial SW (43) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah Jalan Bhakti Abri, Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Jawa Barat, kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Jenazah yang diduga terlibat dalam perselisihan keluarga, antara orangtua dan anak itu, kini tengah menjalani autopsi guna menambah keterangan penyidikan.
Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Hariyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permintaan autopsi dari Polsek Cimanggis pada Kamis siang tadi.
&quot;Iya ada permintaan autopsi dari Polsek Cimanggis. Kasus pembunuhan. Identitas SW, perempuan, usia 43 tahun,&quot; jelas Hariyanto melalui pesan singkat kepada MPI, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
Lewat Event Fun Run, Guardian Ajak Masyarakat Hidup Lebih Sehat

Hariyanto mengatakan saat ini proses autopsi masih berlanjut di ruangan instalasi forensik RS Polri. Ia mengatakan ihwal kapan diputuskan selesainya autopsi hingga dibawa ke Rumah Duka, itu merupakan kewenangan keluarga korban dan penyidik kepolisian.
&quot;Belum tahu (selesai autopsi), mungkin koordinasi antara keluarga dan penyidik,&quot; ungkap Hariyanto.

BACA JUGA:
Transformasi Tak Ubah Tujuan, AHY: Untuk Hadapi Perkembangan Zaman

Sementara itu, Humas RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, Kompol Zulfa menyampaikan jenazah SW datang ke RS Polri sekira pukul 13.10 WIB. Ia menegaskan hasil autopsi nantinya akan diserahkan langsung ke penyidik kepolisian.
&quot;Benar, Jenazah datang ke RS Polri Kramat Jati pada sekira pukul 13.10 WIB. Saat ini masih dilakukan autopsi, nanti hasilnya diserahkan langsung ke penyidik kepolisian,&quot; katanya.Sebelumnya diketahui, selain SW, suami korban BA (49) dan anaknya RA (23) juga ditemukan dalam kondisi terluka parah di dalam kamar keadaan terkunci.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso menyebut untuk motif masih dalam penyelidikan pihaknya. Dugaan sementara dilatar belakangi permasalahan keluarga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Fenomena El Nino, Wapres: Jaga Stok Pangan dengan Percepat Penanaman Padi

&quot;Untuk motif kita masih lidik sementara keterangan awal kita bahwa adanya permasalahan keluarga antara anak dengan orang tua. Dari situ dimungkinkan muncul permasalahan tersebut,&quot; kata Arief kepada wartawan dilokasi, Kamis (10/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapolda Metro Jaya: Tak Ada Massa Buruh yang Diamankan

&quot;Yang meninggal itu ibunya, dan luka itu bapaknya. Saya sudah cek tadi bapaknya luka pada bagian kepala dan tangan. Kalau untuk ibunya secara detail saya belum lihat karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk autopsi,&quot; tambahnya.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS8yMC8xNjkwNTYvNS94OG40eThy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jenazah wanita berinisial SW (43) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah Jalan Bhakti Abri, Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Jawa Barat, kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Jenazah yang diduga terlibat dalam perselisihan keluarga, antara orangtua dan anak itu, kini tengah menjalani autopsi guna menambah keterangan penyidikan.
Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Hariyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permintaan autopsi dari Polsek Cimanggis pada Kamis siang tadi.
&quot;Iya ada permintaan autopsi dari Polsek Cimanggis. Kasus pembunuhan. Identitas SW, perempuan, usia 43 tahun,&quot; jelas Hariyanto melalui pesan singkat kepada MPI, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
Lewat Event Fun Run, Guardian Ajak Masyarakat Hidup Lebih Sehat

Hariyanto mengatakan saat ini proses autopsi masih berlanjut di ruangan instalasi forensik RS Polri. Ia mengatakan ihwal kapan diputuskan selesainya autopsi hingga dibawa ke Rumah Duka, itu merupakan kewenangan keluarga korban dan penyidik kepolisian.
&quot;Belum tahu (selesai autopsi), mungkin koordinasi antara keluarga dan penyidik,&quot; ungkap Hariyanto.

BACA JUGA:
Transformasi Tak Ubah Tujuan, AHY: Untuk Hadapi Perkembangan Zaman

Sementara itu, Humas RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, Kompol Zulfa menyampaikan jenazah SW datang ke RS Polri sekira pukul 13.10 WIB. Ia menegaskan hasil autopsi nantinya akan diserahkan langsung ke penyidik kepolisian.
&quot;Benar, Jenazah datang ke RS Polri Kramat Jati pada sekira pukul 13.10 WIB. Saat ini masih dilakukan autopsi, nanti hasilnya diserahkan langsung ke penyidik kepolisian,&quot; katanya.Sebelumnya diketahui, selain SW, suami korban BA (49) dan anaknya RA (23) juga ditemukan dalam kondisi terluka parah di dalam kamar keadaan terkunci.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso menyebut untuk motif masih dalam penyelidikan pihaknya. Dugaan sementara dilatar belakangi permasalahan keluarga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Fenomena El Nino, Wapres: Jaga Stok Pangan dengan Percepat Penanaman Padi

&quot;Untuk motif kita masih lidik sementara keterangan awal kita bahwa adanya permasalahan keluarga antara anak dengan orang tua. Dari situ dimungkinkan muncul permasalahan tersebut,&quot; kata Arief kepada wartawan dilokasi, Kamis (10/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapolda Metro Jaya: Tak Ada Massa Buruh yang Diamankan

&quot;Yang meninggal itu ibunya, dan luka itu bapaknya. Saya sudah cek tadi bapaknya luka pada bagian kepala dan tangan. Kalau untuk ibunya secara detail saya belum lihat karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk autopsi,&quot; tambahnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
