<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba, dari Bocah hingga Nenek-Nenek</title><description>Jerat narkoba tak mengenal batas. Siapa saja bisa terjerumus menggunakan barang haram tersebut
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek"/><item><title>Fakta Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba, dari Bocah hingga Nenek-Nenek</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek-4UXzWioutb.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Satu desa di Karawang kecanduan narkoba/Foto: Freepik </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862639/fakta-satu-kampung-di-karawang-kecanduan-narkoba-dari-bocah-hingga-nenek-nenek-4UXzWioutb.JPG</image><title>Satu desa di Karawang kecanduan narkoba/Foto: Freepik </title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8xLzE2ODg5NS81L3g4bjI5dm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG - Jerat narkoba tak mengenal batas. Siapa saja bisa terjerumus menggunakan barang haram tersebut.

Bahkan, satu desa di Karawang menjadi korbannya.  Hampir seluruh warga di desa itu jadi pecandu narkoba jenis obat khusus tertentu (OKT). Berikut faktanya:
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Miris, Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba

1. Satu kampung jadi pecandu

Hampir seluruh warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang jadi pecandu narkoba jenis obat khusus tertentu (OKT).

Bahkan, mulai anak-anak hingga manula setiap hari meminum obat keras tramadol dan hexymer. Kebiasaan meminum obat keras tertentu berakhir ketika polisi berhasil meringkus 2 orang pengedarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak El Nino, Sawah di Bekasi Alami Kekeringan

2. Warga berkelakuan aneh

Menurut Kepala Desa Mulyajaya, Endang Macan Kumbang, mengatakan sebelumnya sempat curiga ketika sejumlah warganya berkelakuan aneh. Kemudian setelah ditelusuri diketahui jika warganya mengkonsumsi pil yang dibeli dari seorang pemuda.

&quot;Saya curiga karena banyak warga saya berkelakuan eneh dan setelah kami telusuri ternyata mereka mengkonsumsi pil setiap harinya,&quot; kata Endang saat memberi keterangan di Mapolres Karawang, Jumat (11/8/2023).


3. Dari bocah hingga kakek nenek kecanduan



Endang mengatakan, ratusan warganya memang kecanduan obat jenis tramadol dan eximer yang dikonsumsi setiap hari. Yang membuatnya heran obat keras yang digandrungi anak muda justru dikonsumsi juga oleh anak-anak dan manula.



&quot;Anak sekolah dasar setiap hari minum obat itu dan juga dikonsumsi oleh kakek nenek, kan ini jadi aneh buat saya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Jokowi Teken Perpres Gugus Tugas TPPO, Mahfud MD Jadi Ketua, Berikut Susunan Lengkapnya



4. Alasan untuk hilangkan lelah



Karena penasaran kemudian Endang meminta warganya yang kecanduan tramadol dan hexymer untuk datang ke kantor desa. Sebanyak 132 orang warganya yang datang ke kantor desa, sedangkan ratusan lainnya tidak datang.



&quot;Setelah saya tanyakan kepada warga yang kecanduan ternyata mereka mengkonsumsi obat itu karena alasan untuk menghilangkan lelah setelah bekerja. Sedangkan anak-anak mengkonsumsi setengah pil agar tidak ngantuk saat sekolah,&quot; katanya.




5. Polisi amankan ribuan butir







Sementara itu Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Arief Zaenal mengatakan telah menangkap A dan R pengedar obat hexymer dan tramadol di Desa Mulyajaya.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bekuk Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Polresta Malang Tangkap 4 Pengedar dan Kurir




Penangkapan itu setelah mendapat laporan masyarakat banyaknya warga Desa Mulyajaya yang kecanduan obat. Polisi mengamankan 3.569 butir pil hexymer dan tramadol dari tangah kedua tersangka.







&quot;Kami sudah mengamankan tersangka yang mengedarkan obat keras tertentu di Desa Mulyajaya. Saat ini sedang dalam proses hukum dan sudah masuk kejaksaan,&quot; kata Arief.



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8xLzE2ODg5NS81L3g4bjI5dm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG - Jerat narkoba tak mengenal batas. Siapa saja bisa terjerumus menggunakan barang haram tersebut.

Bahkan, satu desa di Karawang menjadi korbannya.  Hampir seluruh warga di desa itu jadi pecandu narkoba jenis obat khusus tertentu (OKT). Berikut faktanya:
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Miris, Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba

1. Satu kampung jadi pecandu

Hampir seluruh warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang jadi pecandu narkoba jenis obat khusus tertentu (OKT).

Bahkan, mulai anak-anak hingga manula setiap hari meminum obat keras tramadol dan hexymer. Kebiasaan meminum obat keras tertentu berakhir ketika polisi berhasil meringkus 2 orang pengedarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak El Nino, Sawah di Bekasi Alami Kekeringan

2. Warga berkelakuan aneh

Menurut Kepala Desa Mulyajaya, Endang Macan Kumbang, mengatakan sebelumnya sempat curiga ketika sejumlah warganya berkelakuan aneh. Kemudian setelah ditelusuri diketahui jika warganya mengkonsumsi pil yang dibeli dari seorang pemuda.

&quot;Saya curiga karena banyak warga saya berkelakuan eneh dan setelah kami telusuri ternyata mereka mengkonsumsi pil setiap harinya,&quot; kata Endang saat memberi keterangan di Mapolres Karawang, Jumat (11/8/2023).


3. Dari bocah hingga kakek nenek kecanduan



Endang mengatakan, ratusan warganya memang kecanduan obat jenis tramadol dan eximer yang dikonsumsi setiap hari. Yang membuatnya heran obat keras yang digandrungi anak muda justru dikonsumsi juga oleh anak-anak dan manula.



&quot;Anak sekolah dasar setiap hari minum obat itu dan juga dikonsumsi oleh kakek nenek, kan ini jadi aneh buat saya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Jokowi Teken Perpres Gugus Tugas TPPO, Mahfud MD Jadi Ketua, Berikut Susunan Lengkapnya



4. Alasan untuk hilangkan lelah



Karena penasaran kemudian Endang meminta warganya yang kecanduan tramadol dan hexymer untuk datang ke kantor desa. Sebanyak 132 orang warganya yang datang ke kantor desa, sedangkan ratusan lainnya tidak datang.



&quot;Setelah saya tanyakan kepada warga yang kecanduan ternyata mereka mengkonsumsi obat itu karena alasan untuk menghilangkan lelah setelah bekerja. Sedangkan anak-anak mengkonsumsi setengah pil agar tidak ngantuk saat sekolah,&quot; katanya.




5. Polisi amankan ribuan butir







Sementara itu Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Arief Zaenal mengatakan telah menangkap A dan R pengedar obat hexymer dan tramadol di Desa Mulyajaya.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bekuk Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Polresta Malang Tangkap 4 Pengedar dan Kurir




Penangkapan itu setelah mendapat laporan masyarakat banyaknya warga Desa Mulyajaya yang kecanduan obat. Polisi mengamankan 3.569 butir pil hexymer dan tramadol dari tangah kedua tersangka.







&quot;Kami sudah mengamankan tersangka yang mengedarkan obat keras tertentu di Desa Mulyajaya. Saat ini sedang dalam proses hukum dan sudah masuk kejaksaan,&quot; kata Arief.



</content:encoded></item></channel></rss>
