<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Anggota Paskibra Meninggal, Diduga Kelelahan!</title><description>Seorang siswi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) bernama Tung Aulia Delfi Safitri (16) meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan"/><item><title>4 Fakta Anggota Paskibra Meninggal, Diduga Kelelahan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/12/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan-Hziv1fedEB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/337/2862755/4-fakta-anggota-paskibra-meninggal-diduga-kelelahan-Hziv1fedEB.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seorang siswi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) bernama Tung Aulia Delfi Safitri (16) meninggal dunia pada Rabu 9 Agustus 2023. Ajal menjemputnya seusai melaksanakan latihan.

Berikut fakta-faktanya:

1. Diduga Kelelahan

Pelajar SMK N 2 Gedangsari asal Kalurahan Bogem Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah itu diduga mengalami kelelahan setelah menjalani sesi latihan.

BACA JUGA:
KPK Tahan Tersangka Korupsi Cukai Rokok di Tanjungpinang


Diduga Tung Aulia mengalami kelelehan usai latihan Paskibraka nyaris seharian. Tung Aulia tiba-tiba jatuh sakit usai tiba di rumahnya selepas maghrib.

2. Diduga Telat Penanganan

Di samping itu, penanganan siswi malang itu dianggap terlambat usai pelayanan Puskesmas Bayat. Puskesmas tersebut tidak ada dokter dan sopir ambulans yang berjaga. Akibatnya, nyawa siswi tersebut tidak dapat tertolong.

BACA JUGA:
Soal Kriteria Pemimpin Indonesia, SMRC : Arah Jokowi Jelas ke Ganjar Pranowo


Hal tersebut dibenarkan T, warga Dusun Bogem Kalurahan Bogem Kecamatan Bayat. Ketika dihubungi melalui nomor pribadinya. T mengakui jika Tung Aulia meninggal dunia pada Rabu 9 Agustus 2023 malam.

3. Keluarga Geram
&amp;nbsp;
Pihak keluarga sebenarnya sudah membawa Tung Aulia ke Puskesmas terdekat. Namun, upaya mereka sia-sia karena tidak ada dokter dan tidak ada sopir ambulans untuk merujuknya ke rumah sakit.

&quot;Geger mas kemarin. Warga di sini pada nggruduk ke Puskesmas,&quot; ujar T, Kamis 11 Agustus 2023.

Saat tiba di Puskesmas, ternyata tidak ada dokter yang bisa memeriksanya. Pihak keluarga kemudian meminta agar bisa merujuknya ke rumah sakit.



Di Puskesmas tersebut sebenarnya ada ambulans namun tidak ada sopirnya. &quot;Amburadul mas. Terlambat penanganannya,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Menguak Misteri Emas Batangan Soekarno yang Tersembunyi di Sungai Ogan Komering Ilir




4. Polisi Bantah Kelelahan Latihan



Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto membenarkan jika ada anggota Paskibraka di Gedangsari yang meninggal dunia. Namun, dia membantah jika pelajar tersebut meninggal karena kelelahan latihan Paskibraka.



Sebab, porsi latihan yang diberikan anggota Polsek Gedangsari tidak terlalu berat. Apalagi, anggota paskibraka ini nanti hanya untuk upacara biasa bukan memperingati detik-detik proklamasi.

BACA JUGA:
Bikin Sajam Buat Tawuran, 5 Pemuda di Jakarta Utara Ditangkap




Menurutnya, porsi latihan tidak seberat Paskibraka tingkat Kabupaten. Karena nanti di Gedangsari hanya akan ada upacara biasa. Di mana untuk upacara detik-detik proklamasi, seluruh Formkompinca bakal melaksanakannya secara daring di Aula Kapanewon.



&quot;Ya kita latihan biasa dari jam 9 sampai jam 11. Dan hanya biasa,&quot; AKP Suryanto.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang siswi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) bernama Tung Aulia Delfi Safitri (16) meninggal dunia pada Rabu 9 Agustus 2023. Ajal menjemputnya seusai melaksanakan latihan.

Berikut fakta-faktanya:

1. Diduga Kelelahan

Pelajar SMK N 2 Gedangsari asal Kalurahan Bogem Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah itu diduga mengalami kelelahan setelah menjalani sesi latihan.

BACA JUGA:
KPK Tahan Tersangka Korupsi Cukai Rokok di Tanjungpinang


Diduga Tung Aulia mengalami kelelehan usai latihan Paskibraka nyaris seharian. Tung Aulia tiba-tiba jatuh sakit usai tiba di rumahnya selepas maghrib.

2. Diduga Telat Penanganan

Di samping itu, penanganan siswi malang itu dianggap terlambat usai pelayanan Puskesmas Bayat. Puskesmas tersebut tidak ada dokter dan sopir ambulans yang berjaga. Akibatnya, nyawa siswi tersebut tidak dapat tertolong.

BACA JUGA:
Soal Kriteria Pemimpin Indonesia, SMRC : Arah Jokowi Jelas ke Ganjar Pranowo


Hal tersebut dibenarkan T, warga Dusun Bogem Kalurahan Bogem Kecamatan Bayat. Ketika dihubungi melalui nomor pribadinya. T mengakui jika Tung Aulia meninggal dunia pada Rabu 9 Agustus 2023 malam.

3. Keluarga Geram
&amp;nbsp;
Pihak keluarga sebenarnya sudah membawa Tung Aulia ke Puskesmas terdekat. Namun, upaya mereka sia-sia karena tidak ada dokter dan tidak ada sopir ambulans untuk merujuknya ke rumah sakit.

&quot;Geger mas kemarin. Warga di sini pada nggruduk ke Puskesmas,&quot; ujar T, Kamis 11 Agustus 2023.

Saat tiba di Puskesmas, ternyata tidak ada dokter yang bisa memeriksanya. Pihak keluarga kemudian meminta agar bisa merujuknya ke rumah sakit.



Di Puskesmas tersebut sebenarnya ada ambulans namun tidak ada sopirnya. &quot;Amburadul mas. Terlambat penanganannya,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Menguak Misteri Emas Batangan Soekarno yang Tersembunyi di Sungai Ogan Komering Ilir




4. Polisi Bantah Kelelahan Latihan



Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto membenarkan jika ada anggota Paskibraka di Gedangsari yang meninggal dunia. Namun, dia membantah jika pelajar tersebut meninggal karena kelelahan latihan Paskibraka.



Sebab, porsi latihan yang diberikan anggota Polsek Gedangsari tidak terlalu berat. Apalagi, anggota paskibraka ini nanti hanya untuk upacara biasa bukan memperingati detik-detik proklamasi.

BACA JUGA:
Bikin Sajam Buat Tawuran, 5 Pemuda di Jakarta Utara Ditangkap




Menurutnya, porsi latihan tidak seberat Paskibraka tingkat Kabupaten. Karena nanti di Gedangsari hanya akan ada upacara biasa. Di mana untuk upacara detik-detik proklamasi, seluruh Formkompinca bakal melaksanakannya secara daring di Aula Kapanewon.



&quot;Ya kita latihan biasa dari jam 9 sampai jam 11. Dan hanya biasa,&quot; AKP Suryanto.</content:encoded></item></channel></rss>
