<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Anak Bunuh Ibunya di Depok, Sakit Hati Dimarahi Sejak Masih Kecil</title><description>Pria berinisial RAR (23) tega membunuh ibu kandungnya berinisial SW (43).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil"/><item><title>Motif Anak Bunuh Ibunya di Depok, Sakit Hati Dimarahi Sejak Masih Kecil</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 08:53 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil-odlIAIJxym.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi sebut motif pembunuhan ibu oleh anaknya karena sakit hati dimarahi sejak masih kecil (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/12/338/2862936/motif-anak-bunuh-ibunya-di-depok-sakit-hati-dimarahi-sejak-masih-kecil-odlIAIJxym.jpg</image><title>Polisi sebut motif pembunuhan ibu oleh anaknya karena sakit hati dimarahi sejak masih kecil (Foto: MPI)</title></images><description>


DEPOK - Pria berinisial RAR (23) tega membunuh ibu kandungnya berinisial SW (43). Sementara ayahnya BAM (49), terluka usai ribut dengan pelak di rumahnya, Kelurahan Sukamaju Baru, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Kapolsek Cimanggis, Arief Budiharso mengungkapkan motif dari Rifki yang tega membunuh ibu dan menganiaya ayahnya lantaran sakit hati kerap dimarahi sejak masuh kecil.

BACA JUGA:
 Anak Bunuh Ibu Kandung di Depok dengan 50 Tusukan di Organ Vital&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Motif pemicunya (pembunuhan dan penganiayaan) itu adanya rasa sakit hai dari tersangka terhadap orangtuanya,&amp;rdquo; kata Arief kepada wartawan dikutip Sabtu (12/8/2023).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Arief, pelaku mengaku sering dimarahi oleh kedua orang tuanya sejak masih berada di bangku sekolah dasar (SD).

BACA JUGA:
 Anak Bunuh Ibu Kandung di Depok Jadi Tersangka, Terancam Dihukum Mati!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di tambah, sang ayah pernah mengucapkan kata-kata yang menimbulkan rasa kecewa kepada Rifki.
&amp;ldquo;Kalau dari versi tersangka menyampaikan bahwa &amp;lsquo;Lo tuh dari lahir sampai detik ini, coba sebutin satu saja apa yang membuat orangtua mu bangga&amp;rsquo; itu,&amp;rdquo; ujarnya menirukan ucapan pelaku.
Selain itu, Rifki semakin kesal kepada kedua orang tuanya lantaran dituding tidak transparan dalam mengelola keuangan perusahaan.Diketahui, kedua orang tuanya memiliki perusahaan pembuat kardus kemasan dan Rifki ditugaskan untuk mengelola keuangan tersebut.
&amp;ldquo;Tersangka diberi kepercayaan untuk mengelola keuangan, tapi dari orang tua menilai kurang transparan. Ada hal yang disembunyikan, akhirnya menuduh tersangka ini,&amp;rdquo; ucapnya. Intinya agar lebih terbuka terkait keuangan perusahaannya tersebut hal ini juga menambah rasa jengkel dari tersangka,&amp;rdquo; jelasnya.
Akibat perbuatannya yang menewaskan ibunya itu, Rifki dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.</description><content:encoded>


DEPOK - Pria berinisial RAR (23) tega membunuh ibu kandungnya berinisial SW (43). Sementara ayahnya BAM (49), terluka usai ribut dengan pelak di rumahnya, Kelurahan Sukamaju Baru, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Kapolsek Cimanggis, Arief Budiharso mengungkapkan motif dari Rifki yang tega membunuh ibu dan menganiaya ayahnya lantaran sakit hati kerap dimarahi sejak masuh kecil.

BACA JUGA:
 Anak Bunuh Ibu Kandung di Depok dengan 50 Tusukan di Organ Vital&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Motif pemicunya (pembunuhan dan penganiayaan) itu adanya rasa sakit hai dari tersangka terhadap orangtuanya,&amp;rdquo; kata Arief kepada wartawan dikutip Sabtu (12/8/2023).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Arief, pelaku mengaku sering dimarahi oleh kedua orang tuanya sejak masih berada di bangku sekolah dasar (SD).

BACA JUGA:
 Anak Bunuh Ibu Kandung di Depok Jadi Tersangka, Terancam Dihukum Mati!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di tambah, sang ayah pernah mengucapkan kata-kata yang menimbulkan rasa kecewa kepada Rifki.
&amp;ldquo;Kalau dari versi tersangka menyampaikan bahwa &amp;lsquo;Lo tuh dari lahir sampai detik ini, coba sebutin satu saja apa yang membuat orangtua mu bangga&amp;rsquo; itu,&amp;rdquo; ujarnya menirukan ucapan pelaku.
Selain itu, Rifki semakin kesal kepada kedua orang tuanya lantaran dituding tidak transparan dalam mengelola keuangan perusahaan.Diketahui, kedua orang tuanya memiliki perusahaan pembuat kardus kemasan dan Rifki ditugaskan untuk mengelola keuangan tersebut.
&amp;ldquo;Tersangka diberi kepercayaan untuk mengelola keuangan, tapi dari orang tua menilai kurang transparan. Ada hal yang disembunyikan, akhirnya menuduh tersangka ini,&amp;rdquo; ucapnya. Intinya agar lebih terbuka terkait keuangan perusahaannya tersebut hal ini juga menambah rasa jengkel dari tersangka,&amp;rdquo; jelasnya.
Akibat perbuatannya yang menewaskan ibunya itu, Rifki dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.</content:encoded></item></channel></rss>
