<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tanggapi Deklarasi Golkar dan PAN ke Prabowo, Ganjar: Ini Seperti Pak Jokowi 2014</title><description>&quot;Kalau ada partai merapat ke salah satu titik, menurut saya itu hak politik mereka,&amp;rdquo; kata Ganjar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014"/><item><title> Tanggapi Deklarasi Golkar dan PAN ke Prabowo, Ganjar: Ini Seperti Pak Jokowi 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014</guid><pubDate>Minggu 13 Agustus 2023 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014-iFf9Nu4fXZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/13/337/2863520/tanggapi-deklarasi-golkar-dan-pan-ke-prabowo-ganjar-ini-seperti-pak-jokowi-2014-iFf9Nu4fXZ.jpg</image><title></title></images><description>


SEMARANG - Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo menanggapi santai deklarasi Golkar dan PAN untuk mendukung Prabowo Subianto.
Ganjar menghormati pilihan setiap partai untuk bergabung di koalisi. &quot;Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau sudah memberikan keputusan dan sudah punya catatan harus merapat ke mana,&quot; kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya Puri Gedeh, Kota Semarang, Minggu (13/8/2023).
Saat ini, semua partai sedang bernegosiasi untuk menentukan arah politik mereka. Pihaknya, lanjut Ganjar, juga terus menjalin komunikasi dengan partai lain, baik yang sudah mendukung maupun yang belum mendukung.

BACA JUGA:
6 Tahun Jualan di Meja Tak Layak, Pedagang Gorengan Dapat Bantuan Partai Perindo

&quot;Kalau ada partai merapat ke salah satu titik, menurut saya itu hak politik mereka,&amp;rdquo; kata Ganjar.
Yang menarik, menurut Ganjar, peristiwa bergabungnya partai besar mengeroyok PDIP dalam gelaran Pilpres sudah pernah terjadi pada Pilpres 2014.

BACA JUGA:
Kerap Dinilai Negatif, Sebenarnya Gen Z Itu Ambisius dan Kreatif Loh

&quot;Kisah ini pernah terjadi saat 2014 kalau tidak salah ya. Saat itu yang mendukung lawannya Pak Jokowi itu juga sama, mereka berbondong-bondong ke sana. Kejadian ini kita catat dalam perjalanannya dan selalu ada dinamika yang berubah,&quot; terangnya.Ganjar mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi agar berjalan baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Enggan Tanggapi Sentilan Sumardji, Thomas Doll: Dia Tak Paham Sepakbola

&quot;Tentu saja yang paling penting adalah bagaimana menjaga demokrasi berjalan dengan baik dan apa yang mesti kita bereskan dari persoalan bangsa dan negara ini,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Diproyeksi Konsolidasi di Level 6.900 Pekan Depan

Seperti diketahui, Golkar dan PAN akhirnya memutuskan merapat ke Koalisi Indonesia Raya (KIR). Lewat ketua umumnya, kedua partai itu mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai capres 2024.</description><content:encoded>


SEMARANG - Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo menanggapi santai deklarasi Golkar dan PAN untuk mendukung Prabowo Subianto.
Ganjar menghormati pilihan setiap partai untuk bergabung di koalisi. &quot;Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau sudah memberikan keputusan dan sudah punya catatan harus merapat ke mana,&quot; kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya Puri Gedeh, Kota Semarang, Minggu (13/8/2023).
Saat ini, semua partai sedang bernegosiasi untuk menentukan arah politik mereka. Pihaknya, lanjut Ganjar, juga terus menjalin komunikasi dengan partai lain, baik yang sudah mendukung maupun yang belum mendukung.

BACA JUGA:
6 Tahun Jualan di Meja Tak Layak, Pedagang Gorengan Dapat Bantuan Partai Perindo

&quot;Kalau ada partai merapat ke salah satu titik, menurut saya itu hak politik mereka,&amp;rdquo; kata Ganjar.
Yang menarik, menurut Ganjar, peristiwa bergabungnya partai besar mengeroyok PDIP dalam gelaran Pilpres sudah pernah terjadi pada Pilpres 2014.

BACA JUGA:
Kerap Dinilai Negatif, Sebenarnya Gen Z Itu Ambisius dan Kreatif Loh

&quot;Kisah ini pernah terjadi saat 2014 kalau tidak salah ya. Saat itu yang mendukung lawannya Pak Jokowi itu juga sama, mereka berbondong-bondong ke sana. Kejadian ini kita catat dalam perjalanannya dan selalu ada dinamika yang berubah,&quot; terangnya.Ganjar mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi agar berjalan baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Enggan Tanggapi Sentilan Sumardji, Thomas Doll: Dia Tak Paham Sepakbola

&quot;Tentu saja yang paling penting adalah bagaimana menjaga demokrasi berjalan dengan baik dan apa yang mesti kita bereskan dari persoalan bangsa dan negara ini,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Diproyeksi Konsolidasi di Level 6.900 Pekan Depan

Seperti diketahui, Golkar dan PAN akhirnya memutuskan merapat ke Koalisi Indonesia Raya (KIR). Lewat ketua umumnya, kedua partai itu mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai capres 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
