<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Kasus Bayi Tetukar, Tetap Dirawat dengan Baik</title><description>Pihak rumah sakit, berikut pihak terduga pasien lain akan dipanggil untuk dimintai keterangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik"/><item><title>4 Fakta Kasus Bayi Tetukar, Tetap Dirawat dengan Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik</guid><pubDate>Minggu 13 Agustus 2023 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/12/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik-v6c57WxufV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mengetahui sejumlah fakta terkait bayi yang tertukar di Bogor, terjadi satu haun lalu (Foto Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/12/338/2863232/4-fakta-kasus-bayi-tetukar-tetap-dirawat-dengan-baik-v6c57WxufV.jpg</image><title>Mengetahui sejumlah fakta terkait bayi yang tertukar di Bogor, terjadi satu haun lalu (Foto Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTExMi81L3g4bjV1dGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

POLISI masih menyelidiki dan bantu mediasi kasus dugaan bayi yang tertukar yang dialami warga Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Berikut ini sejumlah fakta terkait kasus bayi yang tertukar:

1. Polisi Periksa Pihak Rumah Sakit

Pihak rumah sakit, berikut pihak terduga pasien lain akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

&quot;Kami akan melakukan klarifikasi atau interogasi kepada pihak-pihak terkait peristiwa ini. Mulai rumah sakit, pihak diduga bayinya tertukar,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro kepada wartawan, Jumat 11 Agustus 2023.


BACA JUGA:
Kasus Bayi yang Tertukar, Polisi Selidiki dan Bantu Mediasi


2. Audiensi dengan Pelapor

Kasus tersebut akan terus berkembang sehingga akan terlihat fakta terbaru seperti seperti apa. Polisi, pun melakukan audiensi dengan keluarga pelapor Siti Mauliah yang didampingi kuasa hukumnya.

&quot;Karena orang-orang tersebut yang bisa menjelaskan apa yang terjadi. Laporannya bentuk pengaduan. Masih didalami ada pidananya atau tidak,&quot; ungkap Yohanes.


BACA JUGA:
Bayi Tertukar Bak Sinetron di Bogor, Pemkab Terjunkan Dinkes Cari Solusi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


3. Bayi Dirawat dengan Baik

Kasus bayi tertukar baru dilaporkan setelah setahun lamanya karena belum ada hasil yang diinginkan oleh pelapor. Terlebih, keluarga pasien B, yang diduga bayi pelapor berada enggan melakukan tes DNA.

&quot;Sang anak hingga saat ini sang ibu masih merawat dengan baik seperti anaknya sendiri. Karena bagaimanapun itu adalah anak manusia. Kami sampaikan terimakasih kepada sang ibu masih mau merawat sang bayi dengan kasih sayang,&quot; tuturnya.4. Tejadi Setahun Lalu

Sebelumnya, bayi laki-laki dari seorang ibu bernama Siti Mauliah, warga Ciseeng, Kabupaten Bogor diduga tertukar di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi usai Siti melahirkan di RS Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.

Kejadian yang dialami oleh ibu itu pun telah dilaporkan ke Unit PPA Polres Bogor untuk diselesaikan karena sudah setahun lamanya tak membuahkan hasil.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTExMi81L3g4bjV1dGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

POLISI masih menyelidiki dan bantu mediasi kasus dugaan bayi yang tertukar yang dialami warga Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Berikut ini sejumlah fakta terkait kasus bayi yang tertukar:

1. Polisi Periksa Pihak Rumah Sakit

Pihak rumah sakit, berikut pihak terduga pasien lain akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

&quot;Kami akan melakukan klarifikasi atau interogasi kepada pihak-pihak terkait peristiwa ini. Mulai rumah sakit, pihak diduga bayinya tertukar,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro kepada wartawan, Jumat 11 Agustus 2023.


BACA JUGA:
Kasus Bayi yang Tertukar, Polisi Selidiki dan Bantu Mediasi


2. Audiensi dengan Pelapor

Kasus tersebut akan terus berkembang sehingga akan terlihat fakta terbaru seperti seperti apa. Polisi, pun melakukan audiensi dengan keluarga pelapor Siti Mauliah yang didampingi kuasa hukumnya.

&quot;Karena orang-orang tersebut yang bisa menjelaskan apa yang terjadi. Laporannya bentuk pengaduan. Masih didalami ada pidananya atau tidak,&quot; ungkap Yohanes.


BACA JUGA:
Bayi Tertukar Bak Sinetron di Bogor, Pemkab Terjunkan Dinkes Cari Solusi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


3. Bayi Dirawat dengan Baik

Kasus bayi tertukar baru dilaporkan setelah setahun lamanya karena belum ada hasil yang diinginkan oleh pelapor. Terlebih, keluarga pasien B, yang diduga bayi pelapor berada enggan melakukan tes DNA.

&quot;Sang anak hingga saat ini sang ibu masih merawat dengan baik seperti anaknya sendiri. Karena bagaimanapun itu adalah anak manusia. Kami sampaikan terimakasih kepada sang ibu masih mau merawat sang bayi dengan kasih sayang,&quot; tuturnya.4. Tejadi Setahun Lalu

Sebelumnya, bayi laki-laki dari seorang ibu bernama Siti Mauliah, warga Ciseeng, Kabupaten Bogor diduga tertukar di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi usai Siti melahirkan di RS Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.

Kejadian yang dialami oleh ibu itu pun telah dilaporkan ke Unit PPA Polres Bogor untuk diselesaikan karena sudah setahun lamanya tak membuahkan hasil.</content:encoded></item></channel></rss>
