<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Dalami Isi Grup WA Lansia Penyebar Hoax Pendemo Ditusuk Aparat   </title><description>Polisi menangkap pria lanjut usia (lansia) di Bekasi berinisial R (59), lantaran menyebarkan video bohong</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat"/><item><title> Polisi Dalami Isi Grup WA Lansia Penyebar Hoax Pendemo Ditusuk Aparat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat</guid><pubDate>Minggu 13 Agustus 2023 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat-wZ9JxHPJwU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/13/338/2863372/polisi-dalami-isi-grup-wa-lansia-penyebar-hoax-pendemo-ditusuk-aparat-wZ9JxHPJwU.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Polisi menangkap pria lanjut usia (lansia) di Bekasi berinisial R (59), lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pendemo ditusuk aparat&amp;rsquo; melalui grup Whatsapp. Usut punya usut ternyata lansia tersebut mengaku bergabung dengan 54 grup whatsapp.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menyebutkan berdasarkan keterangan awal dari pelaku R, ia mengaku tergabung di 54 grup Whatsapp. Atas temuan tersebut pihaknya akan melakukan pendalaman.

&amp;ldquo;Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka, tersangka memiliki grup pada Whatsappnya kurang lebih sebanyak 54 grup,&amp;rdquo; kata Ade kepada wartawan, Sabtu (12/8/2023).

BACA JUGA:
Video Hoaks Pedemo Ditusuk Aparat, Ini Fakta Sebenarnya!

Meski begitu, lanjut Ade, pihaknya akan menelusuri terkait isi dari ke-54 grup Whatsapp yang ada di ponsel milik pelaku R.

&amp;ldquo;Keterangan ini masih terus didalami tim penyidik untuk di dalami afiliasi pelaku. Pastinya kita akan buru sampai ke akar-akarnya. Saat ini lidik dan sidik pengembangan terhadap ungkap kasus ini terus kami lakukan,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan lansia di Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pendemo ditusuk aparat&amp;rsquo;. Polisi menyebutkan pelaku R menyebarkan berita bohong itu untuk memprovokasi massa buruh yang melakukan unjuk rasa pada Kamis (10/8/2023) lalu.

BACA JUGA:
Kakek Penyebar Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat Ingin Provokasi Unjuk Rasa Buruh 10 Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Betul, untuk memprovokasi massa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus kemaren di Jakarta,&amp;rdquo; kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (11/8/2023).</description><content:encoded>
JAKARTA - Polisi menangkap pria lanjut usia (lansia) di Bekasi berinisial R (59), lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pendemo ditusuk aparat&amp;rsquo; melalui grup Whatsapp. Usut punya usut ternyata lansia tersebut mengaku bergabung dengan 54 grup whatsapp.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menyebutkan berdasarkan keterangan awal dari pelaku R, ia mengaku tergabung di 54 grup Whatsapp. Atas temuan tersebut pihaknya akan melakukan pendalaman.

&amp;ldquo;Dari hasil klarifikasi awal terhadap tersangka, tersangka memiliki grup pada Whatsappnya kurang lebih sebanyak 54 grup,&amp;rdquo; kata Ade kepada wartawan, Sabtu (12/8/2023).

BACA JUGA:
Video Hoaks Pedemo Ditusuk Aparat, Ini Fakta Sebenarnya!

Meski begitu, lanjut Ade, pihaknya akan menelusuri terkait isi dari ke-54 grup Whatsapp yang ada di ponsel milik pelaku R.

&amp;ldquo;Keterangan ini masih terus didalami tim penyidik untuk di dalami afiliasi pelaku. Pastinya kita akan buru sampai ke akar-akarnya. Saat ini lidik dan sidik pengembangan terhadap ungkap kasus ini terus kami lakukan,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan lansia di Bekasi berinisial R (59) lantaran menyebarkan video bohong disertai narasi &amp;lsquo;pendemo ditusuk aparat&amp;rsquo;. Polisi menyebutkan pelaku R menyebarkan berita bohong itu untuk memprovokasi massa buruh yang melakukan unjuk rasa pada Kamis (10/8/2023) lalu.

BACA JUGA:
Kakek Penyebar Hoaks Pendemo Ditusuk Aparat Ingin Provokasi Unjuk Rasa Buruh 10 Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Betul, untuk memprovokasi massa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus kemaren di Jakarta,&amp;rdquo; kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (11/8/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
