<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Militer Pakistan Gagalkan Militan yang Serang Konvoi Insinyur China, 2 Orang Tewas</title><description>Angkatan bersenjata Pakistan mengatakan sedikitnya dua gerilyawan tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas"/><item><title>Militer Pakistan Gagalkan Militan yang Serang Konvoi Insinyur China, 2 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas-ooPDg7IJxD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer Pakistan gagalkan militan yang serang konvoi insinyur China (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/18/2864180/militer-pakistan-gagalkan-militan-yang-serang-konvoi-insinyur-china-2-orang-tewas-ooPDg7IJxD.jpg</image><title>Militer Pakistan gagalkan militan yang serang konvoi insinyur China (Foto: AFP)</title></images><description>PAKISTAN - Sebuah serangan terhadap insinyur China di provinsi barat daya Pakistan yakni Provinsi Balochistan digagalkan oleh militer Pakistan. Insiden ini menyebabkan dua militan tewas dan para pekerja China tidak terluka.
Chakar Baloch, inspektur polisi distrik Gwadar, tempat serangan itu terjadi, mengatakan kepada CNN bahwa operasi pembersihan sedang berlangsung setelah bentrokan antara polisi dan militan berlangsung selama dua jam. Dua personel keamanan terluka.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, Tentara Pembebasan Baloch, sebuah kelompok separatis militan, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.


BACA JUGA:
Media: AS Tekan Pakistan untuk Lengserkan Imran Khan karena Sikap Terkait Ukraina&amp;nbsp;

Angkatan bersenjata Pakistan mengatakan sedikitnya dua gerilyawan tewas dan tiga lainnya cedera dalam baku tembak dengan pasukan keamanan.


BACA JUGA:
Korban Jiwa Bertambah, Setidaknya 30 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Pakistan

Militer mengatakan bahwa pasukan keamanan telah menutup seluruh area dan melancarkan operasi pencarian.

Kementerian Luar Negeri China, Senin, mengatakan sangat mengutuk serangan itu, mendesak pihak berwenang Pakistan untuk menghukum para pelaku dan memastikan keselamatan warga negara China.


&amp;ldquo;Tiongkok akan terus bekerja dengan Pakistan untuk mencegah dan menanggapi ancaman terorisme, dan secara efektif melindungi keselamatan personel, institusi, dan proyek Tiongkok di Pakistan,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Tiongkok Wang Wenbin.
&amp;ldquo;Setiap upaya untuk merusak persahabatan China-Pakistan dan pembangunan Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) tidak akan pernah berhasil,&amp;rdquo; tambahnya.



Seperti diketahui, CPEC adalah proyek senilai USD60 miliar yang menghubungkan wilayah Xinjiang barat China ke pelabuhan Gwadar strategis Pakistan di Laut Arab dengan jaringan jalan, rel kereta api, saluran pipa, dan pembangkit listrik.



Ini adalah proyek unggulan dari Belt and Road Initiative, program infrastruktur global khas pemimpin Tiongkok Xi jinping.



Berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, Balochistan adalah provinsi terbesar namun berpenduduk paling sedikit di Pakistan. Itu juga rumah bagi pelabuhan Gwadar, tautan penting di CPEC.



China adalah mitra dekat Pakistan dan sumber dukungan militer dan ekonomi terbesarnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir serangan teroris yang menargetkan warga negara China dan kepentingan mereka di Pakistan telah membuat Beijing khawatir.



Pada April 2022, tiga guru dari Tiongkok dan seorang pengemudi tewas dalam dugaan bom bunuh diri di dekat Institut Konfusius Universitas Karachi. Tentara Pembebasan Baloch juga mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, mengatakan bahwa mereka menargetkan Institut Konfusius karena itu adalah simbol ekspansionisme ekonomi, budaya dan politik China.



Sementara itu, serangan besar terakhir terhadap insinyur China terjadi pada Juli 2021 di utara Pakistan. Menurut polisi setempat, lebih dari selusin orang tewas setelah sebuah bus yang membawa insinyur China jatuh ke dalam selokan menyusul ledakan yang berapi-api.

</description><content:encoded>PAKISTAN - Sebuah serangan terhadap insinyur China di provinsi barat daya Pakistan yakni Provinsi Balochistan digagalkan oleh militer Pakistan. Insiden ini menyebabkan dua militan tewas dan para pekerja China tidak terluka.
Chakar Baloch, inspektur polisi distrik Gwadar, tempat serangan itu terjadi, mengatakan kepada CNN bahwa operasi pembersihan sedang berlangsung setelah bentrokan antara polisi dan militan berlangsung selama dua jam. Dua personel keamanan terluka.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, Tentara Pembebasan Baloch, sebuah kelompok separatis militan, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.


BACA JUGA:
Media: AS Tekan Pakistan untuk Lengserkan Imran Khan karena Sikap Terkait Ukraina&amp;nbsp;

Angkatan bersenjata Pakistan mengatakan sedikitnya dua gerilyawan tewas dan tiga lainnya cedera dalam baku tembak dengan pasukan keamanan.


BACA JUGA:
Korban Jiwa Bertambah, Setidaknya 30 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Pakistan

Militer mengatakan bahwa pasukan keamanan telah menutup seluruh area dan melancarkan operasi pencarian.

Kementerian Luar Negeri China, Senin, mengatakan sangat mengutuk serangan itu, mendesak pihak berwenang Pakistan untuk menghukum para pelaku dan memastikan keselamatan warga negara China.


&amp;ldquo;Tiongkok akan terus bekerja dengan Pakistan untuk mencegah dan menanggapi ancaman terorisme, dan secara efektif melindungi keselamatan personel, institusi, dan proyek Tiongkok di Pakistan,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Tiongkok Wang Wenbin.
&amp;ldquo;Setiap upaya untuk merusak persahabatan China-Pakistan dan pembangunan Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) tidak akan pernah berhasil,&amp;rdquo; tambahnya.



Seperti diketahui, CPEC adalah proyek senilai USD60 miliar yang menghubungkan wilayah Xinjiang barat China ke pelabuhan Gwadar strategis Pakistan di Laut Arab dengan jaringan jalan, rel kereta api, saluran pipa, dan pembangkit listrik.



Ini adalah proyek unggulan dari Belt and Road Initiative, program infrastruktur global khas pemimpin Tiongkok Xi jinping.



Berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, Balochistan adalah provinsi terbesar namun berpenduduk paling sedikit di Pakistan. Itu juga rumah bagi pelabuhan Gwadar, tautan penting di CPEC.



China adalah mitra dekat Pakistan dan sumber dukungan militer dan ekonomi terbesarnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir serangan teroris yang menargetkan warga negara China dan kepentingan mereka di Pakistan telah membuat Beijing khawatir.



Pada April 2022, tiga guru dari Tiongkok dan seorang pengemudi tewas dalam dugaan bom bunuh diri di dekat Institut Konfusius Universitas Karachi. Tentara Pembebasan Baloch juga mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, mengatakan bahwa mereka menargetkan Institut Konfusius karena itu adalah simbol ekspansionisme ekonomi, budaya dan politik China.



Sementara itu, serangan besar terakhir terhadap insinyur China terjadi pada Juli 2021 di utara Pakistan. Menurut polisi setempat, lebih dari selusin orang tewas setelah sebuah bus yang membawa insinyur China jatuh ke dalam selokan menyusul ledakan yang berapi-api.

</content:encoded></item></channel></rss>
