<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden FIFA Tak Dapat Tanda Kehormatan Hari Ini, Begini Penjelasan Jokowi</title><description>Menurut Jokowi, kemungkinan besar Gianni akan diberikan penghargaan pada November 2023 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi"/><item><title>Presiden FIFA Tak Dapat Tanda Kehormatan Hari Ini, Begini Penjelasan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi-9BKFFu7a7e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864019/presiden-fifa-tak-dapat-tanda-kehormatan-hari-ini-begini-penjelasan-jokowi-9BKFFu7a7e.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTE5OS81L3g4bjZ4Y3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya tidak memberikan tanda kehormatan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Negara, pada hari ini, Senin (14/8/2023)
Gianni, kata Jokowi, tidak dapat hadir. Menurut Jokowi, kemungkinan besar Gianni akan diberikan penghargaan pada November 2023 mendatang.
&quot;Oh Gianni Infantino nggak bisa hadir. Nanti mungkin akan diberikan di bulan November,&quot; kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/8/2023).
Kepala Negara mengatakan bahwa pemberian tanda kehormatan untuk Gianni dilakukan berbarengan dengan pembukaan Piala Dunia U-17. &quot;Kemungkinan iya,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kendaraan Listrik Solusi Tepat Atasi Kualitas Udara Buruk tapi Kendalanya Banyak

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo, bakal memberikan tanda jasa dan kehormatan Bintang Budaya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Alasan pemberian tanda penghormatan itu kemudian diungkap Menko Polhukam RI Mahfud MD.

BACA JUGA:
Melongo di Konser BLACKPINK, Tom Brady Mendadak Viral&amp;nbsp;

Menurut Mahfud, Infantino terpilih mendapatkan tanda penghormatan tersebut karena jasa-jasanya yang telah membantu persepakbolaan Indonesia. Pemberian tanda itu tidak dilakukan pada acara kenegaraan, melainkan saat Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia pada November nanti.
&quot;Kalau yang FIFA itu jasa-jasanya atas persepakbolaan di Indonesia. Itu nanti tidak diberikan di upacara negara tapi saat nanti pertandingan sepak bola (piala) dunia di sini,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/8/2023).&quot;Itu akan diberikan sebagai penghargaan. Sama orang sini (Indonesia), suka dapat bintang dari luar negeri juga,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rute Bus Transjakarta BW1, Gratis Menikmati Sejarah Jakarta

Mahfud mengatakan, Infantino mendapatkan Bintang Budaya berdasarkan usulan dari PSSI. Meski begitu, pria asal Italia tersebut juga memenuhi syarat untuk mendapatkan Bintang Budaya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kim Jong-un Perintahkan Korut Tingkatkan Produksi Rudal, Bersiap Hadapi Perang

&quot;Itu diusulkan oleh PSSI dan setelah syarat-syaratnya dipertimbangkan. Dia memang berperan untuk persepakbolaan nasional. Memberi bimbingan kerja sama dan seterusnya,&quot; terang Mahfud.

&quot;Sehingga, dia dianggap layak berdasarkan diskusi-diskusi yang panjang, bukan diskusi yang instan. Apa yang diberikan apa yang dilakukan,&quot; imbuh pria berusia 66 tahun itu.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTE5OS81L3g4bjZ4Y3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya tidak memberikan tanda kehormatan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Negara, pada hari ini, Senin (14/8/2023)
Gianni, kata Jokowi, tidak dapat hadir. Menurut Jokowi, kemungkinan besar Gianni akan diberikan penghargaan pada November 2023 mendatang.
&quot;Oh Gianni Infantino nggak bisa hadir. Nanti mungkin akan diberikan di bulan November,&quot; kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/8/2023).
Kepala Negara mengatakan bahwa pemberian tanda kehormatan untuk Gianni dilakukan berbarengan dengan pembukaan Piala Dunia U-17. &quot;Kemungkinan iya,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kendaraan Listrik Solusi Tepat Atasi Kualitas Udara Buruk tapi Kendalanya Banyak

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo, bakal memberikan tanda jasa dan kehormatan Bintang Budaya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Alasan pemberian tanda penghormatan itu kemudian diungkap Menko Polhukam RI Mahfud MD.

BACA JUGA:
Melongo di Konser BLACKPINK, Tom Brady Mendadak Viral&amp;nbsp;

Menurut Mahfud, Infantino terpilih mendapatkan tanda penghormatan tersebut karena jasa-jasanya yang telah membantu persepakbolaan Indonesia. Pemberian tanda itu tidak dilakukan pada acara kenegaraan, melainkan saat Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia pada November nanti.
&quot;Kalau yang FIFA itu jasa-jasanya atas persepakbolaan di Indonesia. Itu nanti tidak diberikan di upacara negara tapi saat nanti pertandingan sepak bola (piala) dunia di sini,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/8/2023).&quot;Itu akan diberikan sebagai penghargaan. Sama orang sini (Indonesia), suka dapat bintang dari luar negeri juga,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rute Bus Transjakarta BW1, Gratis Menikmati Sejarah Jakarta

Mahfud mengatakan, Infantino mendapatkan Bintang Budaya berdasarkan usulan dari PSSI. Meski begitu, pria asal Italia tersebut juga memenuhi syarat untuk mendapatkan Bintang Budaya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kim Jong-un Perintahkan Korut Tingkatkan Produksi Rudal, Bersiap Hadapi Perang

&quot;Itu diusulkan oleh PSSI dan setelah syarat-syaratnya dipertimbangkan. Dia memang berperan untuk persepakbolaan nasional. Memberi bimbingan kerja sama dan seterusnya,&quot; terang Mahfud.

&quot;Sehingga, dia dianggap layak berdasarkan diskusi-diskusi yang panjang, bukan diskusi yang instan. Apa yang diberikan apa yang dilakukan,&quot; imbuh pria berusia 66 tahun itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
