<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Saldi Isra, Wakil Ketua MK yang Dikenal Sebagai Aktivis Antikorupsi</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan terhadap 18 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi"/><item><title>Profil Saldi Isra, Wakil Ketua MK yang Dikenal Sebagai Aktivis Antikorupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Raniah Tamarisha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi-OouFNBVFcV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saldi Isra (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864203/profil-saldi-isra-wakil-ketua-mk-yang-dikenal-sebagai-aktivis-antikorupsi-OouFNBVFcV.jpg</image><title>Saldi Isra (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan terhadap 18 orang. Upacara penganugerahan ini diadakan di Istana Negara, Jakarta.

Gelar kehormatan ini diberikan kepada para tokoh yang memenuhi syarat pengabdian, jasa, dan memberikan inovasi untuk masyarakat. Salah satu tokoh yang dianugerahi tanda kehormatan ini ialah Wakil Ketua MK, Saldi Isra.

BACA JUGA:
Tangkap Tersangka Teroris Karyawan BUMN di Bekasi, Densus 88 Lakukan Penggeledahan


Ia mendapatkan Bintang Mahaputera Adipradana yang diberikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.

Saldi lahir di Solok, Sumatera Barat pada 20 Agustus 1968. Ia baru saja menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi pada periode 2023-2028.

Ia juga pernah menjabat sebagai Hakim Konstitusi Republik Indonesia pada 2017. Sebelum terjun ke dunia politik, ia mengajar di Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang.

BACA JUGA:
Polri Sebut Teroris Diduga Karyawan BUMN Miliki Senpi Rakitan


Saldi merupakan anak dari pasangan Ismail dan Ratina, dan memiliki istri bernama Leslie Annisa taufik. Ia menempuh pendidikan sekolah dasar hingga menengah di kampung halamannya.

Kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Andalas pada tahun 1990 setelah dua kali gagal seleksi pada tahun 1988 dan 1989.



Ia lulus setelah menjadi Mahasiswa Teladan Berprestasi Utama I Universitas dan mendapat gelar Sarjana Hukum dengan predikat Summa Cum Laude pada tahun 1994. Ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang pascasarjana dengan meraih gelar Master of Public Administration di Universitas Malaya, Malaysia tahun 2001 dan gelar Doktor di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 2009 dengan predikat Cum Laude.

BACA JUGA:
Sosok Ki Mohamad Amir Sutaarga Penerima Bintang Jasa Nararya dari Jokowi




Pada tahun 2010, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas. Dan pada tahun 2017 Saldi dipilih untuk menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi untuk menggantikan Patrialis Akbar yang saat itu terseret kasus korupsi.



Saat menjadi pengajar di Universitas Andalas, Saldi juga aktif menulis di berbagai media massa dan jurnal lingkup nasional maupun internaisonal. Ia juga dikenal sebagai Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas sekaligus aktivis yang kerap terlibat gerakan antikorupsi.

BACA JUGA:
Perbaiki Kualitas Udara, Jokowi Dorong Pelaksanaan WFH hingga Rekayasa Cuaca




Hal inilah yang menjadi daya tarik Saldi hingga akhirnya diangkat menjadi Wakil Ketua MK oleh Presiden Jokowi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan terhadap 18 orang. Upacara penganugerahan ini diadakan di Istana Negara, Jakarta.

Gelar kehormatan ini diberikan kepada para tokoh yang memenuhi syarat pengabdian, jasa, dan memberikan inovasi untuk masyarakat. Salah satu tokoh yang dianugerahi tanda kehormatan ini ialah Wakil Ketua MK, Saldi Isra.

BACA JUGA:
Tangkap Tersangka Teroris Karyawan BUMN di Bekasi, Densus 88 Lakukan Penggeledahan


Ia mendapatkan Bintang Mahaputera Adipradana yang diberikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.

Saldi lahir di Solok, Sumatera Barat pada 20 Agustus 1968. Ia baru saja menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi pada periode 2023-2028.

Ia juga pernah menjabat sebagai Hakim Konstitusi Republik Indonesia pada 2017. Sebelum terjun ke dunia politik, ia mengajar di Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang.

BACA JUGA:
Polri Sebut Teroris Diduga Karyawan BUMN Miliki Senpi Rakitan


Saldi merupakan anak dari pasangan Ismail dan Ratina, dan memiliki istri bernama Leslie Annisa taufik. Ia menempuh pendidikan sekolah dasar hingga menengah di kampung halamannya.

Kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Andalas pada tahun 1990 setelah dua kali gagal seleksi pada tahun 1988 dan 1989.



Ia lulus setelah menjadi Mahasiswa Teladan Berprestasi Utama I Universitas dan mendapat gelar Sarjana Hukum dengan predikat Summa Cum Laude pada tahun 1994. Ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang pascasarjana dengan meraih gelar Master of Public Administration di Universitas Malaya, Malaysia tahun 2001 dan gelar Doktor di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 2009 dengan predikat Cum Laude.

BACA JUGA:
Sosok Ki Mohamad Amir Sutaarga Penerima Bintang Jasa Nararya dari Jokowi




Pada tahun 2010, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas. Dan pada tahun 2017 Saldi dipilih untuk menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi untuk menggantikan Patrialis Akbar yang saat itu terseret kasus korupsi.



Saat menjadi pengajar di Universitas Andalas, Saldi juga aktif menulis di berbagai media massa dan jurnal lingkup nasional maupun internaisonal. Ia juga dikenal sebagai Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas sekaligus aktivis yang kerap terlibat gerakan antikorupsi.

BACA JUGA:
Perbaiki Kualitas Udara, Jokowi Dorong Pelaksanaan WFH hingga Rekayasa Cuaca




Hal inilah yang menjadi daya tarik Saldi hingga akhirnya diangkat menjadi Wakil Ketua MK oleh Presiden Jokowi.

</content:encoded></item></channel></rss>
