<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semester Pertama 2023, Semua OTT KPK Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa</title><description>Semester Pertama 2023, Semua OTT KPK Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa"/><item><title>Semester Pertama 2023, Semua OTT KPK Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa-ro3jD876E5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK konpres soal pencapaian semester pertama 2023, terungkap seluruh OTT terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa. (MPI/Nur Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/337/2864321/semester-pertama-2023-semua-ott-kpk-kasus-suap-pengadaan-barang-dan-jasa-ro3jD876E5.jpg</image><title>KPK konpres soal pencapaian semester pertama 2023, terungkap seluruh OTT terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa. (MPI/Nur Khabibi)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTIxNi81L3g4bjczdGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menyebutkan mayoritas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pihaknya terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.

Hal itu ia sampaikan saat Konferensi Pers Kinerja KPK Semester 1 Tahun 2023 di Gedung Juang KPK, Senin (14/8/2023).

Awalnya, Alex menyebutkan selama semester pertama 2023, KPK telah melakukan empat kali OTT.






BACA JUGA:
KPK Segera Umumkan Hasil Penyelidikan Terkait Pungli di Rutan










Alex merincikan, yang pertama di Kabupaten Meranti, suap pembangunan jalur kereta api di Dirjen Perkeretaapian, dan proyek Smart City Kota Bandung.

&quot;Dan kalau boleh di-update beberapa kali waktu yang lalu itu KPK juga melakukan kegiatan tangkap tangan terkait kegiatan pengadaan barang dan jasa di Basarnas,&quot; kata Alex di lokasi.





BACA JUGA:
Cerita Dirdik KPK Bertemu Buronan Paulus Tannos, Tapi Tak Bisa Dieksekusi










&quot;Kalau kita cermati dari kegiatan tangkap tangan tersebut. Semuanya sebetulnya menyangkut suap pengadaan barang dan jasa,&quot; sambungnya.

Alex mengaku, pengadaan barang dan jasa menjadi kegiatan yang sangat rawan terjadi persekongkolan antara penyelenggara negara dengan vendor yang menyebabkan kerugian negara.





BACA JUGA:
KPK Tingkatkan Kontrol Harta Kekayaan Pejabat Secara Rill Time untuk Cegah Korupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Itu sangat terbuka peluang antara penyelenggara negara dengan vendor untuk melakukan kerja sama atau persekongkolan berujung pada tindak pidana suap,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTIxNi81L3g4bjczdGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menyebutkan mayoritas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pihaknya terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.

Hal itu ia sampaikan saat Konferensi Pers Kinerja KPK Semester 1 Tahun 2023 di Gedung Juang KPK, Senin (14/8/2023).

Awalnya, Alex menyebutkan selama semester pertama 2023, KPK telah melakukan empat kali OTT.






BACA JUGA:
KPK Segera Umumkan Hasil Penyelidikan Terkait Pungli di Rutan










Alex merincikan, yang pertama di Kabupaten Meranti, suap pembangunan jalur kereta api di Dirjen Perkeretaapian, dan proyek Smart City Kota Bandung.

&quot;Dan kalau boleh di-update beberapa kali waktu yang lalu itu KPK juga melakukan kegiatan tangkap tangan terkait kegiatan pengadaan barang dan jasa di Basarnas,&quot; kata Alex di lokasi.





BACA JUGA:
Cerita Dirdik KPK Bertemu Buronan Paulus Tannos, Tapi Tak Bisa Dieksekusi










&quot;Kalau kita cermati dari kegiatan tangkap tangan tersebut. Semuanya sebetulnya menyangkut suap pengadaan barang dan jasa,&quot; sambungnya.

Alex mengaku, pengadaan barang dan jasa menjadi kegiatan yang sangat rawan terjadi persekongkolan antara penyelenggara negara dengan vendor yang menyebabkan kerugian negara.





BACA JUGA:
KPK Tingkatkan Kontrol Harta Kekayaan Pejabat Secara Rill Time untuk Cegah Korupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Itu sangat terbuka peluang antara penyelenggara negara dengan vendor untuk melakukan kerja sama atau persekongkolan berujung pada tindak pidana suap,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
