<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Dentuman di Sumenep, BPBD-BMKG Siaga Antisipasi Bencana </title><description>Untuk mengtisipasi adanya bencana alam, BPBD setempat dan tim terkait memasang garis polisi dan mengosongkan sejumlah bangunan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana"/><item><title>Fenomena Dentuman di Sumenep, BPBD-BMKG Siaga Antisipasi Bencana </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 04:38 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rahem</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana-Jt8l3uaLC6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/519/2863714/fenomena-dentuman-di-sumenep-bpbd-bmkg-siaga-antisipasi-bencana-Jt8l3uaLC6.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzOS81L3g4bXEwcHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Sebuah fenomena alam berupa dentuman di dalam Bumi menghebohkan warga di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Untuk mengtisipasi adanya bencana alam, BPBD setempat dan tim terkait memasang garis polisi dan mengosongkan sejumlah bangunan, serta mengungsikan pemilik rumah ke tempat aman.

Sejumlah petugas gabungan TNI-Polri dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, mendatangi lokasi untuk memastikan titik suara misterius seperti ketukan yang bersumber dari dalam Bumi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Leader Daeli Sosialisikan KTA Perindo Berasuransi di Nias, Masyarakat Berharap Memilikinya

Sumber suara itu berasal dari bawah tiga bangunan warga di desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Fenomena alam berupa ketukan di dalam Bumi yang membuat panik warga itu, terjadi pada jam sembilan pagi dan jam dua belas siang, pada Sabtu kemarin (12/8/2023).

Hingga saat ini suara tersebut tidak muncul lagi, namun untuk antisipasi BPBD dan Polsek setempat memasang garis polisi sekitar lima puluh meter dari lokasi kejadian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dentuman Misterius di Sumenep, Warga Masih Siaga

&amp;ldquo;Kejadiannya itu jam sembilan kemarin, lalu berhenti. Jam 12 muncul lagi beberapa saat dan hilang lagi sampai sekarang. Cuma kami minta warga untuk pindah dan jangan panik. Berkoordinasi dengan BPBD dan BMKG untuk meneliti dan hasilnya masih besok,&quot; kata Camat Lenteng, Suryadi Irawan.

Petugas BPBD dari Kabupaten Pasuruan sengaja didatangkan untuk meneliti fenomena alam ini.

Koordinator bidang opservasi dan informasi BMKG Pasuruan, Suwarto, mengatakan, saat ini telah dipasang alat sismograf atau alat diteksi getaran untuk mengetahui perihal suara dentuman tersebut



Dan saat ini sebanyak tujuh anggota BPBD bersiaga dan berjaga di rumah warga, tujuannya untuk meminimalisir kepanikan warga.



&amp;ldquo;Kami sudah pasang garis pembatas supaya tidak ada kendaraan melintas di areal lokasi. Kami juga siagakan petugas untuk mengurangi kepanikan warga dan antisipasi kejadian alam, dan semoga saja tidak. Sehingga sewaktu ada kejadian kami bisa langsung tanggap,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Warga Sumenep Geger, Muncul Suara Dentuman Misterius dari Dalam Tanah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sebelumnya, pada Sabtu kemarin, warga Desa Muncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan fenomena alam berupa ketukan di dalam Bumi yang terjadi secara berulang.



Video amatir kepanikan dan rekaman ketukan di dalam bumi itu beredar luas di media sosial. Akibat fenomena ini, sejumlah bangunan yang berada sekitar di titik ketukan dikosongkan. Bangunan tersebut di antaranya 1 rumah, toko, dan gudang.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzOS81L3g4bXEwcHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Sebuah fenomena alam berupa dentuman di dalam Bumi menghebohkan warga di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Untuk mengtisipasi adanya bencana alam, BPBD setempat dan tim terkait memasang garis polisi dan mengosongkan sejumlah bangunan, serta mengungsikan pemilik rumah ke tempat aman.

Sejumlah petugas gabungan TNI-Polri dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, mendatangi lokasi untuk memastikan titik suara misterius seperti ketukan yang bersumber dari dalam Bumi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Leader Daeli Sosialisikan KTA Perindo Berasuransi di Nias, Masyarakat Berharap Memilikinya

Sumber suara itu berasal dari bawah tiga bangunan warga di desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Fenomena alam berupa ketukan di dalam Bumi yang membuat panik warga itu, terjadi pada jam sembilan pagi dan jam dua belas siang, pada Sabtu kemarin (12/8/2023).

Hingga saat ini suara tersebut tidak muncul lagi, namun untuk antisipasi BPBD dan Polsek setempat memasang garis polisi sekitar lima puluh meter dari lokasi kejadian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dentuman Misterius di Sumenep, Warga Masih Siaga

&amp;ldquo;Kejadiannya itu jam sembilan kemarin, lalu berhenti. Jam 12 muncul lagi beberapa saat dan hilang lagi sampai sekarang. Cuma kami minta warga untuk pindah dan jangan panik. Berkoordinasi dengan BPBD dan BMKG untuk meneliti dan hasilnya masih besok,&quot; kata Camat Lenteng, Suryadi Irawan.

Petugas BPBD dari Kabupaten Pasuruan sengaja didatangkan untuk meneliti fenomena alam ini.

Koordinator bidang opservasi dan informasi BMKG Pasuruan, Suwarto, mengatakan, saat ini telah dipasang alat sismograf atau alat diteksi getaran untuk mengetahui perihal suara dentuman tersebut



Dan saat ini sebanyak tujuh anggota BPBD bersiaga dan berjaga di rumah warga, tujuannya untuk meminimalisir kepanikan warga.



&amp;ldquo;Kami sudah pasang garis pembatas supaya tidak ada kendaraan melintas di areal lokasi. Kami juga siagakan petugas untuk mengurangi kepanikan warga dan antisipasi kejadian alam, dan semoga saja tidak. Sehingga sewaktu ada kejadian kami bisa langsung tanggap,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Warga Sumenep Geger, Muncul Suara Dentuman Misterius dari Dalam Tanah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sebelumnya, pada Sabtu kemarin, warga Desa Muncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan fenomena alam berupa ketukan di dalam Bumi yang terjadi secara berulang.



Video amatir kepanikan dan rekaman ketukan di dalam bumi itu beredar luas di media sosial. Akibat fenomena ini, sejumlah bangunan yang berada sekitar di titik ketukan dikosongkan. Bangunan tersebut di antaranya 1 rumah, toko, dan gudang.

</content:encoded></item></channel></rss>
