<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Bayi yang Tertukar, Polisi Kumpulkan Data Perawat Rumah Sakit</title><description>Polisi terus mendalami kasus dugaan bayi yang tertukar di RS Sentosa Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit"/><item><title>Kasus Bayi yang Tertukar, Polisi Kumpulkan Data Perawat Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2023 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit-yJ6zKW21Kl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terkait kasus bayi yang tertukar di Bogor, polisi kumpulkan data perawat (Foto Ilustrasi Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/15/338/2864701/kasus-bayi-yang-tertukar-polisi-kumpulkan-data-perawat-rumah-sakit-yJ6zKW21Kl.jpg</image><title>Terkait kasus bayi yang tertukar di Bogor, polisi kumpulkan data perawat (Foto Ilustrasi Freepik)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTExMi81L3g4bjV1dGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Polisi terus mendalami kasus dugaan bayi yang tertukar di RS Sentosa Bogor. Seluruh pihak yang terlibat dalam persalinan saat kejadian setahun lalu itu akan dimintai data dan keterangannya.

&quot;Kami mencari data siapa yang merawat, membantu proses persalinan, menjaga bayinya, selama ibu itu dirawat hingga keluar,&quot; kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Selasa (15/8/2023).


BACA JUGA:
Heboh Bayi Tertukar di Bogor, Dinkes Gali Kronologi Versi Rumah Sakit&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain itu, polisi juga akan mencari data siapa saja ibu yang melahirkan pada waktu itu. Sehingga, nantinya bisa diketahui pasti kronologi kejadian tersebut.

&quot;Sehingga kita tahu siapa-siapa yang melahirkan pada waktu itu yang sama ketika ibu itu masuk. Kita cari semua data tersebut sehingga kita bisa menentukan langkah selanjutnya, bahwa bayi ini yang tertukar. Sehingga nanti diperkuat dengan hasil DNA,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Update! Ibu yang Bayinya Diduga Tertukar Mau Lakukan Tes DNA


Pihak rumah sakit, lanjut Rio, terbuka dalam kasus ini. Diharapkan, dugaan bayi yang tertukar ini menjadi lebih jelas dan pada dasarnya polisi akan mengedepankan aspek sosial dibanding hukum.

&quot;Alhamdulillah lancar, rumah sakit juga terbuka untuk kita. Nanti kita dalami semua, data-data sedang dikumpulkan semua agar menjadi jelas semua. Semata-mata ini untuk bersifat sosial kita membantu kesulitan masyarakat. Kami tidak mengedepankan aspek hukum, tapi aspek sosial bagaimana hati nurani seorang ibu terkait masalah ini,&quot; tuturnya.Sebelumnya, bayi laki-laki dari seorang ibu bernama Siti Mauliah, warga Ciseeng, Kabupaten Bogor diduga tertukar di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi usai Siti melahirkan di RS Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.

Polisi pun telah membentuk tim gabungan untuk menyelesaikan kasus ini. Bahkan, polisi juga menerjukan tim trauma healing kepada dua ibu yang bayinya diduga tertukar di rumah sakit.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTExMi81L3g4bjV1dGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Polisi terus mendalami kasus dugaan bayi yang tertukar di RS Sentosa Bogor. Seluruh pihak yang terlibat dalam persalinan saat kejadian setahun lalu itu akan dimintai data dan keterangannya.

&quot;Kami mencari data siapa yang merawat, membantu proses persalinan, menjaga bayinya, selama ibu itu dirawat hingga keluar,&quot; kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Selasa (15/8/2023).


BACA JUGA:
Heboh Bayi Tertukar di Bogor, Dinkes Gali Kronologi Versi Rumah Sakit&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain itu, polisi juga akan mencari data siapa saja ibu yang melahirkan pada waktu itu. Sehingga, nantinya bisa diketahui pasti kronologi kejadian tersebut.

&quot;Sehingga kita tahu siapa-siapa yang melahirkan pada waktu itu yang sama ketika ibu itu masuk. Kita cari semua data tersebut sehingga kita bisa menentukan langkah selanjutnya, bahwa bayi ini yang tertukar. Sehingga nanti diperkuat dengan hasil DNA,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Update! Ibu yang Bayinya Diduga Tertukar Mau Lakukan Tes DNA


Pihak rumah sakit, lanjut Rio, terbuka dalam kasus ini. Diharapkan, dugaan bayi yang tertukar ini menjadi lebih jelas dan pada dasarnya polisi akan mengedepankan aspek sosial dibanding hukum.

&quot;Alhamdulillah lancar, rumah sakit juga terbuka untuk kita. Nanti kita dalami semua, data-data sedang dikumpulkan semua agar menjadi jelas semua. Semata-mata ini untuk bersifat sosial kita membantu kesulitan masyarakat. Kami tidak mengedepankan aspek hukum, tapi aspek sosial bagaimana hati nurani seorang ibu terkait masalah ini,&quot; tuturnya.Sebelumnya, bayi laki-laki dari seorang ibu bernama Siti Mauliah, warga Ciseeng, Kabupaten Bogor diduga tertukar di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi usai Siti melahirkan di RS Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.

Polisi pun telah membentuk tim gabungan untuk menyelesaikan kasus ini. Bahkan, polisi juga menerjukan tim trauma healing kepada dua ibu yang bayinya diduga tertukar di rumah sakit.</content:encoded></item></channel></rss>
