<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polusi Udara Jakarta, Kasus ISPA di Jakbar Capai 9.709</title><description>Sehingga, total 9.709 kasus ISPA mulai dari usia lima tahun sampai lansia di atas 60 tahun yang tercatat Sudin Kesehatan Jakarta Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709"/><item><title>Polusi Udara Jakarta, Kasus ISPA di Jakbar Capai 9.709</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2023 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709-pI8rvNAsXx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polusi udara di Jakarta, kasus ISPA di Jakbar mencapai 9.709 (Foto Ilustrasi : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/15/338/2864907/polusi-udara-jakarta-kasus-ispa-di-jakbar-capai-9-709-pI8rvNAsXx.jpg</image><title>Polusi udara di Jakarta, kasus ISPA di Jakbar mencapai 9.709 (Foto Ilustrasi : Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTIwMy81L3g4bjZ4eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengungkapkan saat ini kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah Jakarta Barat, selama Januari hingga Juli 2023, mencapai 9.709.

Erizon mengatakan, kasus ISPA pada Januari mencapai 1.615 kasus, Februari 1.518, Maret 1.831 dan April sebanyak 1.237 kasus.


BACA JUGA:
BMKG Akui Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Polusi Udara di Jakarta


&quot;Sementara Mei 1.095 kasus, Juni 1.311 kasus, dan Juli 1.102 kasus,&quot; ujar Erizon, Selasa (15/8/2023).

Sehingga, total ada 9.709 kasus ISPA mulai dari usia lima tahun sampai lansia di atas 60 tahun yang tercatat Sudin Kesehatan Jakarta Barat.


BACA JUGA:
 Polemik Trijaya, Solusi Polusi Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Ia mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi kemungkinan lonjakan ISPA yang bisa saja terjadi akibat buruknya kualitas udara di Jakarta. Ia memastikan, ketersediaan obat-obatan untuk pasien tercukupi.

&quot;Ketersediaan obat dipastikan tercukupi,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sejak Januari hingga Mei 2023, setiap bulan sedikitnya 100.000 warga terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini dipicu oleh perubahan iklim.

&quot;Hanya 0,9% warga DKI Jakarta terkena batuk, pilek, ISPA/pneumonia, setiap bulannya rata-rata 100.000 kasus dari 11 juta penduduk,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama dalam keterangan, Jumat 11 Agustus 2023.


BACA JUGA:
Ngeri! Setiap Bulan Ratusan Ribu Warga Jakarta Terkena ISPA


Ngabila menjabarkan selama Januari terdapat 102.609 kasus, selanjutnya Februari 10.4638 kasus, Maret 119.734 kasus, dan April 109.705. Kasus itu sempat turun pada Mei 99.130 dan kembali naik pada Juni 102.475 kasus.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNC8xLzE2OTIwMy81L3g4bjZ4eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengungkapkan saat ini kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah Jakarta Barat, selama Januari hingga Juli 2023, mencapai 9.709.

Erizon mengatakan, kasus ISPA pada Januari mencapai 1.615 kasus, Februari 1.518, Maret 1.831 dan April sebanyak 1.237 kasus.


BACA JUGA:
BMKG Akui Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Polusi Udara di Jakarta


&quot;Sementara Mei 1.095 kasus, Juni 1.311 kasus, dan Juli 1.102 kasus,&quot; ujar Erizon, Selasa (15/8/2023).

Sehingga, total ada 9.709 kasus ISPA mulai dari usia lima tahun sampai lansia di atas 60 tahun yang tercatat Sudin Kesehatan Jakarta Barat.


BACA JUGA:
 Polemik Trijaya, Solusi Polusi Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Ia mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi kemungkinan lonjakan ISPA yang bisa saja terjadi akibat buruknya kualitas udara di Jakarta. Ia memastikan, ketersediaan obat-obatan untuk pasien tercukupi.

&quot;Ketersediaan obat dipastikan tercukupi,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sejak Januari hingga Mei 2023, setiap bulan sedikitnya 100.000 warga terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini dipicu oleh perubahan iklim.

&quot;Hanya 0,9% warga DKI Jakarta terkena batuk, pilek, ISPA/pneumonia, setiap bulannya rata-rata 100.000 kasus dari 11 juta penduduk,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama dalam keterangan, Jumat 11 Agustus 2023.


BACA JUGA:
Ngeri! Setiap Bulan Ratusan Ribu Warga Jakarta Terkena ISPA


Ngabila menjabarkan selama Januari terdapat 102.609 kasus, selanjutnya Februari 10.4638 kasus, Maret 119.734 kasus, dan April 109.705. Kasus itu sempat turun pada Mei 99.130 dan kembali naik pada Juni 102.475 kasus.</content:encoded></item></channel></rss>
