<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor, Jalan di Nias Barat Amblas dan Berpotensi Putus Total</title><description>Curah hujan dengan intensitas yang tinggi ini akibatkan jalan yang berada di Desa Gunung Baru ambalas&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total"/><item><title>Longsor, Jalan di Nias Barat Amblas dan Berpotensi Putus Total</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2023 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jonirman Tafonao</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total-DRoBv6f84b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan di Nias longsor/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/15/340/2864410/longsor-jalan-di-nias-barat-amblas-dan-berpotensi-putus-total-DRoBv6f84b.jpg</image><title>Jalan di Nias longsor/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk2NC81L3g4bWZpMWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NIAS BARAT - Akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari di Kepulauan Nias, jalan yang menghubungkan antar Desa di Kecamatan Moro'o Kabupaten Nias Barat, Sumut, longsor hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, Senin (14/08/2023).

Curah hujan dengan intensitas yang tinggi ini akibatkan jalan yang berada di Desa Gunung Baru ambalas, ruas jalan yang tersisa hanya cukup untuk dilewati oleh kendaraan roda 2.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apakah Hujan Meteor Berbahaya? Cek Faktanya

Salah seorang warga sekitar, Jeka Gulo mengatakan kendaraan roda 4 sudah tidak bisa melewati jalan tersebut, bahkan pengendara roda 2 pun harus ekstra hati-hati.

&quot;Hari ini kejadian longsornya, kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Dan untuk roda 2 mohon berhati-hati&quot; ucap Jeka Gulo kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (14/8/2023) malam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tanah Longsor Himalaya Tewaskan 41 Orang, Puluhan Masih Terperangkap

Dengan keadaan jalan yang sudah tergeres ke bagian dalam bawah jalan, kemungkinan jalan tersebut akan putus total.

&quot;Iya, akan putus total&quot; katanya.

Masyarakat setempat sangat khwatir dengan keadaan jalan tersebut, jika kemudian jalan ini putus total akan berdampak pada perekonomian, antara lain harga barang akan naik. Kekhawatiran itupun mereka ungkapkan pada akun media sosial mereka, dan mengharapakan adanya penanganan cepat dari pemerintah.



Sementara itu pihak pemerintah melalui dinas terkait telah datang ke lokasi untuk meninjau jalan longsor tersebut.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk2NC81L3g4bWZpMWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NIAS BARAT - Akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari di Kepulauan Nias, jalan yang menghubungkan antar Desa di Kecamatan Moro'o Kabupaten Nias Barat, Sumut, longsor hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, Senin (14/08/2023).

Curah hujan dengan intensitas yang tinggi ini akibatkan jalan yang berada di Desa Gunung Baru ambalas, ruas jalan yang tersisa hanya cukup untuk dilewati oleh kendaraan roda 2.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apakah Hujan Meteor Berbahaya? Cek Faktanya

Salah seorang warga sekitar, Jeka Gulo mengatakan kendaraan roda 4 sudah tidak bisa melewati jalan tersebut, bahkan pengendara roda 2 pun harus ekstra hati-hati.

&quot;Hari ini kejadian longsornya, kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Dan untuk roda 2 mohon berhati-hati&quot; ucap Jeka Gulo kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (14/8/2023) malam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tanah Longsor Himalaya Tewaskan 41 Orang, Puluhan Masih Terperangkap

Dengan keadaan jalan yang sudah tergeres ke bagian dalam bawah jalan, kemungkinan jalan tersebut akan putus total.

&quot;Iya, akan putus total&quot; katanya.

Masyarakat setempat sangat khwatir dengan keadaan jalan tersebut, jika kemudian jalan ini putus total akan berdampak pada perekonomian, antara lain harga barang akan naik. Kekhawatiran itupun mereka ungkapkan pada akun media sosial mereka, dan mengharapakan adanya penanganan cepat dari pemerintah.



Sementara itu pihak pemerintah melalui dinas terkait telah datang ke lokasi untuk meninjau jalan longsor tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
