<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Pemimpin Berikutnya Bukan tentang Siapa Presidennya, tapi Berani atau Tidak</title><description>Jokowi menekankam calon pemimpin ke depan harus sanggup meneruskan program yang telah dimulai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak"/><item><title>Jokowi: Pemimpin Berikutnya Bukan tentang Siapa Presidennya, tapi Berani atau Tidak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak-0YGcsbpv9E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi pidato Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD (Foto: Tangkapan layar Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865318/jokowi-pemimpin-berikutnya-bukan-tentang-siapa-presidennya-tapi-berani-atau-tidak-0YGcsbpv9E.jpg</image><title>Presiden Jokowi pidato Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD (Foto: Tangkapan layar Youtube)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai kepemimpinan yang akan datang sangat menentukan masa depan Bangsa Indonesia. Untuk itu, ia menekankam calon pemimpin ke depan harus sanggup meneruskan program yang telah dimulai.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Tawa Tamu Sidang Tahunan MPR Pecah saat Jokowi Mengaku Baru Tahu Disebut Pak Lurah


Mulanya, Jokowi berkata ada sejumlah modal Indonesia untuk menjadi megara maju. Salah satunya, konsistensi reformasi struktural, terkhusus di sektor penyederhanaan regulasi, kemudahan peizinan, kepastian hukum, dan pencegahan korupsi.

&quot;Oleh karena itu, saya berulang kali sampaikan, kepemimpinan ke depan sangat menentukan masa depan Indoneaia. Ini bukan tentang siapa yang akan menjadi presidennya, bukan, bukan itu,&quot; kata Jokowi.

&quot;Tetapi apakah sanggup atau tidak untuk bekerja sesuai dengan apa yang sudah kita mulai saat ini. Apakah berani atau tidak? Mampu konsisten atau tidak?&quot; tambah Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi : Indonesia Kembali dalam Peta Percaturan Dunia!



Kendati demikian, Jokowi menilai, figur pemimpin yang dibutuhkan Indonesia yakni dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Tujuannya, untuk mencapai Indonesia emas.



&quot;Karena yang dibutuhkan itu adalah nafas yang panjang, karena kita tidak sedang jalan-jalan sore, kita juga sedang tidak lari sprint, tetapi yang kita lakukan harusnya adalah lari marathon untuk mencapai Indonesia emas,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai kepemimpinan yang akan datang sangat menentukan masa depan Bangsa Indonesia. Untuk itu, ia menekankam calon pemimpin ke depan harus sanggup meneruskan program yang telah dimulai.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Tawa Tamu Sidang Tahunan MPR Pecah saat Jokowi Mengaku Baru Tahu Disebut Pak Lurah


Mulanya, Jokowi berkata ada sejumlah modal Indonesia untuk menjadi megara maju. Salah satunya, konsistensi reformasi struktural, terkhusus di sektor penyederhanaan regulasi, kemudahan peizinan, kepastian hukum, dan pencegahan korupsi.

&quot;Oleh karena itu, saya berulang kali sampaikan, kepemimpinan ke depan sangat menentukan masa depan Indoneaia. Ini bukan tentang siapa yang akan menjadi presidennya, bukan, bukan itu,&quot; kata Jokowi.

&quot;Tetapi apakah sanggup atau tidak untuk bekerja sesuai dengan apa yang sudah kita mulai saat ini. Apakah berani atau tidak? Mampu konsisten atau tidak?&quot; tambah Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi : Indonesia Kembali dalam Peta Percaturan Dunia!



Kendati demikian, Jokowi menilai, figur pemimpin yang dibutuhkan Indonesia yakni dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Tujuannya, untuk mencapai Indonesia emas.



&quot;Karena yang dibutuhkan itu adalah nafas yang panjang, karena kita tidak sedang jalan-jalan sore, kita juga sedang tidak lari sprint, tetapi yang kita lakukan harusnya adalah lari marathon untuk mencapai Indonesia emas,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
