<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Presiden Selanjutnya Harus Bisa Lari Maraton Mencapai Indonesia Emas</title><description>Presiden Indonesia ke depan bukan tentang siapa, namun yang bisa lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas"/><item><title>Jokowi: Presiden Selanjutnya Harus Bisa Lari Maraton Mencapai Indonesia Emas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas-3s0UIMbXbl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi sebut pemimpin selanjutnya harus bisa maraton untuk capai Indonesia emas/Foto: Biro Setpres </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865327/jokowi-presiden-selanjutnya-harus-bisa-lari-maraton-mencapai-indonesia-emas-3s0UIMbXbl.JPG</image><title>Jokowi sebut pemimpin selanjutnya harus bisa maraton untuk capai Indonesia emas/Foto: Biro Setpres </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, presiden Indonesia ke depan bukan tentang siapa, namun yang bisa lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas.



&amp;ldquo;Saya berulang kali menyampaikan kepemimpinan ke depan sangat menentukan masa depan Indonesia. Ini bukan tentang siapa yang jadi presidennya. Bukan, bukan itu, bukan itu,&amp;rdquo; kata Jokowi pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2023 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi: Pemimpin Berikutnya Bukan tentang Siapa Presidennya, tapi Berani atau Tidak


Mengingat, kata Jokowi, saat ini pemimpin yang Indonesia butuhkan harus konsisten, dan memiliki napas panjang untuk menuju Indonesia Emas.


&amp;ldquo;Tapi apakah sanggup atau tidak? Untuk bekerja sesuai dengan apa yang sudah dimulai saat ini. Apakah berani atau tidak? Mampu konsisten atau tidak? Karena yang dibutuhkan itu adalah napas yang panjang karena kita tidak sedang jalan-jalan sore,&amp;rdquo; kata Jokowi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Habiskan Anggaran Perlindungan Sosial Rp3.212 Triliun untuk Hal Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Kita juga tidak sedang lari sprint tapi yang kita lakukan harusnya adalah lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas,&amp;rdquo; tambahnya.



Apalagi, kata Jokowi, tantangan ke depan tidaklah mudah. Pilihan kebijakan akan semakin sulit sehingga dibutuhkan keberanian, dibutuhkan kepercayaan. Untuk mengambil keputusan yang sulit dan keputusan yang tidak populer.




Oleh sebab itu menurut Jokowi, pemimpin itu harus punya public trust karena kepercayaan adalah salah 1 faktor penentu. Bisa berjalan atau tidaknya suatu kebijakan, bisa diikuti atau tidaknya sebuah keputusan.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Singgung Ancaman Perang Siber, Ketua MPR: Kerangka Kerja Pertahanan Perlu Diatur Ulang




&amp;ldquo;Ini adalah modal politik dalam memimpin sebuah bangsa. Selain itu seorang pemimpin juga membutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh komponen bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, presiden Indonesia ke depan bukan tentang siapa, namun yang bisa lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas.



&amp;ldquo;Saya berulang kali menyampaikan kepemimpinan ke depan sangat menentukan masa depan Indonesia. Ini bukan tentang siapa yang jadi presidennya. Bukan, bukan itu, bukan itu,&amp;rdquo; kata Jokowi pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2023 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi: Pemimpin Berikutnya Bukan tentang Siapa Presidennya, tapi Berani atau Tidak


Mengingat, kata Jokowi, saat ini pemimpin yang Indonesia butuhkan harus konsisten, dan memiliki napas panjang untuk menuju Indonesia Emas.


&amp;ldquo;Tapi apakah sanggup atau tidak? Untuk bekerja sesuai dengan apa yang sudah dimulai saat ini. Apakah berani atau tidak? Mampu konsisten atau tidak? Karena yang dibutuhkan itu adalah napas yang panjang karena kita tidak sedang jalan-jalan sore,&amp;rdquo; kata Jokowi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Habiskan Anggaran Perlindungan Sosial Rp3.212 Triliun untuk Hal Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Kita juga tidak sedang lari sprint tapi yang kita lakukan harusnya adalah lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas,&amp;rdquo; tambahnya.



Apalagi, kata Jokowi, tantangan ke depan tidaklah mudah. Pilihan kebijakan akan semakin sulit sehingga dibutuhkan keberanian, dibutuhkan kepercayaan. Untuk mengambil keputusan yang sulit dan keputusan yang tidak populer.




Oleh sebab itu menurut Jokowi, pemimpin itu harus punya public trust karena kepercayaan adalah salah 1 faktor penentu. Bisa berjalan atau tidaknya suatu kebijakan, bisa diikuti atau tidaknya sebuah keputusan.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Singgung Ancaman Perang Siber, Ketua MPR: Kerangka Kerja Pertahanan Perlu Diatur Ulang




&amp;ldquo;Ini adalah modal politik dalam memimpin sebuah bangsa. Selain itu seorang pemimpin juga membutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh komponen bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
