<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Ketum Parpol, Jokowi Tegaskan Tak Berwenang Tentukan Capres dan Cawapres</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya bukan ketua umum partai politik.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres"/><item><title>Bukan Ketum Parpol, Jokowi Tegaskan Tak Berwenang Tentukan Capres dan Cawapres</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres-3RtHkuMQw7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi pidato Sidang Tahunan MPR (Foto: Tangkapan layar Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/337/2865410/bukan-ketum-parpol-jokowi-tegaskan-tak-berwenang-tentukan-capres-dan-cawapres-3RtHkuMQw7.jpg</image><title>Presiden Jokowi pidato Sidang Tahunan MPR (Foto: Tangkapan layar Youtube)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya bukan ketua umum partai politik. Sehingga tak memiliki wewenang dalam menentukan calon presiden.

Demikian dikatakan Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

&quot;Saya ini bukan Ketua Umum Parpol, bukan juga Ketua Koalisi Partai dan sesuai ketentuan UU yang menentukan capres itu partai politik dan koalisi partai politik,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Momen Jokowi Jadi Rebutan Swafoto Para Wakil Rakyat hingga Menteri


Jokowi menyadari bahwa itu bukan menjadi wewenangnya. Meski, diakui Jokowi kalau dirinya kerap dijadikan alibi atau tameng dalam kampanye capres.

&quot;Jadi saya mau bilang itu bukan wewenang saya, bukan wewenang Pak Lurah. Walaupun saya paham sudah nasib seorang Presiden untuk dijadikan &amp;ldquo;paten-patenan&amp;rdquo;, dijadikan alibi, dijadikan tameng,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jadi Modal Politik, Jokowi: Pemimpin ke Depan Harus Punya Public Trust


Awalnya, Jokowi juga menyinggung kalau dirinya kerap disebut sebagai Pak Lurah. Bahkan, di kalangan politisi dan parpol saat ditanya soal capres dan cawapres, jawabannya, &quot;belum ada arahan Pak Lurah.&quot;

&quot;Saya sempat mikir. Siapaa &amp;ldquo;Pak Lurah&amp;rdquo; ini. Sedikit-sedikit kok Pak Lurah. Belakangan saya tahu yang dimaksud Pak Lurah itu ternyata Saya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya bukan ketua umum partai politik. Sehingga tak memiliki wewenang dalam menentukan calon presiden.

Demikian dikatakan Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

&quot;Saya ini bukan Ketua Umum Parpol, bukan juga Ketua Koalisi Partai dan sesuai ketentuan UU yang menentukan capres itu partai politik dan koalisi partai politik,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Momen Jokowi Jadi Rebutan Swafoto Para Wakil Rakyat hingga Menteri


Jokowi menyadari bahwa itu bukan menjadi wewenangnya. Meski, diakui Jokowi kalau dirinya kerap dijadikan alibi atau tameng dalam kampanye capres.

&quot;Jadi saya mau bilang itu bukan wewenang saya, bukan wewenang Pak Lurah. Walaupun saya paham sudah nasib seorang Presiden untuk dijadikan &amp;ldquo;paten-patenan&amp;rdquo;, dijadikan alibi, dijadikan tameng,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jadi Modal Politik, Jokowi: Pemimpin ke Depan Harus Punya Public Trust


Awalnya, Jokowi juga menyinggung kalau dirinya kerap disebut sebagai Pak Lurah. Bahkan, di kalangan politisi dan parpol saat ditanya soal capres dan cawapres, jawabannya, &quot;belum ada arahan Pak Lurah.&quot;

&quot;Saya sempat mikir. Siapaa &amp;ldquo;Pak Lurah&amp;rdquo; ini. Sedikit-sedikit kok Pak Lurah. Belakangan saya tahu yang dimaksud Pak Lurah itu ternyata Saya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
