<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Makna Baju Adat Sumbar yang Dikenakan Wapres dan Ibu Wury pada Upacara HUT ke-78 RI   </title><description>Selain Wapres, istrinya Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga mengenakan baju adat yang sama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri"/><item><title>Makna Baju Adat Sumbar yang Dikenakan Wapres dan Ibu Wury pada Upacara HUT ke-78 RI   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri</guid><pubDate>Kamis 17 Agustus 2023 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri-93fH6KZcUx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2865990/makna-baju-adat-sumbar-yang-dikenakan-wapres-dan-ibu-wury-pada-upacara-hut-ke-78-ri-93fH6KZcUx.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyNC81L3g4bjl0bTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengenakan busana adat Sumatera Barat saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2023).
Selain Wapres, istrinya Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga mengenakan baju adat yang sama.
Adapun makna filosofis dari pakaian yang dikenakan Wapres adalah melambangkan kepemimpinan dari orang yang memakainya. Warna ungu yang mendominasi semakin mempertegas karakter tersebut.
Sedangkan aksesori berupa keris yang diselipkan di bagian pinggang melambangkan kehati-hatian dalam mengambil tindakan. Para pemakainya harus berpikir dan menimbang baik buruk sesuatu sebelum mengambil sebuah keputusan.

BACA JUGA:
 Wapres Kenakan Baju Adat Sumbar saat Hadiri Upacara HUT ke-78 RI di Istana

Selaras dengan Wapres, Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga tampak anggun mengenakan baju khas Koto Gadang bernuansa senada dengan Wapres, ungu dan emas. Busana ini mencerminkan falsafah Minangkabau basyandi syarak, syarak basandi kitabullah, adat yang diterapkan di masyarat yang tidak terlepas dari prinsip-prinsip agama Islam.

BACA JUGA:
Tim Indonesia Maju Kibarkan Merah Putih di Istana, Ini Sosok Pembawa Baki Paskibraka 2023
Tak seperti pakaian Minang lazimnya yang menggunakan suntiang, busana adat Koto Gadang identik dengan kain segiempat yang dikenakan di kepala atau dikenal dengan sebutan tinkuluak tilakuang. Tingkuluak talakuang merupakan sejenis kain segi empat yang digunakan di atas kepala, mengisyaratkan sebagai telekung pada mukena dan menandakan bahwa masyarakat Minangkabau sangat menjunjung tinggi agama Islam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia Arena Sediakan Ruang Eksklusif SKYBOX untuk Tonton FIBA World Cup 2023 di Jakarta

Sementara pada bagian baju, model baju kurung pada pakaian adat Koto Gadang ini memiliki celah yang didesain khusus pada bagian lehernya dan memiliki makna bahwa pemakainya dapat menerima masukan dari siapapun dan memiliki sikap bijaksana dalam menyikapi masukan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Foto-Foto Jokowi Pakai Baju Ageman Songkok Singkepan Ageng di HUT Ke-78 RI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain upacara pagi, pada sore hari Wapres dan Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga dijadwalkan hadir mengikuti Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih di Halaman Istana Merdeka dan akan mengenakan pakaian adat Pontianak, Kalimantan Barat bernuansa warna orange.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyNC81L3g4bjl0bTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengenakan busana adat Sumatera Barat saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2023).
Selain Wapres, istrinya Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga mengenakan baju adat yang sama.
Adapun makna filosofis dari pakaian yang dikenakan Wapres adalah melambangkan kepemimpinan dari orang yang memakainya. Warna ungu yang mendominasi semakin mempertegas karakter tersebut.
Sedangkan aksesori berupa keris yang diselipkan di bagian pinggang melambangkan kehati-hatian dalam mengambil tindakan. Para pemakainya harus berpikir dan menimbang baik buruk sesuatu sebelum mengambil sebuah keputusan.

BACA JUGA:
 Wapres Kenakan Baju Adat Sumbar saat Hadiri Upacara HUT ke-78 RI di Istana

Selaras dengan Wapres, Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga tampak anggun mengenakan baju khas Koto Gadang bernuansa senada dengan Wapres, ungu dan emas. Busana ini mencerminkan falsafah Minangkabau basyandi syarak, syarak basandi kitabullah, adat yang diterapkan di masyarat yang tidak terlepas dari prinsip-prinsip agama Islam.

BACA JUGA:
Tim Indonesia Maju Kibarkan Merah Putih di Istana, Ini Sosok Pembawa Baki Paskibraka 2023
Tak seperti pakaian Minang lazimnya yang menggunakan suntiang, busana adat Koto Gadang identik dengan kain segiempat yang dikenakan di kepala atau dikenal dengan sebutan tinkuluak tilakuang. Tingkuluak talakuang merupakan sejenis kain segi empat yang digunakan di atas kepala, mengisyaratkan sebagai telekung pada mukena dan menandakan bahwa masyarakat Minangkabau sangat menjunjung tinggi agama Islam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia Arena Sediakan Ruang Eksklusif SKYBOX untuk Tonton FIBA World Cup 2023 di Jakarta

Sementara pada bagian baju, model baju kurung pada pakaian adat Koto Gadang ini memiliki celah yang didesain khusus pada bagian lehernya dan memiliki makna bahwa pemakainya dapat menerima masukan dari siapapun dan memiliki sikap bijaksana dalam menyikapi masukan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Foto-Foto Jokowi Pakai Baju Ageman Songkok Singkepan Ageng di HUT Ke-78 RI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain upacara pagi, pada sore hari Wapres dan Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga dijadwalkan hadir mengikuti Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih di Halaman Istana Merdeka dan akan mengenakan pakaian adat Pontianak, Kalimantan Barat bernuansa warna orange.



</content:encoded></item></channel></rss>
