<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HUT ke-78 RI, Panglima TNI: Pupuk Karakter dan Nilai Luhur Bangsa</title><description>Yudo menginstruksikan seluruh unsur jajaran TNI, senantiasa mampu membaca situasi, berikut segala kecenderungan perkembangannya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa"/><item><title>HUT ke-78 RI, Panglima TNI: Pupuk Karakter dan Nilai Luhur Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa</guid><pubDate>Kamis 17 Agustus 2023 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa-xxRT3E9H4h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Upacara HUT ke-78 RI di Mabesau (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2866037/hut-ke-78-ri-panglima-tni-pupuk-karakter-dan-nilai-luhur-bangsa-xxRT3E9H4h.jpg</image><title>Upacara HUT ke-78 RI di Mabesau (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyNy81L3g4bjl6NXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Markas Besar TNI AU (Mabesau) melaksanakan upacara peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia. Upacara dipimpin Asisten Logistik (Aslog) Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsda TNI M. Khairil Lubis.
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meminta segenap prajurit dan PNS TNI menjadikan peringatan Kemerdekaan Indonesia, sebagai tonggak baru untuk membangun komitmen yang lebih segar dengan memupuk karakter dan nilai-nilai luhur bangsa.

BACA JUGA:
 Paskibraka Indonesia Maju Dapat Apresiasi Jokowi Usai Bertugas Kibarkan Merah Putih

&quot;Jadikan peringatan kemerdekaan Indonesia ini menjadi tonggak baru untuk membangun komitmen dengan memupuk karakter dan nilai-nilai luhur bangsa,&quot; kata Yudo dalam amanat tertulis yang dibacakan Aslog KSAU di lapangan Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (17/8/2023).

BACA JUGA:
Bobby dan DK iKON Jadi Juri The Indonesian Next Big Star Season 2, Tayang Perdana Hari Ini

Lebih lanjut, Yudo mengatakan, peringatan hari ulang tahun kemerdekaan, pada hakikatnya merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kepada para pejuang, pendiri republik, para pahlawan sejati, yang telah memberikan segala-galanya melampaui dari apa yang seharusnya diberikan.

Sebagai generasi penerus, kata Yudo, wujud penghormatan dan penghargaan yang paling mulia, yang harus diberikan mewarisi tradisi dan nilai-nilai kejuangan serta melanjutkannya untuk mengisi kemerdekaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MNC Bank Tebar Banyak Promo Semarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia

Yudo juga menginstruksikan kepada seluruh unsur pimpinan Satker di jajaran TNI, untuk senantiasa mampu membaca situasi, berikut segala kecenderungan perkembangannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gaji PNS Naik 8%, Anggaran Rp52 Triliun Disiapkan! Satu Orang Bisa Raup Rp6,3 Juta

&quot;Sehingga dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif, deteksi dini, dan cegah dini, sehingga mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyNy81L3g4bjl6NXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Markas Besar TNI AU (Mabesau) melaksanakan upacara peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia. Upacara dipimpin Asisten Logistik (Aslog) Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsda TNI M. Khairil Lubis.
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meminta segenap prajurit dan PNS TNI menjadikan peringatan Kemerdekaan Indonesia, sebagai tonggak baru untuk membangun komitmen yang lebih segar dengan memupuk karakter dan nilai-nilai luhur bangsa.

BACA JUGA:
 Paskibraka Indonesia Maju Dapat Apresiasi Jokowi Usai Bertugas Kibarkan Merah Putih

&quot;Jadikan peringatan kemerdekaan Indonesia ini menjadi tonggak baru untuk membangun komitmen dengan memupuk karakter dan nilai-nilai luhur bangsa,&quot; kata Yudo dalam amanat tertulis yang dibacakan Aslog KSAU di lapangan Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (17/8/2023).

BACA JUGA:
Bobby dan DK iKON Jadi Juri The Indonesian Next Big Star Season 2, Tayang Perdana Hari Ini

Lebih lanjut, Yudo mengatakan, peringatan hari ulang tahun kemerdekaan, pada hakikatnya merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kepada para pejuang, pendiri republik, para pahlawan sejati, yang telah memberikan segala-galanya melampaui dari apa yang seharusnya diberikan.

Sebagai generasi penerus, kata Yudo, wujud penghormatan dan penghargaan yang paling mulia, yang harus diberikan mewarisi tradisi dan nilai-nilai kejuangan serta melanjutkannya untuk mengisi kemerdekaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MNC Bank Tebar Banyak Promo Semarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia

Yudo juga menginstruksikan kepada seluruh unsur pimpinan Satker di jajaran TNI, untuk senantiasa mampu membaca situasi, berikut segala kecenderungan perkembangannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gaji PNS Naik 8%, Anggaran Rp52 Triliun Disiapkan! Satu Orang Bisa Raup Rp6,3 Juta

&quot;Sehingga dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif, deteksi dini, dan cegah dini, sehingga mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
