<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Waspada Gelombang Sangat Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia</title><description>BMKG&amp;nbsp;mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia"/><item><title>BMKG: Waspada Gelombang Sangat Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia</guid><pubDate>Kamis 17 Agustus 2023 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia-eJKoGRK9lR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/17/340/2865942/bmkg-waspada-gelombang-sangat-tinggi-di-sejumlah-perairan-indonesia-eJKoGRK9lR.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyMi81L3g4bjlzeXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 17 - 18 Agustus 2022.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Erupsi di Hari Kemerdekaan, Tinggi Letusan Capai 600 Meter&amp;nbsp;

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue - Kep. Nias - Kep. Mentawai, Laut Sawu, perairan selatan P. Flores, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Selat Sape bagian selatan, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Laut Flores bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Laut Banda bagian barat, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru dan Samudera Pasifik Utara Halmahera.

BACA JUGA:
78 Pantun Kemerdekaan 17 Agustus 2023, Bisa Dipakai saat Acara Puncak

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Nias - Kep. Mentawai, Samudera Hindia Barat Aceh - Nias Selat Sunda bagian utara, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Bali - P. Sumba, Selat Bali - Lombok, Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Bali - NTT, Selat Sumba bagian barat.Sedangkan, untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Lampung, perairan Bengkulu - P. Enggano, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Rekomendasi Transfer Fantasy Premier League Gameweek 2

&quot;Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,&quot; demikian keterangan BMKG, Kamis (17/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wabah Penyakit Tewaskan Ribuan Prajurit Belanda saat Perang Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

&quot;Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMyMi81L3g4bjlzeXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 17 - 18 Agustus 2022.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Erupsi di Hari Kemerdekaan, Tinggi Letusan Capai 600 Meter&amp;nbsp;

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue - Kep. Nias - Kep. Mentawai, Laut Sawu, perairan selatan P. Flores, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Selat Sape bagian selatan, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Laut Flores bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Laut Banda bagian barat, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru dan Samudera Pasifik Utara Halmahera.

BACA JUGA:
78 Pantun Kemerdekaan 17 Agustus 2023, Bisa Dipakai saat Acara Puncak

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Nias - Kep. Mentawai, Samudera Hindia Barat Aceh - Nias Selat Sunda bagian utara, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Bali - P. Sumba, Selat Bali - Lombok, Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Bali - NTT, Selat Sumba bagian barat.Sedangkan, untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Lampung, perairan Bengkulu - P. Enggano, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Rekomendasi Transfer Fantasy Premier League Gameweek 2

&quot;Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,&quot; demikian keterangan BMKG, Kamis (17/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wabah Penyakit Tewaskan Ribuan Prajurit Belanda saat Perang Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

&quot;Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
