<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 4 Fakta Gempa M5 di Muara Binuangeun Banten, Getarkan Jakarta hingga Bandung   </title><description>Gempa berkekuatan M5,7 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Banten, pada Kamis (17/8/2023), pada pukul 11.28 WIB.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/18/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/18/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung"/><item><title> 4 Fakta Gempa M5 di Muara Binuangeun Banten, Getarkan Jakarta hingga Bandung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/18/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/18/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung-atBp27DDeX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/17/337/2866350/4-fakta-gempa-m5-di-muara-binuangeun-banten-getarkan-jakarta-hingga-bandung-atBp27DDeX.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>
GEMPA berkekuatan M5,7 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Banten, pada Kamis (17/8/2023), pada pukul 11.28 WIB. Informasi gempa bumi disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG melaporkan, lokasi gempa di 7.61 LS, 105.48 BT atau 96 Km Muara Binuangeun, Banten. Adapun gempa tersebut berkedalaman 53 Km. Berikut sejumlah faktanya:

1. Tak Berpotensi Tsunami
&amp;nbsp;
Badan Meteorologi Klimatologi dari Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berlangsung sekira pukul 11:28 WIB. BMKG memastikan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA:
Gempa M5,2 Guncang Nagan Raya Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG mengingatkan bahwa informasi gempa ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

2. Gempa Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
&amp;nbsp;
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,9 yang berpusat di Muara Binuangeun Banten akibat deformasi batuan lempeng Indo-Australia.

BACA JUGA:
Perbarui Kekuatan Gempa Banten Menjadi M5,7, Ini Analisis BMKG

&amp;ldquo;Akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Indo-Australia (intraslab) yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Kamis (17/8/2023).

3. Gempa Dirasakan hingga Jakarta dan Bandung
&amp;nbsp;


Sejumlah masyarakat di Jakarta mengaku merasakan guncangan gempa. Sementara itu, BMKG melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di antaranya dengan skala MMI (II-III) di Bandung, II di Cikembar, dan II di Bogor.



Lebih lanjut, BMKG mengungkapkan gempa ini berada di kedalaman 53 km. Pusat gempa berada di 96 km Barat Daya Muara Binuangeun pada koordinat 7.61 Lintang Selatan &amp;ndash; 105.48 Bujur Timur.



4. Kekuatan Gempa Dimutakhirkan Menjadi M5,7
&amp;nbsp;


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan kekuatan gempa Muara Binuangeun Banten, dari M5,9 menjadi M5,7. Gempa tersebut dirasakan hingga Jakarta. Sejumlah masyarakat di Jakarta mengaku merasakan guncangan gempa.



Sementara itu, BMKG melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di antaranya dengan skala MMI (II-III) di Bandung, II di Cikembar, dan II di Bogor.</description><content:encoded>
GEMPA berkekuatan M5,7 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Banten, pada Kamis (17/8/2023), pada pukul 11.28 WIB. Informasi gempa bumi disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG melaporkan, lokasi gempa di 7.61 LS, 105.48 BT atau 96 Km Muara Binuangeun, Banten. Adapun gempa tersebut berkedalaman 53 Km. Berikut sejumlah faktanya:

1. Tak Berpotensi Tsunami
&amp;nbsp;
Badan Meteorologi Klimatologi dari Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berlangsung sekira pukul 11:28 WIB. BMKG memastikan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA:
Gempa M5,2 Guncang Nagan Raya Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG mengingatkan bahwa informasi gempa ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

2. Gempa Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
&amp;nbsp;
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,9 yang berpusat di Muara Binuangeun Banten akibat deformasi batuan lempeng Indo-Australia.

BACA JUGA:
Perbarui Kekuatan Gempa Banten Menjadi M5,7, Ini Analisis BMKG

&amp;ldquo;Akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Indo-Australia (intraslab) yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Kamis (17/8/2023).

3. Gempa Dirasakan hingga Jakarta dan Bandung
&amp;nbsp;


Sejumlah masyarakat di Jakarta mengaku merasakan guncangan gempa. Sementara itu, BMKG melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di antaranya dengan skala MMI (II-III) di Bandung, II di Cikembar, dan II di Bogor.



Lebih lanjut, BMKG mengungkapkan gempa ini berada di kedalaman 53 km. Pusat gempa berada di 96 km Barat Daya Muara Binuangeun pada koordinat 7.61 Lintang Selatan &amp;ndash; 105.48 Bujur Timur.



4. Kekuatan Gempa Dimutakhirkan Menjadi M5,7
&amp;nbsp;


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan kekuatan gempa Muara Binuangeun Banten, dari M5,9 menjadi M5,7. Gempa tersebut dirasakan hingga Jakarta. Sejumlah masyarakat di Jakarta mengaku merasakan guncangan gempa.



Sementara itu, BMKG melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di antaranya dengan skala MMI (II-III) di Bandung, II di Cikembar, dan II di Bogor.</content:encoded></item></channel></rss>
