<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remisi Kemerdekaan, 4 Napi Koruptor Langsung Hirup Udara Bebas   </title><description>Mereka bebas lantaran mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas"/><item><title>Remisi Kemerdekaan, 4 Napi Koruptor Langsung Hirup Udara Bebas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas-qCOusaVLHR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 napi koruptor mendapat remisi dan langsung bebas bersyarat. (Foto: Ilustrasi/Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/525/2866888/remisi-kemerdekaan-4-napi-koruptor-langsung-hirup-udara-bebas-qCOusaVLHR.jpg</image><title>4 napi koruptor mendapat remisi dan langsung bebas bersyarat. (Foto: Ilustrasi/Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3Mi81L3g4bmJmOGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Empat narapidana kasus korupsi dikabarkan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin per hari ini, Jumat (18/8/2023). Mereka bebas lantaran mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan.

Adapun keempat narapidana tersebut adalah Nurdin Abdullah, Yul Dirga, Yoman dan Sudarso. &quot;Jadi, karena mendapat remisi 17 Agustus, Surat Keputusan (SK)-nya direvisi. Jadi pulang (bebas bersyarat) hari ini 18 Agustus 2023,&quot; ujar Kalapas Sukamiskin, Kunrat Kasmiri, Jumat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rutan Kelas 1 Depok Berikan Remisi ke 637 Napi saat HUT RI, Lima Langsung Bebas

Meski bebas, lanjut Kunrat, mereka masih dikenakan wajib lapor ke Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung hingga dinyatakan bebas murni. Wajib lapor ini dilakukan selama setahun ke depan.

&quot;Intinya mereka masih menjalani wajib lapor dan ada penambahan satu tahun untuk masa percobaannya. Dia harus lebih baik selama satu tahun ke depan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

20.163 Napi di Sumut Terima Remisi HUT ke-78 RI, 554 Bebas

Sekadar informasi, Nurdin Abdullah yang merupakan mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu divonis lima tahun penjara dan denda Rp500 juta terkait kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur.
Kemudian, Yul Dirga, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) Jakarta 3, terjerat kasus suap terkait dengan pemeriksaan restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahun 2015 dan 2016.



Sudarso, General Manager PT Adimulia Agrolestari yang terjerat kasus suap Bupati Kuantan Singingi dalam izin perpanjangan HGU kebun sawit dan Nyoman Damantra, mantan politikus dari PDIP yang menerima uang Rp3,5 miliar dari Direktur PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung dalam proyek Impor Produk Hortikultura (RIPH).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3Mi81L3g4bmJmOGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Empat narapidana kasus korupsi dikabarkan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin per hari ini, Jumat (18/8/2023). Mereka bebas lantaran mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan.

Adapun keempat narapidana tersebut adalah Nurdin Abdullah, Yul Dirga, Yoman dan Sudarso. &quot;Jadi, karena mendapat remisi 17 Agustus, Surat Keputusan (SK)-nya direvisi. Jadi pulang (bebas bersyarat) hari ini 18 Agustus 2023,&quot; ujar Kalapas Sukamiskin, Kunrat Kasmiri, Jumat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rutan Kelas 1 Depok Berikan Remisi ke 637 Napi saat HUT RI, Lima Langsung Bebas

Meski bebas, lanjut Kunrat, mereka masih dikenakan wajib lapor ke Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung hingga dinyatakan bebas murni. Wajib lapor ini dilakukan selama setahun ke depan.

&quot;Intinya mereka masih menjalani wajib lapor dan ada penambahan satu tahun untuk masa percobaannya. Dia harus lebih baik selama satu tahun ke depan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

20.163 Napi di Sumut Terima Remisi HUT ke-78 RI, 554 Bebas

Sekadar informasi, Nurdin Abdullah yang merupakan mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu divonis lima tahun penjara dan denda Rp500 juta terkait kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur.
Kemudian, Yul Dirga, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) Jakarta 3, terjerat kasus suap terkait dengan pemeriksaan restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahun 2015 dan 2016.



Sudarso, General Manager PT Adimulia Agrolestari yang terjerat kasus suap Bupati Kuantan Singingi dalam izin perpanjangan HGU kebun sawit dan Nyoman Damantra, mantan politikus dari PDIP yang menerima uang Rp3,5 miliar dari Direktur PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung dalam proyek Impor Produk Hortikultura (RIPH).

</content:encoded></item></channel></rss>
