<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: 13 Tahun ke Depan Jadi Penentu Kemajuan Indonesia</title><description>Dia menilai Presiden berikutnya sangat menentukan kemajuan Indonesia sebagai negara maju atau tidak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia"/><item><title>Jokowi: 13 Tahun ke Depan Jadi Penentu Kemajuan Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 19 Agustus 2023 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia-amULCURIZd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/19/337/2867429/jokowi-13-tahun-ke-depan-jadi-penentu-kemajuan-indonesia-amULCURIZd.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan target Indonesia masuk dalam lima besar negara maju akan sangat bergantung pada kepemimpinan selanjutnya.
Dia menilai Presiden berikutnya sangat menentukan kemajuan Indonesia sebagai negara maju atau tidak.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan dan Rakernas DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (19/8/2023).
&quot;Bisa kita menjadi masuk dalam lima besar ekonomi terkuat dunia. Bisa masuk, tapi tantangannya tidak mudah. Dan itu berkali-kali saya sampaikan. Itu, peluangnya hanya berada dalam kurun waktu 13 tahun ke depan,&quot; ujar Jokowi dikutip dari akun media sosial YouTube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:
Gibran Pasang Stiker dan Ajak Warga Dukung Ganjar, PDIP: Serentak Secara Nasional

Sehingga, kata Jokowi, pemimpin Indonesia ke depan ini sangat menentukan apakah Indonesia bisa melompat menjadi negara maju atau tidak.

BACA JUGA:
Link Live Streaming Timnas Thailand U-23 vs Timnas Brunei U-23 di Piala AFF U-23 2023

Kepala Negara mengingatkan bahwa Pemilu 2024, Pemilu 2029,  hingga Pemilu 2034 akan menentukan nasib Indonesia apakah bisa menjadi negara maju atau tidak.
&quot;Kepemimpinan nasional di tahun 2024, kepemimpinan nasional di 2029, kepemimpinan nasional di 2034, itu sangat menentukan sekali negara ini terjebak dalam jebakan negara berpendapatan menengah atau bisa menjadi negara maju,&quot; kata Jokowi.Mantan Walikota Solo tersebut mengaku sering menyampaikan soal pengaruh kepemimpinan nasional akan menentukan arah bangsa Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Status Darurat Kebakaran Hutan Kanada, Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban

&quot;Kepemimpinan di 2024, 2029, dan 2034 sangat menentukan sekali. Sudah puluhan kali saya sampaikan dan saya ingatkan,&quot; ucap Jokowi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antusias Disambangi Bacaleg Perindo, Warga Johar Baru Berharap Aspirasinya Ditangani

Dalam kesempatan tersebut Jokowi juga memberikan teka-teki yang sempat disampaikan saat kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
&quot;Kembali lagi, jauh di mata dekat di hati. Silakan,&quot; ucap Jokowi mempersilakan mahasiswa dan mahasiswi terpilih untuk menjawab. Namun mereka yang maju belum dapat menjawab pernyataan Jokowi.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan target Indonesia masuk dalam lima besar negara maju akan sangat bergantung pada kepemimpinan selanjutnya.
Dia menilai Presiden berikutnya sangat menentukan kemajuan Indonesia sebagai negara maju atau tidak.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan dan Rakernas DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (19/8/2023).
&quot;Bisa kita menjadi masuk dalam lima besar ekonomi terkuat dunia. Bisa masuk, tapi tantangannya tidak mudah. Dan itu berkali-kali saya sampaikan. Itu, peluangnya hanya berada dalam kurun waktu 13 tahun ke depan,&quot; ujar Jokowi dikutip dari akun media sosial YouTube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:
Gibran Pasang Stiker dan Ajak Warga Dukung Ganjar, PDIP: Serentak Secara Nasional

Sehingga, kata Jokowi, pemimpin Indonesia ke depan ini sangat menentukan apakah Indonesia bisa melompat menjadi negara maju atau tidak.

BACA JUGA:
Link Live Streaming Timnas Thailand U-23 vs Timnas Brunei U-23 di Piala AFF U-23 2023

Kepala Negara mengingatkan bahwa Pemilu 2024, Pemilu 2029,  hingga Pemilu 2034 akan menentukan nasib Indonesia apakah bisa menjadi negara maju atau tidak.
&quot;Kepemimpinan nasional di tahun 2024, kepemimpinan nasional di 2029, kepemimpinan nasional di 2034, itu sangat menentukan sekali negara ini terjebak dalam jebakan negara berpendapatan menengah atau bisa menjadi negara maju,&quot; kata Jokowi.Mantan Walikota Solo tersebut mengaku sering menyampaikan soal pengaruh kepemimpinan nasional akan menentukan arah bangsa Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Status Darurat Kebakaran Hutan Kanada, Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban

&quot;Kepemimpinan di 2024, 2029, dan 2034 sangat menentukan sekali. Sudah puluhan kali saya sampaikan dan saya ingatkan,&quot; ucap Jokowi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antusias Disambangi Bacaleg Perindo, Warga Johar Baru Berharap Aspirasinya Ditangani

Dalam kesempatan tersebut Jokowi juga memberikan teka-teki yang sempat disampaikan saat kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
&quot;Kembali lagi, jauh di mata dekat di hati. Silakan,&quot; ucap Jokowi mempersilakan mahasiswa dan mahasiswi terpilih untuk menjawab. Namun mereka yang maju belum dapat menjawab pernyataan Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
