<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 WN China Diamankan di Bandara Jambi Tidak Berhubungan dengan Penjual Obat Palsu</title><description>WN China yang diamankan di Bandara Sultan Thaha Jambi tidak ada hubungannya dengan WN Cina yang diduga menjual obat herbal palsu</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu"/><item><title>4 WN China Diamankan di Bandara Jambi Tidak Berhubungan dengan Penjual Obat Palsu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu</guid><pubDate>Sabtu 19 Agustus 2023 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu-Oi6KouzDgh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN China yang diamankan bandara Jambi tidak berkaitan dengan penjual obal palsu (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/19/340/2867214/4-wn-china-diamankan-di-bandara-jambi-tidak-berhubungan-dengan-penjual-obat-palsu-Oi6KouzDgh.jpg</image><title>WN China yang diamankan bandara Jambi tidak berkaitan dengan penjual obal palsu (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNS8xLzE2OTI2OC81L3g4bjgwYzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAMBI - Kantor Imigrasi Jambi memastikan Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diamankan di Bandara Sultan Thaha Jambi tidak ada hubungannya dengan WN Cina yang diduga menjual obat herbal palsu di kawasan Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi beberapa hari lalu.

&quot;WNA asal Cina yang ditangkap warga di Sungaibahar tidak ada hubungannya dengan WN Cina yang diamankan Avsec Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat pagi kemarin,&quot; ungkap Kasubsi Penindakan Imigrasi Jambi, Mangampu Siregar, Sabtu (19/8/2023).


BACA JUGA:
Oknum Imigrasi Permudah Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal di Loket Pemeriksaan


Menurutnya, rencananya dia akan di deportasi. &quot;WNA yang diamankan warga Sungaibahar hari ini akan di deportasi. Ini tidak ada hubungan dengan WNA yang diamankan pihak bandara,&quot; tegasnya.

Dia menambahkan, dari keterangan yang diperoleh WNA Cina yang diamankan pihak Bandara Sultan Thaha Jambi hanya bertujuan traveling ke Jambi.


BACA JUGA:
Ditjen Imigrasi Ungkap Pemalsuan Cap Keimigrasian untuk Selundupkan Manusia ke AS


Namun, pada saat ke Jakarta menggunakan pesawat udara,mereka tidak bisa menunjukan pasport resmi.

&quot;Keempat WNA tersebut beralasan paspor mereka sedang proses perpanjangan di Jakarta,&quot; tutur Mangampu.

Sebelumnya, seorang WN Cina terpaksa diamankan warga Sungaibahar, Unit I, Kabupaten Muarojambi, Jambi.Pasalnya, pria tersebut diduga menjual obat herbal palsu tanpa ijin edar BPOM RI. Ironisnya, ada warga setempat yang meninggal dunia diduga usai mengkonsumsi obat herbal tersebut.

Usai menghubungi pihak berwajib, pelaku langsung dibawa ke Kantor Wilayah Imigrasi Jambi.

Menurut warga, terbongkarnya kasus ini setelah viral dari grup WhatsApp ada orang yang diduga melakukan penipuan.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNS8xLzE2OTI2OC81L3g4bjgwYzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAMBI - Kantor Imigrasi Jambi memastikan Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diamankan di Bandara Sultan Thaha Jambi tidak ada hubungannya dengan WN Cina yang diduga menjual obat herbal palsu di kawasan Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi beberapa hari lalu.

&quot;WNA asal Cina yang ditangkap warga di Sungaibahar tidak ada hubungannya dengan WN Cina yang diamankan Avsec Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat pagi kemarin,&quot; ungkap Kasubsi Penindakan Imigrasi Jambi, Mangampu Siregar, Sabtu (19/8/2023).


BACA JUGA:
Oknum Imigrasi Permudah Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal di Loket Pemeriksaan


Menurutnya, rencananya dia akan di deportasi. &quot;WNA yang diamankan warga Sungaibahar hari ini akan di deportasi. Ini tidak ada hubungan dengan WNA yang diamankan pihak bandara,&quot; tegasnya.

Dia menambahkan, dari keterangan yang diperoleh WNA Cina yang diamankan pihak Bandara Sultan Thaha Jambi hanya bertujuan traveling ke Jambi.


BACA JUGA:
Ditjen Imigrasi Ungkap Pemalsuan Cap Keimigrasian untuk Selundupkan Manusia ke AS


Namun, pada saat ke Jakarta menggunakan pesawat udara,mereka tidak bisa menunjukan pasport resmi.

&quot;Keempat WNA tersebut beralasan paspor mereka sedang proses perpanjangan di Jakarta,&quot; tutur Mangampu.

Sebelumnya, seorang WN Cina terpaksa diamankan warga Sungaibahar, Unit I, Kabupaten Muarojambi, Jambi.Pasalnya, pria tersebut diduga menjual obat herbal palsu tanpa ijin edar BPOM RI. Ironisnya, ada warga setempat yang meninggal dunia diduga usai mengkonsumsi obat herbal tersebut.

Usai menghubungi pihak berwajib, pelaku langsung dibawa ke Kantor Wilayah Imigrasi Jambi.

Menurut warga, terbongkarnya kasus ini setelah viral dari grup WhatsApp ada orang yang diduga melakukan penipuan.</content:encoded></item></channel></rss>
