<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Somalia Umumkan Larangan Penggunaan TikTok dan Telegram</title><description>TikTok dianggap berdampak negatif bagi generasi muda Somalia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram"/><item><title>Somalia Umumkan Larangan Penggunaan TikTok dan Telegram</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Serli Utari Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram-PROSSq6WZT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/18/2868353/somalia-umumkan-larangan-penggunaan-tiktok-dan-telegram-PROSSq6WZT.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOGADISHU - Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia pada Minggu, (21/8/2023) memutuskan untuk melarang penggunaan platform media sosial TikTok, Telegram, dan platform taruhan online 1XBET.

BACA JUGA:
6 Dominasi China Atas Amerika Didapat yang Diperoleh dalam Waktu Singkat, Ada Tiktok

Larangan itu diumumkan Menteri Komunikasi dan Teknologi Jama Hassan Khalif setelah rapat yang digelar pemerintah menekankan dampak negatif platform-platform tersebut bagi kehidupan generasi muda di Somalia. Menurut pemerintah, adanya larangan itu merupakan respon atas adanya dampak negatif tersebut.
Khalif menyatakan Somalia menggunakan larangan kontroversial bertujuan untuk &amp;ldquo;melindungi perilaku moral komunitas Somalia saat menggunakan alat komunikasi internet&amp;rdquo;, demikian dilansir Bernama.

BACA JUGA:
Ledakan Bom Mobil Somalia Tewaskan 35 Orang, Termasuk 9 Orang dalam 1 Keluarga

TikTok, yang terkenal dengan bentuk konten-konten berupa video pendek, mendapat kritik dari pemerintah Somalia karena dianggap bisa mempengaruhi cara berpikir seseorang menjadi negatif.

Telegram, merupakan aplikasi pesan instan yang banyak digunakan untuk chat pribadi dan grup, aplikasi ini juga menjadi masalah terhadap keamanan di Afrika karena bisa disalahgunakan untuk aktivitas terlarang.
Sementara itu, 1XBET juga menjadi masalah karena dapat menambah jumlah judi di kalangan pemuda.
Aksesibilitas platform yang mudah telah menyebabkan tingginya jumlah pengguna bagi anak muda, itu juga dapat meningkatkan rasa khawatir tentang potensi pengaruh negatif.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOGADISHU - Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia pada Minggu, (21/8/2023) memutuskan untuk melarang penggunaan platform media sosial TikTok, Telegram, dan platform taruhan online 1XBET.

BACA JUGA:
6 Dominasi China Atas Amerika Didapat yang Diperoleh dalam Waktu Singkat, Ada Tiktok

Larangan itu diumumkan Menteri Komunikasi dan Teknologi Jama Hassan Khalif setelah rapat yang digelar pemerintah menekankan dampak negatif platform-platform tersebut bagi kehidupan generasi muda di Somalia. Menurut pemerintah, adanya larangan itu merupakan respon atas adanya dampak negatif tersebut.
Khalif menyatakan Somalia menggunakan larangan kontroversial bertujuan untuk &amp;ldquo;melindungi perilaku moral komunitas Somalia saat menggunakan alat komunikasi internet&amp;rdquo;, demikian dilansir Bernama.

BACA JUGA:
Ledakan Bom Mobil Somalia Tewaskan 35 Orang, Termasuk 9 Orang dalam 1 Keluarga

TikTok, yang terkenal dengan bentuk konten-konten berupa video pendek, mendapat kritik dari pemerintah Somalia karena dianggap bisa mempengaruhi cara berpikir seseorang menjadi negatif.

Telegram, merupakan aplikasi pesan instan yang banyak digunakan untuk chat pribadi dan grup, aplikasi ini juga menjadi masalah terhadap keamanan di Afrika karena bisa disalahgunakan untuk aktivitas terlarang.
Sementara itu, 1XBET juga menjadi masalah karena dapat menambah jumlah judi di kalangan pemuda.
Aksesibilitas platform yang mudah telah menyebabkan tingginya jumlah pengguna bagi anak muda, itu juga dapat meningkatkan rasa khawatir tentang potensi pengaruh negatif.</content:encoded></item></channel></rss>
