<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Tentara AS Ditangkap Setelah Penusukan di Pasar Malam Tewaskan Seorang Pria</title><description>Insiden itu berawal dari perkelahian antara korban dengan pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria"/><item><title>2 Tentara AS Ditangkap Setelah Penusukan di Pasar Malam Tewaskan Seorang Pria</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria-RH35TQBUhV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/18/2868372/2-tentara-as-ditangkap-setelah-penusukan-di-pasar-malam-tewaskan-seorang-pria-RH35TQBUhV.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkzNi81L3g4a3Jjemw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WITTLICH - Dua tentara Amerika Serikat (AS) telah ditangkap di Jerman atas kematian seorang pemuda di pasar malam di bagian barat negara itu, menurut polisi Jerman.
&quot;Menyusul pembunuhan seorang pria berusia 28 tahun, dua tersangka ditangkap ... Mereka adalah prajurit Amerika,&quot; kata polisi di kota barat Treves dalam sebuah pernyataan pada Minggu, (20/8/2023).

BACA JUGA:
Misteri Penusukan Brutal Mudjima, Mimpi Buruk Bagi Banyak Warga Korsel

Kematian terjadi ketika pertengkaran terjadi antara beberapa orang di pasar malam Saubrenner di kota kecil Wittlich, di Negara Bagian Rhineland-Palatinate antara Treves dan Koblenz, pada Sabtu, (19/8/2023) malam.
Selama perkelahian, korban &quot;ditikam sampai mati&quot; dan &quot;empat orang, dua pria dan dua wanita, melarikan diri dari TKP&quot;, kata polisi, mengutip saksi, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

BACA JUGA:
Serangan Penembakan dan Penusukan Langka di Jepang Tewaskan 4 Orang, Pelaku Ditangkap

Dua anggota kelompok yang melarikan diri, berusia 25 dan 26 tahun, dengan cepat diidentifikasi oleh polisi sebelum diserahkan kepada pihak berwenang AS, yang akan menangani kasus tersebut &quot;sesuai dengan undang-undang NATO&quot;, tambah polisi.

&amp;ldquo;Kami belum pernah mengalami hal seperti ini di sini,&amp;rdquo; kata Walikota Wittlich Joachim Rodenkirch saat ditanya pers setempat.
Kolonel Kevin Crofton dari Pangkalan Udara AS Spangdahlem berbicara tentang &quot;tragedi yang tidak dapat ditolerir dan dihindari dalam komunitas damai kami&quot;, menurut outlet media lokal SWR. Dia berterima kasih kepada polisi setempat dan kota Wittlich atas &quot;kemitraan dan kesabaran mereka selama penyelidikan berlangsung,&quot; lapor SWR.
Amerika Serikat telah menempatkan pasukan di Jerman sejak Perang Dunia II, tetapi jumlah mereka menurun sejak jatuhnya Tembok Berlin dari sekira 200.000 tentara pada 1990 menjadi 34.500 saat ini.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkzNi81L3g4a3Jjemw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WITTLICH - Dua tentara Amerika Serikat (AS) telah ditangkap di Jerman atas kematian seorang pemuda di pasar malam di bagian barat negara itu, menurut polisi Jerman.
&quot;Menyusul pembunuhan seorang pria berusia 28 tahun, dua tersangka ditangkap ... Mereka adalah prajurit Amerika,&quot; kata polisi di kota barat Treves dalam sebuah pernyataan pada Minggu, (20/8/2023).

BACA JUGA:
Misteri Penusukan Brutal Mudjima, Mimpi Buruk Bagi Banyak Warga Korsel

Kematian terjadi ketika pertengkaran terjadi antara beberapa orang di pasar malam Saubrenner di kota kecil Wittlich, di Negara Bagian Rhineland-Palatinate antara Treves dan Koblenz, pada Sabtu, (19/8/2023) malam.
Selama perkelahian, korban &quot;ditikam sampai mati&quot; dan &quot;empat orang, dua pria dan dua wanita, melarikan diri dari TKP&quot;, kata polisi, mengutip saksi, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

BACA JUGA:
Serangan Penembakan dan Penusukan Langka di Jepang Tewaskan 4 Orang, Pelaku Ditangkap

Dua anggota kelompok yang melarikan diri, berusia 25 dan 26 tahun, dengan cepat diidentifikasi oleh polisi sebelum diserahkan kepada pihak berwenang AS, yang akan menangani kasus tersebut &quot;sesuai dengan undang-undang NATO&quot;, tambah polisi.

&amp;ldquo;Kami belum pernah mengalami hal seperti ini di sini,&amp;rdquo; kata Walikota Wittlich Joachim Rodenkirch saat ditanya pers setempat.
Kolonel Kevin Crofton dari Pangkalan Udara AS Spangdahlem berbicara tentang &quot;tragedi yang tidak dapat ditolerir dan dihindari dalam komunitas damai kami&quot;, menurut outlet media lokal SWR. Dia berterima kasih kepada polisi setempat dan kota Wittlich atas &quot;kemitraan dan kesabaran mereka selama penyelidikan berlangsung,&quot; lapor SWR.
Amerika Serikat telah menempatkan pasukan di Jerman sejak Perang Dunia II, tetapi jumlah mereka menurun sejak jatuhnya Tembok Berlin dari sekira 200.000 tentara pada 1990 menjadi 34.500 saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
