<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Yogya-Wonosari Diberlakukan Sistem Buka Tutup hingga Oktober</title><description>Sistem buka tutup ini bakal mereka berlakukan hingga bulan Oktober 2023.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober"/><item><title>Jalan Yogya-Wonosari Diberlakukan Sistem Buka Tutup hingga Oktober</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober-8BITKScW3P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Yogya-Wonosari diberlakukan sistem buka tutup (Foto: Erfan Erlin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/510/2868153/jalan-yogya-wonosari-diberlakukan-sistem-buka-tutup-hingga-oktober-8BITKScW3P.jpg</image><title>Jalan Yogya-Wonosari diberlakukan sistem buka tutup (Foto: Erfan Erlin)</title></images><description>YOGYAKARTA - Sistem buka tutup kembali diberlakukan di jalan Yogya-Wonosari. Hal ini menyusul adanya perbaikan kembali di jalan ini tepatnya di pintu masuk Gunungkidul. Rekayasa tersebut dilakukan mulai hari ini, Senin (21/8/2023).
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Satya Dhira Anggoro mengatakan, mulai Senin ini, jajaran Satlantas Polres Gunungkidul menerapkan sistem buka tutup arus kendaraan di jalan Yogya-Wonosari. Sistem buka tutup ini bakal mereka berlakukan hingga bulan Oktober 2023.
&quot;Sekira 55 hari nanti sistem buka tutup bakal kami lakukan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Diduga Keracunan Makanan saat Ospek, Puluhan Mahasiswa UPN Yogyakarta Dilarikan ke RS

Dia menjelaskan, rekayasa dilakukan karena adanya perbaikan di jalan nasional tersebut. Perbaikan dilakukan di perbatasan Patuk dengan Kabupaten Bantul. Sebenarnya perbaikan di ruas tersebut sudah dilaksanakan.
Dia mengatakan, rekayasa tersebut hanya mereka lakukan di ruas pintu masuk Gunungkidul. Rekayasa buka tutup sementara ini dilakukan pada jam-jam sibuk. Sebab, pihak kontraktor juga masih fokus membangun talud longsor di Jalan Yogya-Wonosari wilayah Piyungan, Bantul.
&quot;Setelah pembangunan talud selesai, proyek akan difokuskan di Jalan Yogya-Wonosari titik perbatasan Patuk,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Srikandi Ganjar Berikan Kegiatan Positif untuk Milenial di Yogyakarta

Menurut Satya, rekayasa selama 24 jam baru nantinya bisa diterapkan di sana. Namun, saat ini pihaknya meminta agar tidak dilakukan 24 jam terlebih dahulu. Hal tersebut berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait.Dia menambahkan, karena sistem buka tutup ini, dia menghimbau agar pengendara motor dan mobil pribadi melewati jalur alternatif Nglanggeran-Sambitu. Sedangkan kendaraan besar seperti truk hingga bus wisata tetap lewat jalur utama.
&quot;Rekayasa ini diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2023 mendatang,&quot; ujarnya.
Untuk mengamankan rekayasa ini, Satlantas Polres Gunungkidul menerjunkan personel. Dan personel akan mereka tambah jika kepadatannya meningkat. Pihaknya pun juga tengah menyiapkan skema untuk mengantisipasi kepadatan saat akhir pekan. Termasuk menyiapkan jalur-jalur alternatif lainnya.

BACA JUGA:
Waspada! Gelombang di Perairan Yogyakarta Capai 6 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko menyebut perbaikan di Jalan Yogya-Wonosari di perbatasan Patuk dilakukan terutama di Tikungan Ngembes. Adapun titik tersebut kerap mengalami kerusakan berkali-kali terjadi meski sudah diperbaiki.
&quot;Kami berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY untuk perbaikan jalan tersebut,&quot; kata Irawan beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Sistem buka tutup kembali diberlakukan di jalan Yogya-Wonosari. Hal ini menyusul adanya perbaikan kembali di jalan ini tepatnya di pintu masuk Gunungkidul. Rekayasa tersebut dilakukan mulai hari ini, Senin (21/8/2023).
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Satya Dhira Anggoro mengatakan, mulai Senin ini, jajaran Satlantas Polres Gunungkidul menerapkan sistem buka tutup arus kendaraan di jalan Yogya-Wonosari. Sistem buka tutup ini bakal mereka berlakukan hingga bulan Oktober 2023.
&quot;Sekira 55 hari nanti sistem buka tutup bakal kami lakukan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Diduga Keracunan Makanan saat Ospek, Puluhan Mahasiswa UPN Yogyakarta Dilarikan ke RS

Dia menjelaskan, rekayasa dilakukan karena adanya perbaikan di jalan nasional tersebut. Perbaikan dilakukan di perbatasan Patuk dengan Kabupaten Bantul. Sebenarnya perbaikan di ruas tersebut sudah dilaksanakan.
Dia mengatakan, rekayasa tersebut hanya mereka lakukan di ruas pintu masuk Gunungkidul. Rekayasa buka tutup sementara ini dilakukan pada jam-jam sibuk. Sebab, pihak kontraktor juga masih fokus membangun talud longsor di Jalan Yogya-Wonosari wilayah Piyungan, Bantul.
&quot;Setelah pembangunan talud selesai, proyek akan difokuskan di Jalan Yogya-Wonosari titik perbatasan Patuk,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Srikandi Ganjar Berikan Kegiatan Positif untuk Milenial di Yogyakarta

Menurut Satya, rekayasa selama 24 jam baru nantinya bisa diterapkan di sana. Namun, saat ini pihaknya meminta agar tidak dilakukan 24 jam terlebih dahulu. Hal tersebut berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait.Dia menambahkan, karena sistem buka tutup ini, dia menghimbau agar pengendara motor dan mobil pribadi melewati jalur alternatif Nglanggeran-Sambitu. Sedangkan kendaraan besar seperti truk hingga bus wisata tetap lewat jalur utama.
&quot;Rekayasa ini diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2023 mendatang,&quot; ujarnya.
Untuk mengamankan rekayasa ini, Satlantas Polres Gunungkidul menerjunkan personel. Dan personel akan mereka tambah jika kepadatannya meningkat. Pihaknya pun juga tengah menyiapkan skema untuk mengantisipasi kepadatan saat akhir pekan. Termasuk menyiapkan jalur-jalur alternatif lainnya.

BACA JUGA:
Waspada! Gelombang di Perairan Yogyakarta Capai 6 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko menyebut perbaikan di Jalan Yogya-Wonosari di perbatasan Patuk dilakukan terutama di Tikungan Ngembes. Adapun titik tersebut kerap mengalami kerusakan berkali-kali terjadi meski sudah diperbaiki.
&quot;Kami berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY untuk perbaikan jalan tersebut,&quot; kata Irawan beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
