<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Ajak Semua Pihak Cari Solusi Cegah Kekerasan di Pesantren  </title><description>Bukan hanya kekerasan seksual, tapi kekerasan dalam bentuk apapun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren"/><item><title>Ridwan Kamil Ajak Semua Pihak Cari Solusi Cegah Kekerasan di Pesantren  </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren-Ox5oDUcBUy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil mendukung komitmen MUI cegah kekerasan di pesantren. (Foto: Ade Suhardi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/525/2868514/ridwan-kamil-ajak-semua-pihak-cari-solusi-cegah-kekerasan-di-pesantren-Ox5oDUcBUy.jpg</image><title>Ridwan Kamil mendukung komitmen MUI cegah kekerasan di pesantren. (Foto: Ade Suhardi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak semua pihak untuk mencegah kekerasan terjadi di pondok pesantren. Bukan hanya kekerasan seksual, tapi kekerasan dalam bentuk apapun.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri acara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Roadshow Pondok Pesantren, di Ponpes Mahasina Darul Qur&amp;rsquo;an Wal Hadis, di Jalan Masjid Raya, Kota Bekasi pada Minggu (20/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ridwan Kamil Dukung Penuh Komitmen MUI Cegah Kekerasan di Pesantren&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Ridwan Kamil menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung komitmen dari MUI untuk mencegah adanya kekerasan di pondok pesantren. Komitmen MUI tersebut akan dibacakan di seluruh pondok pesantren di Jawa Barat.

&amp;ldquo;Komitmen hari ini sangat penting yang akan dibacakan oleh seluruh di wilayah Jawa Barat dimulai di Kota Bekasi. Saya ucapkan terima kasih, MUI Pusat luar biasa,&amp;rdquo; ujar Ridwan Kamil, Minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmikan Situ Bagendit, Ridwan Kamil Ungkap Kenangan Masa Kecil saat Bersama Ayahnya

Kang Emil juga mengajak semua pihak untuk saling menguatkan dan mencari solusi secara bersama-sama agar jangan sampai kasus kekerasan di pondok pesantren terulang lagi.

&amp;ldquo;Bukan hanya kekerasan seksual, melaikan kekerasan dalam bentuk apapun. Sesuai syariat dan perundang-undangan harus ditertibkan,&amp;rdquo; tegasnya.Kang Emil juga menyampaikan, bila kasus kekerasan di pondok pesantren tidak ditertibkan, maka bisa berakibat hilangnya kepercayaan dari para orang tua menitipkan anaknya di pondok pesantren.



&amp;ldquo;Jangan sampai satu kasus (kekerasan) melunturkan para orang tua untuk menitipkan anaknya di pondok pesantren,&amp;rdquo; jelasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak semua pihak untuk mencegah kekerasan terjadi di pondok pesantren. Bukan hanya kekerasan seksual, tapi kekerasan dalam bentuk apapun.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri acara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Roadshow Pondok Pesantren, di Ponpes Mahasina Darul Qur&amp;rsquo;an Wal Hadis, di Jalan Masjid Raya, Kota Bekasi pada Minggu (20/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ridwan Kamil Dukung Penuh Komitmen MUI Cegah Kekerasan di Pesantren&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Ridwan Kamil menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung komitmen dari MUI untuk mencegah adanya kekerasan di pondok pesantren. Komitmen MUI tersebut akan dibacakan di seluruh pondok pesantren di Jawa Barat.

&amp;ldquo;Komitmen hari ini sangat penting yang akan dibacakan oleh seluruh di wilayah Jawa Barat dimulai di Kota Bekasi. Saya ucapkan terima kasih, MUI Pusat luar biasa,&amp;rdquo; ujar Ridwan Kamil, Minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmikan Situ Bagendit, Ridwan Kamil Ungkap Kenangan Masa Kecil saat Bersama Ayahnya

Kang Emil juga mengajak semua pihak untuk saling menguatkan dan mencari solusi secara bersama-sama agar jangan sampai kasus kekerasan di pondok pesantren terulang lagi.

&amp;ldquo;Bukan hanya kekerasan seksual, melaikan kekerasan dalam bentuk apapun. Sesuai syariat dan perundang-undangan harus ditertibkan,&amp;rdquo; tegasnya.Kang Emil juga menyampaikan, bila kasus kekerasan di pondok pesantren tidak ditertibkan, maka bisa berakibat hilangnya kepercayaan dari para orang tua menitipkan anaknya di pondok pesantren.



&amp;ldquo;Jangan sampai satu kasus (kekerasan) melunturkan para orang tua untuk menitipkan anaknya di pondok pesantren,&amp;rdquo; jelasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
