<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: Indonesia Masuk Puncak Musim Kemarau pada Pekan Ketiga Agustus 2023</title><description>Hal ini ditandai dengan meningkatnya hotspot atau titik-titik api yang meningkat di sejumlah wilayah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023"/><item><title>BNPB: Indonesia Masuk Puncak Musim Kemarau pada Pekan Ketiga Agustus 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2023 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023-UwyI2f1xbI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/337/2868944/bnpb-indonesia-masuk-puncak-musim-kemarau-pada-pekan-ketiga-agustus-2023-UwyI2f1xbI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi83LzE2OTU0OC81L3g4bmU5dXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan Indonesia telah masuk puncak musim kemarau pada pekan ketiga Agustus 2023. Hal ini ditandai dengan meningkatnya hotspot atau titik-titik api yang meningkat di sejumlah wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pun mengungkapkan perbandingan data titik api di sejumlah wilayah sejak dua minggu pertama Juni hingga Agustus.
&amp;ldquo;Kita coba lihat perbandingan jumlah titik panas di seluruh Indonesia dalam 3 bulan terakhir periode 2 minggu pertama. Jadi kita coba lihat 2 minggu pertama Juni, 2 minggu pertama Juli, 2 minggu pertama Agustus,&amp;rdquo; ungkap Aam sapaan akrab Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/8/2023).

BACA JUGA:
Rincian Biaya Pernikahan di Luar Negeri, Termahal Hingga Termurah

Aam pun mengatakan bahwa jumlah titik api pada bulan Agustus meningkat signifikan. Bahkan, tercatat 40.000 titik api pada bulan Agustus. Angka ini meningkat 5 kali lipat jika dibandingkan bulan Juli yang tercatat sebanyak 800 titik api.

BACA JUGA:
Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Rujuk Imbas Kecelakaan Maut

&amp;ldquo;Nah ini kita lihat memang di Agustus kenapa tadi saya bilang BNPB menyampaikan bahwa pada periode minggu ketiga Agustus ini kita sudah mulai masuk fase puncak kemarau karena terlihat sekali perbedaan dari jumlah hotspot yang kita pantau,&amp;rdquo; katanya.

Aam juga melaporkan jika di wilayah Sumatera naik hampir tiga kali lipat pada bulan Juni hingga Juli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Trending Star, Terobosan StarHits untuk Industri Musik Masa Depan

&amp;ldquo;Misalkan Sumatera, Sumatera itu naik hampir 3 kali lipat di juni-juli rata-rata 2000 sekarang 6800 (hotspot). Kalimantan Juni 2000, Juli 800, sekarang 40.000 hotspot, artinya sudah luar biasa. Jawa, Bali, Nusa Tenggara sulawesi dan Maluku dan Papua, Papua ini khususnya Papua bagian selatan gambutnya dan lahan basah. Lahan gambut dan lahan basahnya pun ada di situ.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Obat Alami yang Ampuh Menyembuhkan Gigi Berlubang

&amp;ldquo;Bisa kita lihat sebenarnya dalam 3 bulan terakhir kita menyebut bahwa kemarau itu ada di Juni sampai mungkin efeknya September atau karena El Nino perpanjang sampai Oktober, dengan data ini kita bisa bilang bahwa minggu ketiga Agustus kita sudah ada dimulai masuk Puncak musim kemarau,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi83LzE2OTU0OC81L3g4bmU5dXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan Indonesia telah masuk puncak musim kemarau pada pekan ketiga Agustus 2023. Hal ini ditandai dengan meningkatnya hotspot atau titik-titik api yang meningkat di sejumlah wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pun mengungkapkan perbandingan data titik api di sejumlah wilayah sejak dua minggu pertama Juni hingga Agustus.
&amp;ldquo;Kita coba lihat perbandingan jumlah titik panas di seluruh Indonesia dalam 3 bulan terakhir periode 2 minggu pertama. Jadi kita coba lihat 2 minggu pertama Juni, 2 minggu pertama Juli, 2 minggu pertama Agustus,&amp;rdquo; ungkap Aam sapaan akrab Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/8/2023).

BACA JUGA:
Rincian Biaya Pernikahan di Luar Negeri, Termahal Hingga Termurah

Aam pun mengatakan bahwa jumlah titik api pada bulan Agustus meningkat signifikan. Bahkan, tercatat 40.000 titik api pada bulan Agustus. Angka ini meningkat 5 kali lipat jika dibandingkan bulan Juli yang tercatat sebanyak 800 titik api.

BACA JUGA:
Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Rujuk Imbas Kecelakaan Maut

&amp;ldquo;Nah ini kita lihat memang di Agustus kenapa tadi saya bilang BNPB menyampaikan bahwa pada periode minggu ketiga Agustus ini kita sudah mulai masuk fase puncak kemarau karena terlihat sekali perbedaan dari jumlah hotspot yang kita pantau,&amp;rdquo; katanya.

Aam juga melaporkan jika di wilayah Sumatera naik hampir tiga kali lipat pada bulan Juni hingga Juli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Trending Star, Terobosan StarHits untuk Industri Musik Masa Depan

&amp;ldquo;Misalkan Sumatera, Sumatera itu naik hampir 3 kali lipat di juni-juli rata-rata 2000 sekarang 6800 (hotspot). Kalimantan Juni 2000, Juli 800, sekarang 40.000 hotspot, artinya sudah luar biasa. Jawa, Bali, Nusa Tenggara sulawesi dan Maluku dan Papua, Papua ini khususnya Papua bagian selatan gambutnya dan lahan basah. Lahan gambut dan lahan basahnya pun ada di situ.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Obat Alami yang Ampuh Menyembuhkan Gigi Berlubang

&amp;ldquo;Bisa kita lihat sebenarnya dalam 3 bulan terakhir kita menyebut bahwa kemarau itu ada di Juni sampai mungkin efeknya September atau karena El Nino perpanjang sampai Oktober, dengan data ini kita bisa bilang bahwa minggu ketiga Agustus kita sudah ada dimulai masuk Puncak musim kemarau,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
