<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Komitmen Indonesia Wujudkan Kolaborasi Konkret dengan Afrika</title><description>Presiden Jokowi juga menyebutkan rencana pembangunan tersebut salah satunya dalam sektor pertanian di Tanzania.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika"/><item><title>Jokowi Komitmen Indonesia Wujudkan Kolaborasi Konkret dengan Afrika</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2023 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika-b7vWXHEzhx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/337/2869110/jokowi-komitmen-indonesia-wujudkan-kolaborasi-konkret-dengan-afrika-b7vWXHEzhx.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi83LzE2OTU1MC81L3g4bmVmb3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia akan mewujudkan kolaborasi konkret dengan Afrika melalui desain besar pembangunan lima tahun ke depan yang sedang digarap.
Hal tersebut disampaikan dalam keterangan persnya setelah pertemuan bilateral bersama Presiden Samia Suluhu Hassan di Dar Es Salaam State House, pada Selasa (22/8/2023).
&quot;Indonesia akan lakukan walk the talk wujudkan kolaborasi konkret dengan Afrika. Indonesia sedang rampungkan grand design pembangunan lima tahun ke depan untuk Afrika,&quot; kata Presiden dalam keterangannya.
Presiden Jokowi juga menyebutkan rencana pembangunan tersebut salah satunya dalam sektor pertanian di Tanzania. &quot;Salah satunya melalui rencana revitalisasi Farmer&amp;rsquo;s Agriculture dan Rural Training Center di Morogoro Tanzania,&quot; jelas Presiden.

BACA JUGA:
Hasil BWF World Championships 2023: Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Gilas Wakil Belanda 2 Set Langsung

Selain sektor pertanian, Kepala Negara juga menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun ketahanan kesehatan di Tanzania melalui pemenuhan kebutuhan produk farmasi di Tanzania.
&quot;Indonesia berkomitmen menjadi bagian dalam membangun Ketahanan kesehatan Tanzania, perusahaan farmasi Indonesia akan ekspor produk perdananya di Tanzania sebagai bentuk kontribusi penuhi kebutuhan produk farmasi Tanzania,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Selamatkan Waskita Karya, Kementerian BUMN Hindari PKPU

Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa melalui pertemuan bilateral tersebut, Indonesia ingin meningkatkan nilai investasi di Tanzania dalam bidang energi.
&quot;Indonesia ingin tingkatkan investasi di Tanzania termasuk dalam pengelolaan Blok Gas Mnazi Bay oleh Pertamina dan pengolahan gas alam menjadi bahan kimia dan pupuk,&quot; jelas Presiden.Kepala Negara menilai bahwa investasi dalam bidang tersebut sangat strategis dan dapat memperkuat kerja sama antarnegara berkembang.

&quot;Kerja sama investasi di bidang ini sangat strategis dan akan memperkokoh kerja sama antara negara berkembang,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kementerian BUMN Klaim 90% Kreditur Waskita Setujui Skema Restrukturisasi Utang

Selain itu, Presiden juga mendorong pembentukan _Preferential Trade Agreement_ (PTA) antara Indonesia dan Tanzania untuk mengoptimalkan potensi perdagangan kedua negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di hadapan Kaum Intelektual, Ganjar Beberkan Keberhasilan Jokowi dan Percepatan Mencapai Indonesia Emas

&quot;Indonesia mendorong dibentuknya Preferential Trade Agreement untuk semakin mengoptimalkan potensi perdagangan bilateral dua negara yang tahun 2022 naik 20,7 persen,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa dalam pertemuan, Indonesia mengusulkan pembentukan Bilateral Investment Treaty (BIT). &quot;Untuk jamin perlindungan &amp;amp; kelangsungan investasi kedua negara,&quot; ungkapnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi83LzE2OTU1MC81L3g4bmVmb3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia akan mewujudkan kolaborasi konkret dengan Afrika melalui desain besar pembangunan lima tahun ke depan yang sedang digarap.
Hal tersebut disampaikan dalam keterangan persnya setelah pertemuan bilateral bersama Presiden Samia Suluhu Hassan di Dar Es Salaam State House, pada Selasa (22/8/2023).
&quot;Indonesia akan lakukan walk the talk wujudkan kolaborasi konkret dengan Afrika. Indonesia sedang rampungkan grand design pembangunan lima tahun ke depan untuk Afrika,&quot; kata Presiden dalam keterangannya.
Presiden Jokowi juga menyebutkan rencana pembangunan tersebut salah satunya dalam sektor pertanian di Tanzania. &quot;Salah satunya melalui rencana revitalisasi Farmer&amp;rsquo;s Agriculture dan Rural Training Center di Morogoro Tanzania,&quot; jelas Presiden.

BACA JUGA:
Hasil BWF World Championships 2023: Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Gilas Wakil Belanda 2 Set Langsung

Selain sektor pertanian, Kepala Negara juga menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun ketahanan kesehatan di Tanzania melalui pemenuhan kebutuhan produk farmasi di Tanzania.
&quot;Indonesia berkomitmen menjadi bagian dalam membangun Ketahanan kesehatan Tanzania, perusahaan farmasi Indonesia akan ekspor produk perdananya di Tanzania sebagai bentuk kontribusi penuhi kebutuhan produk farmasi Tanzania,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Selamatkan Waskita Karya, Kementerian BUMN Hindari PKPU

Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa melalui pertemuan bilateral tersebut, Indonesia ingin meningkatkan nilai investasi di Tanzania dalam bidang energi.
&quot;Indonesia ingin tingkatkan investasi di Tanzania termasuk dalam pengelolaan Blok Gas Mnazi Bay oleh Pertamina dan pengolahan gas alam menjadi bahan kimia dan pupuk,&quot; jelas Presiden.Kepala Negara menilai bahwa investasi dalam bidang tersebut sangat strategis dan dapat memperkuat kerja sama antarnegara berkembang.

&quot;Kerja sama investasi di bidang ini sangat strategis dan akan memperkokoh kerja sama antara negara berkembang,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kementerian BUMN Klaim 90% Kreditur Waskita Setujui Skema Restrukturisasi Utang

Selain itu, Presiden juga mendorong pembentukan _Preferential Trade Agreement_ (PTA) antara Indonesia dan Tanzania untuk mengoptimalkan potensi perdagangan kedua negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di hadapan Kaum Intelektual, Ganjar Beberkan Keberhasilan Jokowi dan Percepatan Mencapai Indonesia Emas

&quot;Indonesia mendorong dibentuknya Preferential Trade Agreement untuk semakin mengoptimalkan potensi perdagangan bilateral dua negara yang tahun 2022 naik 20,7 persen,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa dalam pertemuan, Indonesia mengusulkan pembentukan Bilateral Investment Treaty (BIT). &quot;Untuk jamin perlindungan &amp;amp; kelangsungan investasi kedua negara,&quot; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
