<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengejutkan! Ini Pengakuan Istri Pelaku dan Korban Pembunuhan Sadis di Bone</title><description>Terungkap fakta baru bahwa sang perempuan itu belum resmi bercerai dengan suami keduanya (korban), karena belum memiliki akta cerai.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone"/><item><title>Mengejutkan! Ini Pengakuan Istri Pelaku dan Korban Pembunuhan Sadis di Bone</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2023 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone-epjCk4UOFh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembunuhan di Bone (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/609/2869206/mengejutkan-ini-pengakuan-istri-pelaku-dan-korban-pembunuhan-sadis-di-bone-epjCk4UOFh.jpg</image><title>Pembunuhan di Bone (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8yLzE2OTU1Ny81L3g4bmVrcWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BONE &amp;ndash; Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sempat menggegerkan Bone, Senin 21 Agustus 2023, mengungkap fakta baru.
Bagaimana tidak, kasus pembunuhan itu melibatkan suami ketiga dan kedua seorang perempuan bernama Suriani. Bahkan terungkap fakta baru bahwa sang perempuan itu belum resmi bercerai dengan suami keduanya (korban), karena belum memiliki akta cerai.
Hal tersebut diungkapkan Suriani yang ditemui secara tidak sengaja di Mapolres Bone saat memenuhi panggilan penyidik, Selasa (22/8/2023).
Meski tidak memberikan keterangan banyak, namun dia mengakui sudah pisah dengan suami keduanya yang tewas mengenaskan dengan penuh luka di sekujur tubuhnya.
&quot;Memang tidak ada akta cerai, karena dulu waktu saya di Malaysia, suami saya (Abrar) mau pulang ke Bone, dan saya bilang kalau kamu pulang saya menikah di sini, akhirnya dia tetap pulang, kemudian saya akhirnya menikah siri di sana dengan Sainuddin,&quot; katanya singkat.

BACA JUGA:
Ketua DPR Dorong Pengelolaan Museum Dimaksimalkan, Ini Alasannya

Kasubsi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra mengatakan bahwa sampai saat ini belum diketahui pasti siapa pelaku yang sebenarnya, terduga pelaku yang dicurigai adalah Sainuddin itu baru dari keterangan istri korban.
&quot;Terduga pelaku yang dicurigai ini suami ketiga (SR) tapi itu baru kesaksian SR, belum ada saksi atau bukti yang lain menguatkan, namun sampai saat ini suami ketiga SR belum diketahui keberadaannya saat pamit ke istrinya untuk ke WC,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Leuit, Rumah Panggung Karya Ridwan Kamil yang Digunakan untuk Menyimpan Hasil Panen Agar Tak Terjadi Inflasi

Diketahui, kasus pembunuhan sadis seorang pria bernama Abrar Sulfiandi (35) di Dusun Bekku, Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulsel, Senin (21/8/2023) sempat menggegerkan warga setempat.
Sebelumnya, polisi menduga kasus pembunuhan itu dipicu ketersinggungan pelaku, Sainuddin (35) suami ketiga Suriani yang berstatus suami siri terhadap korban Abrar yang juga merupakan suami kedua Suriani yang juga berstatus siri. Namun belakangan diakui telah bercerai.Kapolres Bone, AKBP Arief Doddy menyebutkan, peristiwa sadis itu bermula Minggu malam (20/8/2023), korban yang merupakan suami siri kedua dari Suriani menelepon anaknya dengan maksud ingin mengajak anaknya SY untuk dibawa ke Kabupaten Bulukumba.

&amp;ldquo;Pelaku emosi karena ada kata-kata yang menyinggung perasaannya dan setelah menelepon terduga pelaku mengatakan kepada istrinya, ingin membunuh korban, (loka keloi),&amp;rdquo; kata kapolres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

New Honda Brio dan All New Honda CR-V Raih Penjualan Terbanyak di GIIAS 2023

Menurut Arief, usai menelepon, pelaku minta izin kepada istrinya Suriani dengan alasan ingin pergi buang air besar. &amp;ldquo;Saat itulah, diduga pelaku mendatangi rumah korban dan menemukan korban dalam keadaan tertidur dan melakukan pembunuhan dengan menggunakan parang,&amp;rdquo; bebernya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Depan Maba UNS, Menteri Bahlil Beri Motivasi: Kalian Harus Punya Mimpi Tinggi

&quot;Semua status suami siri, baik kedua maupun ketiga, suami pertama sudah resmi bercerai,&amp;rdquo; kata kapolres kepada Sindonews, Senin (21/8/2023).

Hingga saat ini, pelaku pembunuhan sadis itu belum diketahui keberadaannya. Polisi pun mengimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri kepada yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

&quot;Kami mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri secepatnya,&amp;rdquo; tegas Iptu Rayendra.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8yLzE2OTU1Ny81L3g4bmVrcWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BONE &amp;ndash; Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sempat menggegerkan Bone, Senin 21 Agustus 2023, mengungkap fakta baru.
Bagaimana tidak, kasus pembunuhan itu melibatkan suami ketiga dan kedua seorang perempuan bernama Suriani. Bahkan terungkap fakta baru bahwa sang perempuan itu belum resmi bercerai dengan suami keduanya (korban), karena belum memiliki akta cerai.
Hal tersebut diungkapkan Suriani yang ditemui secara tidak sengaja di Mapolres Bone saat memenuhi panggilan penyidik, Selasa (22/8/2023).
Meski tidak memberikan keterangan banyak, namun dia mengakui sudah pisah dengan suami keduanya yang tewas mengenaskan dengan penuh luka di sekujur tubuhnya.
&quot;Memang tidak ada akta cerai, karena dulu waktu saya di Malaysia, suami saya (Abrar) mau pulang ke Bone, dan saya bilang kalau kamu pulang saya menikah di sini, akhirnya dia tetap pulang, kemudian saya akhirnya menikah siri di sana dengan Sainuddin,&quot; katanya singkat.

BACA JUGA:
Ketua DPR Dorong Pengelolaan Museum Dimaksimalkan, Ini Alasannya

Kasubsi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra mengatakan bahwa sampai saat ini belum diketahui pasti siapa pelaku yang sebenarnya, terduga pelaku yang dicurigai adalah Sainuddin itu baru dari keterangan istri korban.
&quot;Terduga pelaku yang dicurigai ini suami ketiga (SR) tapi itu baru kesaksian SR, belum ada saksi atau bukti yang lain menguatkan, namun sampai saat ini suami ketiga SR belum diketahui keberadaannya saat pamit ke istrinya untuk ke WC,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Leuit, Rumah Panggung Karya Ridwan Kamil yang Digunakan untuk Menyimpan Hasil Panen Agar Tak Terjadi Inflasi

Diketahui, kasus pembunuhan sadis seorang pria bernama Abrar Sulfiandi (35) di Dusun Bekku, Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulsel, Senin (21/8/2023) sempat menggegerkan warga setempat.
Sebelumnya, polisi menduga kasus pembunuhan itu dipicu ketersinggungan pelaku, Sainuddin (35) suami ketiga Suriani yang berstatus suami siri terhadap korban Abrar yang juga merupakan suami kedua Suriani yang juga berstatus siri. Namun belakangan diakui telah bercerai.Kapolres Bone, AKBP Arief Doddy menyebutkan, peristiwa sadis itu bermula Minggu malam (20/8/2023), korban yang merupakan suami siri kedua dari Suriani menelepon anaknya dengan maksud ingin mengajak anaknya SY untuk dibawa ke Kabupaten Bulukumba.

&amp;ldquo;Pelaku emosi karena ada kata-kata yang menyinggung perasaannya dan setelah menelepon terduga pelaku mengatakan kepada istrinya, ingin membunuh korban, (loka keloi),&amp;rdquo; kata kapolres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

New Honda Brio dan All New Honda CR-V Raih Penjualan Terbanyak di GIIAS 2023

Menurut Arief, usai menelepon, pelaku minta izin kepada istrinya Suriani dengan alasan ingin pergi buang air besar. &amp;ldquo;Saat itulah, diduga pelaku mendatangi rumah korban dan menemukan korban dalam keadaan tertidur dan melakukan pembunuhan dengan menggunakan parang,&amp;rdquo; bebernya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Depan Maba UNS, Menteri Bahlil Beri Motivasi: Kalian Harus Punya Mimpi Tinggi

&quot;Semua status suami siri, baik kedua maupun ketiga, suami pertama sudah resmi bercerai,&amp;rdquo; kata kapolres kepada Sindonews, Senin (21/8/2023).

Hingga saat ini, pelaku pembunuhan sadis itu belum diketahui keberadaannya. Polisi pun mengimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri kepada yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

&quot;Kami mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri secepatnya,&amp;rdquo; tegas Iptu Rayendra.</content:encoded></item></channel></rss>
