<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Negara Ini Penyumbang Emisi Karbon Terbanyak di Dunia</title><description>Berikut 5 negara penghasil emisi karbon terbesar dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia"/><item><title>5 Negara Ini Penyumbang Emisi Karbon Terbanyak di Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Assyifa Eka Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia-Ta6L5SxHJK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/23/18/2869682/5-negara-ini-penyumbang-emisi-karbon-terbanyak-di-dunia-Ta6L5SxHJK.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>
JAKARTA - Emisi gas karbon dioksida (CO2) atau gas rumah kaca merupakan kontributor utama dalam perubahan iklim global dan terus meningkat dari tahun ke tahun, tanpa ada tanda-tanda mereda. Meningkatnya konsentrasi CO2 yang berlebihan berdampak pada pemanasan global.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Era Pemanasan Global Usai, Kini Bumi Masuki Zaman Pendidihan Global

Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), aktivitas manusia bertanggung jawab atas hampir semua peningkatan gas rumah kaca sejak pertengahan abad ke-20. Emisi gas rumah kaca meningkat sekira 70 persen dari 1970 hingga 2018 dan terus meningkat hingga hari saat ini.
Sumber utama CO2 adalah deforestasi, pertanian, dan penggunaan bahan bakar fosil. Hal ini sebagian besar dikarenakan peningkatan permintaan energi untuk industri, transportasi, bangunan, dan rumah tangga.
Jumlah total emisi karbon sangat bervariasi tiap negara. Berikut lima negara penyumbang emisi karbon terbanyak di dunia.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Imbas Pemanasan Global, Jumlah Es di Antartika Capai Tingkat Terendah&amp;nbsp;

1. China
China adalah negara penghasil emisi gas karbon dioksida terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari World Resources Institute, Cina menyumbang emisi karbon sebanyak 12.705 juta metrik ton.
Sumber utama emisi CO2 di Cina adalah bahan bakar fosil, terutama bahan bakar batu bara. Sekitar 55 persen dari total energi yang dihasilkan oleh China pada tahun 2021 berasal dari batu bara saja. Pembakaran batu bara di pembangkit listrik dan industri serta ketel uap di Cina melepaskan CO2 dalam jumlah besar ke atmosfer.2. Amerika Serikat
Amerika Serikat (AS) merupakan negara penyumbang emisi CO2 terbesar kedua, dengan jumlah emisi sebesar 6.001 juta metrik ton. Sumber utama emisi CO2 di AS berasal dari sektor transportasi, pembangkit listrik, dan industri.
Sebagai produsen utama minyak mentah, ekonomi AS sangat bergantung pada sektor transportasi, yang membakar minyak bumi untuk truk, kapal, kereta api, dan pesawat terbang. Tidak hanya itu, penggunaan bensin dan solar juga menyebabkan emisi CO2.

BACA JUGA:
Tekan Emisi Karbon RI, Sri Mulyani Kejar Target Investasi Rp4.037 Triliun

3. India
India menjadi negara dengan total emisi karbon sebesar 3.394 juta metrik ton. Batu bara juga menjadi penyebab utama emisii gas rumah kaca. Apalagi batu bara merupakan sumber energi utama bagi India yang memasok sekitar 45% energi di negara tersebut.
Akan tetapi, India berencana untuk meningkatkan pangsa pasar gas alam menjadi 15 persen di tahun 2030 dengan tujuan mengurangi polusi udara dan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.4. Rusia
Total emisi gas karbon dioksida yang dihasilkan Rusia sebesar 2.476 juta metrik ton. Lagi dan lagi, batu bara menjadi tokoh utama penyebab meningkatnya emisi karbon. Batu bara banyak digunakan dalam industri kimia dan bahan dasar lainnya serta untuk pembangkit listrik di Rusia.&amp;nbsp;
Rusia juga menjadi pemasok besar gas alam ke negara lain, terutama di Eropa. Namun, karena invasi Rusia ke Ukraina, negara-negara di Eropa mengurangi pemakaian gas alam Rusia, begitu juga Rusia yang mengurangi pasokan gasnya ke Eropa.

BACA JUGA:
Kurangi Emisi Karbon Dunia, Kapal Kargo Tenaga Angin Milik Inggris Mulai Berlayar

5. Jepang&amp;nbsp;
Jepang juga menjadi penghasil emisi CO2 terbesar kelima, dengan total emisi sebanyak 1.166 juta metrik ton. Campuran bahan bakar energi Jepang berubah setelah kecelakaan nuklir di Fukushima pada tahun 2011.
Saat ini, minyak merupakan sumber energi terbesar di Jepang, dengan total konsumsi energinya mencapai 40 persen pada tahun 2019 (angka terbaru yang tersedia), sebagaimana dilansir Investopedia.Selain itu, batu bara masih merupakan bagian besar dari konsumsi energi di Jepang sebanyak 26 persen.
Setelah melihat kelima negara penyumbang emisi karbon terbanyak, batu bara menjadi penyebab yang mendominasi terjadinya peningkatan gas rumah kaca. Hal ini dikarenakan sebanyak 66 persen gas CO2 dilepaskan batu bara ketika energi dihasilkan.</description><content:encoded>
JAKARTA - Emisi gas karbon dioksida (CO2) atau gas rumah kaca merupakan kontributor utama dalam perubahan iklim global dan terus meningkat dari tahun ke tahun, tanpa ada tanda-tanda mereda. Meningkatnya konsentrasi CO2 yang berlebihan berdampak pada pemanasan global.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Era Pemanasan Global Usai, Kini Bumi Masuki Zaman Pendidihan Global

Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), aktivitas manusia bertanggung jawab atas hampir semua peningkatan gas rumah kaca sejak pertengahan abad ke-20. Emisi gas rumah kaca meningkat sekira 70 persen dari 1970 hingga 2018 dan terus meningkat hingga hari saat ini.
Sumber utama CO2 adalah deforestasi, pertanian, dan penggunaan bahan bakar fosil. Hal ini sebagian besar dikarenakan peningkatan permintaan energi untuk industri, transportasi, bangunan, dan rumah tangga.
Jumlah total emisi karbon sangat bervariasi tiap negara. Berikut lima negara penyumbang emisi karbon terbanyak di dunia.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Imbas Pemanasan Global, Jumlah Es di Antartika Capai Tingkat Terendah&amp;nbsp;

1. China
China adalah negara penghasil emisi gas karbon dioksida terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari World Resources Institute, Cina menyumbang emisi karbon sebanyak 12.705 juta metrik ton.
Sumber utama emisi CO2 di Cina adalah bahan bakar fosil, terutama bahan bakar batu bara. Sekitar 55 persen dari total energi yang dihasilkan oleh China pada tahun 2021 berasal dari batu bara saja. Pembakaran batu bara di pembangkit listrik dan industri serta ketel uap di Cina melepaskan CO2 dalam jumlah besar ke atmosfer.2. Amerika Serikat
Amerika Serikat (AS) merupakan negara penyumbang emisi CO2 terbesar kedua, dengan jumlah emisi sebesar 6.001 juta metrik ton. Sumber utama emisi CO2 di AS berasal dari sektor transportasi, pembangkit listrik, dan industri.
Sebagai produsen utama minyak mentah, ekonomi AS sangat bergantung pada sektor transportasi, yang membakar minyak bumi untuk truk, kapal, kereta api, dan pesawat terbang. Tidak hanya itu, penggunaan bensin dan solar juga menyebabkan emisi CO2.

BACA JUGA:
Tekan Emisi Karbon RI, Sri Mulyani Kejar Target Investasi Rp4.037 Triliun

3. India
India menjadi negara dengan total emisi karbon sebesar 3.394 juta metrik ton. Batu bara juga menjadi penyebab utama emisii gas rumah kaca. Apalagi batu bara merupakan sumber energi utama bagi India yang memasok sekitar 45% energi di negara tersebut.
Akan tetapi, India berencana untuk meningkatkan pangsa pasar gas alam menjadi 15 persen di tahun 2030 dengan tujuan mengurangi polusi udara dan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.4. Rusia
Total emisi gas karbon dioksida yang dihasilkan Rusia sebesar 2.476 juta metrik ton. Lagi dan lagi, batu bara menjadi tokoh utama penyebab meningkatnya emisi karbon. Batu bara banyak digunakan dalam industri kimia dan bahan dasar lainnya serta untuk pembangkit listrik di Rusia.&amp;nbsp;
Rusia juga menjadi pemasok besar gas alam ke negara lain, terutama di Eropa. Namun, karena invasi Rusia ke Ukraina, negara-negara di Eropa mengurangi pemakaian gas alam Rusia, begitu juga Rusia yang mengurangi pasokan gasnya ke Eropa.

BACA JUGA:
Kurangi Emisi Karbon Dunia, Kapal Kargo Tenaga Angin Milik Inggris Mulai Berlayar

5. Jepang&amp;nbsp;
Jepang juga menjadi penghasil emisi CO2 terbesar kelima, dengan total emisi sebanyak 1.166 juta metrik ton. Campuran bahan bakar energi Jepang berubah setelah kecelakaan nuklir di Fukushima pada tahun 2011.
Saat ini, minyak merupakan sumber energi terbesar di Jepang, dengan total konsumsi energinya mencapai 40 persen pada tahun 2019 (angka terbaru yang tersedia), sebagaimana dilansir Investopedia.Selain itu, batu bara masih merupakan bagian besar dari konsumsi energi di Jepang sebanyak 26 persen.
Setelah melihat kelima negara penyumbang emisi karbon terbanyak, batu bara menjadi penyebab yang mendominasi terjadinya peningkatan gas rumah kaca. Hal ini dikarenakan sebanyak 66 persen gas CO2 dilepaskan batu bara ketika energi dihasilkan.</content:encoded></item></channel></rss>
