<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Ungkap Kehadiran Jokowi di KTT BRICS Tak Berkaitan dengan Status Keanggotaan</title><description>&quot;Jadi kehadiran Bapak Presiden di KTT BRICS tidak ada kaitan sama sekali dengan status keanggotaan Indonesia di BRICS,&quot; kata Bey</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berkaitan-dengan-status-keanggotaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berkaitan-dengan-status-keanggotaan"/><item><title>Istana Ungkap Kehadiran Jokowi di KTT BRICS Tak Berkaitan dengan Status Keanggotaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berkaitan-dengan-status-keanggotaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berkaitan-dengan-status-keanggotaan</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berakitan-dengan-status-keanggotaan-neyKRo5Mx9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/23/337/2869319/istana-ungkap-kehadiran-jokowi-di-ktt-brics-tak-berakitan-dengan-status-keanggotaan-neyKRo5Mx9.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengunjungi Afrika Selatan untuk memenuhi undangan dalam menghadiri KTT BRICS 2023. BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan bahwa kehadiran Presiden Jokowi di KTT BRICS 2023, tidak ada hubungannya dengan status keanggotaan Indonesia.
&quot;Jadi kehadiran Bapak Presiden di KTT BRICS tidak ada kaitan sama sekali dengan status keanggotaan Indonesia di BRICS,&quot; kata Bey dalam keterangannya, Rabu (23/8/2023).

BACA JUGA:
Kisah Soekarno Dipilih Jadi Presiden, Pulang Jalan Kaki dan Beli 50 Tusuk Sate

Bey menejelaskan bahwa Presiden Jokowi akan hadir di KTT BRICS, karena kapasitas Indonesia sebagai keketuaan ASEAN.

BACA JUGA:
Mengulik Nama Asli Sule, Ternyata Bukan Entis Sutisna

&quot;Bapak Presiden hadir di forum ini untuk memenuhi undangan sebagai tamu, yakni dalam kapasitas Indonesia yang sedang memegang keketuaan ASEAN,&quot; kata Bey.
Diketahui, BRICS yang beranggotakan negara-negara berkembang utama - Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan - akan mengadakan KTT kepala negara dan pemerintahan ke-15 di Johannesburg pada 22-24 Agustus 2023 mendatang.Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah negara di kawasan Afrika, yakni ke Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan, pada Minggu, 20 Agustus 2023. Presiden menyebut kunjungan perdananya ke kawasan Afrika bertujuan untuk memperkokoh solidaritas di antara negara-negara selatan global
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bernardo Tavares Punya Pesan Penting untuk PSM Makassar Jelang Hadapi Yangon United

Kunjungan Kepala Negara di kawasan Afrika nantinya akan diakhiri dengan mengunjungi Afrika Selatan untuk memenuhi undangan dalam menghadiri KTT BRICS 2023. Presiden pun diagendakan akan kembali ke Indonesia pada tanggal 25 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Penyuap Kabasarnas Henri Alfiandi

&amp;ldquo;Untuk Afrika Selatan, Indonesia diundang dalam KTT BRICS, dan tentunya di sela-sela KTT BRICS akan dilakukan berbagai pertemuan bilateral dengan kepala-kepala negara yang lainnya,&amp;rdquo; kata Presiden dalam keterangan persnya sebelum lepas landas di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Minggu (20/8/2023).</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengunjungi Afrika Selatan untuk memenuhi undangan dalam menghadiri KTT BRICS 2023. BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan bahwa kehadiran Presiden Jokowi di KTT BRICS 2023, tidak ada hubungannya dengan status keanggotaan Indonesia.
&quot;Jadi kehadiran Bapak Presiden di KTT BRICS tidak ada kaitan sama sekali dengan status keanggotaan Indonesia di BRICS,&quot; kata Bey dalam keterangannya, Rabu (23/8/2023).

BACA JUGA:
Kisah Soekarno Dipilih Jadi Presiden, Pulang Jalan Kaki dan Beli 50 Tusuk Sate

Bey menejelaskan bahwa Presiden Jokowi akan hadir di KTT BRICS, karena kapasitas Indonesia sebagai keketuaan ASEAN.

BACA JUGA:
Mengulik Nama Asli Sule, Ternyata Bukan Entis Sutisna

&quot;Bapak Presiden hadir di forum ini untuk memenuhi undangan sebagai tamu, yakni dalam kapasitas Indonesia yang sedang memegang keketuaan ASEAN,&quot; kata Bey.
Diketahui, BRICS yang beranggotakan negara-negara berkembang utama - Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan - akan mengadakan KTT kepala negara dan pemerintahan ke-15 di Johannesburg pada 22-24 Agustus 2023 mendatang.Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah negara di kawasan Afrika, yakni ke Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan, pada Minggu, 20 Agustus 2023. Presiden menyebut kunjungan perdananya ke kawasan Afrika bertujuan untuk memperkokoh solidaritas di antara negara-negara selatan global
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bernardo Tavares Punya Pesan Penting untuk PSM Makassar Jelang Hadapi Yangon United

Kunjungan Kepala Negara di kawasan Afrika nantinya akan diakhiri dengan mengunjungi Afrika Selatan untuk memenuhi undangan dalam menghadiri KTT BRICS 2023. Presiden pun diagendakan akan kembali ke Indonesia pada tanggal 25 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Penyuap Kabasarnas Henri Alfiandi

&amp;ldquo;Untuk Afrika Selatan, Indonesia diundang dalam KTT BRICS, dan tentunya di sela-sela KTT BRICS akan dilakukan berbagai pertemuan bilateral dengan kepala-kepala negara yang lainnya,&amp;rdquo; kata Presiden dalam keterangan persnya sebelum lepas landas di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Minggu (20/8/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
