<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Peneliti Terorisme Cantik Indonesia, Nyaris Dinikahi Abu Sayyaf hingga Lihat Tentara Dieksekusi</title><description>Menurutnya, Ulta terkesan mendekatkan diri dengan hal berbahaya yang dapat merenggut nyawanya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi"/><item><title>Kisah Peneliti Terorisme Cantik Indonesia, Nyaris Dinikahi Abu Sayyaf hingga Lihat Tentara Dieksekusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Diana Aslamiyyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi-poRVb5ybW8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peneliti Cantik Ulta Levenia saat di Filipina/@leveenia </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/23/337/2869636/kisah-peneliti-terorisme-cantik-indonesia-nyaris-dinikahi-abu-sayyaf-hingga-lihat-tentara-dieksekusi-poRVb5ybW8.jpg</image><title>Peneliti Cantik Ulta Levenia saat di Filipina/@leveenia </title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMC80LzE2OTQ1My81L3g4bmNrY2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Seorang peneliti counter terorisme Ulta Levenia Nababan membagikan kisah menegangkan saat dirinya melakukan penelitian tentang terorisme di sejumlah negara. Pengalamannya tersebut dia bagikan saat menjadi narasumber di Podcast Deddy Corbuzier.

BACA JUGA:
Sosok Pratu Agung, Pasukan Hantu Laut Marinir TNI AL yang Gugur Ditembak Teroris KKB

&quot;Ini podcast yang sangat aneh karena banyak orang yang tidak tau bahwa Ulta ini adalah peneliti counter terorisme di Filipina Selatan dan Afghanistan dan sampai masuk ke grup mereka&quot; ujar Deddy Corbuzier, seperti yang dikutip Okezone, pada Rabu (23/8/2023).

Sebagai seorang peneliti counter terrorisme, Ulta diharuskan bersentuhan langsung dengan kelompok-kelompok teroris seperti Taliban dan Abu Sayyaf. Pekerjaannya ini tentu saja memiliki berbagai macam resiko, bahkan hingga kematian.

BACA JUGA:
Terduga Teroris di Bekasi Dapat Senjata dari Jaringan Senpi Ilegal Sumedang-Garut

Meskipun begitu, wanita berparas cantik ini dengan tegas mengatakan jika ia sama sekali tidak merasa takut sebab menurutnya kematian  sudah ada yang mengatur jadi ia tak perlu repot-repot memikirkan hal tersebut. Dengan prinsipnya itu, Ulta tak masalah  untuk bergabung dalam kelompok teroris.

Jawabannya ini sontak saja membuat  Deddy tercengang. Menurutnya, Ulta terkesan mendekatkan diri dengan hal berbahaya yang dapat merenggut nyawanya sendiri.

Ulta juga mengungkapkan bahwa pekerjaannya yang sangat berisiko ini sudah menjadi hobinya. &quot;Nah gua ngeliat masuk ke daerah-daerah konflik kayak begitu, itu hobi gua&quot; ujar Ulta.



Kendati demikian, Ulta mengaku tidak pernah mendapatkan pelecehan ataupun ancaman selama berkontak langsung dengan kelompok teroris.

Dirinya justru pernah diajak menikah oleh mujahidin Abu Sayyaf yang berkontak dengannya. Hal ini menurut Ulta menjadi tantangan yang sering ia hadapi di lapangan.

&quot;Itu tantangan kalau yang di lapangan tuh kayak gitu sih tantangannya rata-rata. Di ajak nikah sama Mujahidin gitu lah istilahnya mereka&quot;ujarnya.

&amp;ldquo;Saya pernah liat orang dieksekusi di depan mata, dia tentara , tapi saat itu dia sudah mati. Saya orangnya tidak suka lihat kekerasan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMC80LzE2OTQ1My81L3g4bmNrY2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Seorang peneliti counter terorisme Ulta Levenia Nababan membagikan kisah menegangkan saat dirinya melakukan penelitian tentang terorisme di sejumlah negara. Pengalamannya tersebut dia bagikan saat menjadi narasumber di Podcast Deddy Corbuzier.

BACA JUGA:
Sosok Pratu Agung, Pasukan Hantu Laut Marinir TNI AL yang Gugur Ditembak Teroris KKB

&quot;Ini podcast yang sangat aneh karena banyak orang yang tidak tau bahwa Ulta ini adalah peneliti counter terorisme di Filipina Selatan dan Afghanistan dan sampai masuk ke grup mereka&quot; ujar Deddy Corbuzier, seperti yang dikutip Okezone, pada Rabu (23/8/2023).

Sebagai seorang peneliti counter terrorisme, Ulta diharuskan bersentuhan langsung dengan kelompok-kelompok teroris seperti Taliban dan Abu Sayyaf. Pekerjaannya ini tentu saja memiliki berbagai macam resiko, bahkan hingga kematian.

BACA JUGA:
Terduga Teroris di Bekasi Dapat Senjata dari Jaringan Senpi Ilegal Sumedang-Garut

Meskipun begitu, wanita berparas cantik ini dengan tegas mengatakan jika ia sama sekali tidak merasa takut sebab menurutnya kematian  sudah ada yang mengatur jadi ia tak perlu repot-repot memikirkan hal tersebut. Dengan prinsipnya itu, Ulta tak masalah  untuk bergabung dalam kelompok teroris.

Jawabannya ini sontak saja membuat  Deddy tercengang. Menurutnya, Ulta terkesan mendekatkan diri dengan hal berbahaya yang dapat merenggut nyawanya sendiri.

Ulta juga mengungkapkan bahwa pekerjaannya yang sangat berisiko ini sudah menjadi hobinya. &quot;Nah gua ngeliat masuk ke daerah-daerah konflik kayak begitu, itu hobi gua&quot; ujar Ulta.



Kendati demikian, Ulta mengaku tidak pernah mendapatkan pelecehan ataupun ancaman selama berkontak langsung dengan kelompok teroris.

Dirinya justru pernah diajak menikah oleh mujahidin Abu Sayyaf yang berkontak dengannya. Hal ini menurut Ulta menjadi tantangan yang sering ia hadapi di lapangan.

&quot;Itu tantangan kalau yang di lapangan tuh kayak gitu sih tantangannya rata-rata. Di ajak nikah sama Mujahidin gitu lah istilahnya mereka&quot;ujarnya.

&amp;ldquo;Saya pernah liat orang dieksekusi di depan mata, dia tentara , tapi saat itu dia sudah mati. Saya orangnya tidak suka lihat kekerasan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
