<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Biaya Takziah 40 Hari Almarhum Ayahnya, Unyil Nekat Begal Motor Teman Sendiri</title><description>Sebelum merampas motor korban, dirinya dan korban nongkrong bersama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri"/><item><title>Tak Ada Biaya Takziah 40 Hari Almarhum Ayahnya, Unyil Nekat Begal Motor Teman Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri-2c3XbebDnr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku Begal di Palembang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/23/610/2869311/tak-ada-biaya-takziah-40-hari-almarhum-ayahnya-unyil-nekat-begal-motor-teman-sendiri-2c3XbebDnr.jpg</image><title>Pelaku Begal di Palembang (Foto: MPI)</title></images><description>
PALEMBANG - Jupriansyah alias Unyil (23) warga Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ditangkap Tim Opsnal Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, gegara jadi begal sepeda motor milik temannya sendiri, Mey Saputra.
Unyil mengaku nekat melakukan aksi perampasan motor karena tidak punya uang untuk biaya 40 harian almarhum ayahandanya.
Sebelum merampas motor korban, dirinya dan korban nongkrong bersama. Setelah itu, Unyil menumpang motor korban. Aksi perampasan tersebut terjadi di kuburan Cina Talang Kerikil, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang.

BACA JUGA:
Momen Presiden Kenya Tertawa dengan Jokowi Bahas Kunjungan ke Indonesia

&quot;Saya dibonceng di belakang pas di kuburan Cina motor berhenti lalu saya rampas kunci motornya korban sempat saya gebuki sampai terjatuh setelah itu motornya saya bawa lari,&quot; kata Unyil, Rabu (23/8/2023).

BACA JUGA:
Jaga Keberlanjutan Koperasi dan UMKM, Menkop Teten: Ini Tulang Punggung Ekonomi Kita&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya motor hasil begal teman sendiri itu dijual di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin seharga Rp1,9 juta.
&quot;Uang hasil jual motor aku gunakan untuk acara takziah 40 ayah saya. Sisanya saya bagikan adik saya dan main judi slot,&quot; katanya.Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika mengatakan bahwa perampasan motor yang dilakukan tersangka Unyil berawal saat tersangka ingin menumpang pulang motor korban Mey Saputra.
&quot;Berdasarkan pengakuan tersangka unyil saat itu ia sedang mabuk dan ada korban di TKP, tiba-tiba pelaku ini meminta antar pulang namun korban menolak sehingga pelaku dan korban berduel,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadwal Wakil Indonesia di BWF World Championships 2023 Hari Ini: Ada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan hingga Fajar Alfian/Rian Ardianto!

Tersangka langsung merebut kunci motor korban dan memukuli secara bertubi-tubi sehingga Mey terjatuh. &quot;Setelah melihat korban terjatuh, tersangka langsung kabur sambil membawa sepeda motor milik korban,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pembangkang China Nekat Melarikan Diri ke Korsel Menggunakan Jet Ski

Akibat perbuatan pelaku korban mengalami kerugian sebesar Rp8 juta. &quot;Selain kehilangan motor, korban juga mengalami luka ringan dan memar ditubuhnya,&quot; jelas Agus.
Tersangka akan dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara. (fkh)</description><content:encoded>
PALEMBANG - Jupriansyah alias Unyil (23) warga Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ditangkap Tim Opsnal Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, gegara jadi begal sepeda motor milik temannya sendiri, Mey Saputra.
Unyil mengaku nekat melakukan aksi perampasan motor karena tidak punya uang untuk biaya 40 harian almarhum ayahandanya.
Sebelum merampas motor korban, dirinya dan korban nongkrong bersama. Setelah itu, Unyil menumpang motor korban. Aksi perampasan tersebut terjadi di kuburan Cina Talang Kerikil, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang.

BACA JUGA:
Momen Presiden Kenya Tertawa dengan Jokowi Bahas Kunjungan ke Indonesia

&quot;Saya dibonceng di belakang pas di kuburan Cina motor berhenti lalu saya rampas kunci motornya korban sempat saya gebuki sampai terjatuh setelah itu motornya saya bawa lari,&quot; kata Unyil, Rabu (23/8/2023).

BACA JUGA:
Jaga Keberlanjutan Koperasi dan UMKM, Menkop Teten: Ini Tulang Punggung Ekonomi Kita&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya motor hasil begal teman sendiri itu dijual di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin seharga Rp1,9 juta.
&quot;Uang hasil jual motor aku gunakan untuk acara takziah 40 ayah saya. Sisanya saya bagikan adik saya dan main judi slot,&quot; katanya.Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika mengatakan bahwa perampasan motor yang dilakukan tersangka Unyil berawal saat tersangka ingin menumpang pulang motor korban Mey Saputra.
&quot;Berdasarkan pengakuan tersangka unyil saat itu ia sedang mabuk dan ada korban di TKP, tiba-tiba pelaku ini meminta antar pulang namun korban menolak sehingga pelaku dan korban berduel,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadwal Wakil Indonesia di BWF World Championships 2023 Hari Ini: Ada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan hingga Fajar Alfian/Rian Ardianto!

Tersangka langsung merebut kunci motor korban dan memukuli secara bertubi-tubi sehingga Mey terjatuh. &quot;Setelah melihat korban terjatuh, tersangka langsung kabur sambil membawa sepeda motor milik korban,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pembangkang China Nekat Melarikan Diri ke Korsel Menggunakan Jet Ski

Akibat perbuatan pelaku korban mengalami kerugian sebesar Rp8 juta. &quot;Selain kehilangan motor, korban juga mengalami luka ringan dan memar ditubuhnya,&quot; jelas Agus.
Tersangka akan dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara. (fkh)</content:encoded></item></channel></rss>
