<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: 77 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Jelang Akhir Agustus 2023</title><description>&amp;ldquo;Sudah 77% dari jumlah ZOM yang ada di Indonesia memasuki musim kemarau,&amp;rdquo; ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (24/8/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023"/><item><title>BMKG: 77 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Jelang Akhir Agustus 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023-GJU93ZdgUq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/337/2870045/bmkg-77-persen-wilayah-indonesia-masuk-musim-kemarau-jelang-akhir-agustus-2023-GJU93ZdgUq.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYyNS81L3g4bmcxMnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan saat ini sudah 77% dari jumlah Zona Musim (ZOM) di wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
&amp;ldquo;Sudah 77% dari jumlah ZOM yang ada di Indonesia memasuki musim kemarau,&amp;rdquo; ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (24/8/2023).
BMKG mengatakan wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, Sumatera Utara, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa hingga NTT, Kalimantan Barat bagian selatan, Sebagian besar Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sebagian besar Kalimantan Timur.

BACA JUGA:
 Ndarboy Genk Ciptakan Lagu Suara untuk Rakyat Buat Ganjar Pranowo

Kemudian, sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Sebagian Papua Barat dan sebagian Papua bagian selatan.

BACA JUGA:
5 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Diprediksi Bobol Gawang Thailand U-23 di Semifinal Piala AFF U-23 2023, Nomor 1 Bakal Jadi Top Skor
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di beberapa Kabupaten di Provinsi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kunjungi Ponpes Al Munawwir Krapyak, Ganjar Ajak Nahdliyin Jaga Keutuhan NKRI Jelang Kontestasi Politik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya di Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi awas untuk dua dasarian ke depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata 6 Sayuran Ini Bisa Sebabkan Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Harus Waspada

&amp;ldquo;Pada musim kemarau, diimbau kepada masyarakat agar mengambil tindakan preventif untuk menghemat penggunaan air, serta bagi warga yang tinggal dekat dengan area hutan supaya bijak dan selalu siaga terhadap cuaca kering yang meningkatkan potensi lebih mudahnya lahan dan hutan terbakar,&amp;rdquo; imbau BMKG.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYyNS81L3g4bmcxMnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan saat ini sudah 77% dari jumlah Zona Musim (ZOM) di wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
&amp;ldquo;Sudah 77% dari jumlah ZOM yang ada di Indonesia memasuki musim kemarau,&amp;rdquo; ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (24/8/2023).
BMKG mengatakan wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, Sumatera Utara, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa hingga NTT, Kalimantan Barat bagian selatan, Sebagian besar Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sebagian besar Kalimantan Timur.

BACA JUGA:
 Ndarboy Genk Ciptakan Lagu Suara untuk Rakyat Buat Ganjar Pranowo

Kemudian, sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Sebagian Papua Barat dan sebagian Papua bagian selatan.

BACA JUGA:
5 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Diprediksi Bobol Gawang Thailand U-23 di Semifinal Piala AFF U-23 2023, Nomor 1 Bakal Jadi Top Skor
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di beberapa Kabupaten di Provinsi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kunjungi Ponpes Al Munawwir Krapyak, Ganjar Ajak Nahdliyin Jaga Keutuhan NKRI Jelang Kontestasi Politik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya di Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi awas untuk dua dasarian ke depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata 6 Sayuran Ini Bisa Sebabkan Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Harus Waspada

&amp;ldquo;Pada musim kemarau, diimbau kepada masyarakat agar mengambil tindakan preventif untuk menghemat penggunaan air, serta bagi warga yang tinggal dekat dengan area hutan supaya bijak dan selalu siaga terhadap cuaca kering yang meningkatkan potensi lebih mudahnya lahan dan hutan terbakar,&amp;rdquo; imbau BMKG.



</content:encoded></item></channel></rss>
