<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teroris KKB Semakin Brutal Tembaki Warga, Menko PMK Dampingi Wapres Ngantor di Papua</title><description>Selain itu, kata Muhadjir, penanganan stunting juga penanganan sanitasi di Papua yang menjadi konsen pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua"/><item><title>Teroris KKB Semakin Brutal Tembaki Warga, Menko PMK Dampingi Wapres Ngantor di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua-1pPKeFPZ1I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB Teroris di Papua Semakin Brutal/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/337/2870449/teroris-kkb-semakin-brutal-tembaki-warga-menko-pmk-dampingi-wapres-ngantor-di-papua-1pPKeFPZ1I.jpg</image><title>KKB Teroris di Papua Semakin Brutal/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTEyNy81L3g4bjYwMnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang akan berkantor di Papua pada 4 September 2023 mendatang.

BACA JUGA:
Kepalanya Ditembak Teroris KKB dari Dekat, Kondisi Lukman Stabil

Muhadjir pun merespon terkait keamanan di Papua mengingat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih terus mengancam dengan menembaki warga secara brutal. Dia tidak risau dengan keamanan di Papua yang masih menjadi sorotan.
&amp;ldquo;Kan kita punya niat baik kan, semua orang kalau punya niat baik Insya Allah akan dilayani dengan baik,&amp;rdquo; kata Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Brutal! Teroris KKB Tembak Kepala Penjaga Kios dan Bakar Gudang Beras di Ilaga

Muhadjir mengatakan kunjungannya ke Papua untuk melakukan pengecekan logistik di tiga distrik yang sebelumnya dilanda bencana kelaparan diantaranya Agandugume, Lambewi, dan Oneri.

&amp;ldquo;Mau mengecek khususnya pembangunan bidang logistik di Agandugume, yang kemarin ada kelaparan,&quot; ujar Muhadjir.

&quot;Bersama Wapres nanti tanggal 3 kan, sebelum itu saya sudah kerja dulu nanti untuk melihat bagaimana supply bahan pangan khususnya untuk wilayah yang kemarin kelaparan itu,&amp;rdquo; lanjut Muhadjir.



Selain itu, kata Muhadjir, penanganan stunting juga penanganan sanitasi di Papua yang menjadi konsen pemerintah.

&amp;ldquo;Kemudian juga akan melihat penanganan stunting dan juga penanganan sanitasi, disitu ada lembah yang namanya Agandugume, disana ada tiga distrik yang terpapar oleh kelaparan, jadi ada Agandugume, Lambewi, dan Onari,&amp;rdquo;tuturnya.


Muhadjir mengungkapkan rencana berkantor di Papua selama tiga hari. &amp;ldquo;Ya berkantor itu bisa tiga hari, bisa dua hari, bisa setengah hari,&quot;ujarnya.
Relatif nanti kalau melihat masalahnya nanti bisa diselesaikan secepatnya kenapa harus berlama-lama disana kan, kan ada urusan lain yang harus diselesaikan,&amp;rdquo;pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTEyNy81L3g4bjYwMnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang akan berkantor di Papua pada 4 September 2023 mendatang.

BACA JUGA:
Kepalanya Ditembak Teroris KKB dari Dekat, Kondisi Lukman Stabil

Muhadjir pun merespon terkait keamanan di Papua mengingat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih terus mengancam dengan menembaki warga secara brutal. Dia tidak risau dengan keamanan di Papua yang masih menjadi sorotan.
&amp;ldquo;Kan kita punya niat baik kan, semua orang kalau punya niat baik Insya Allah akan dilayani dengan baik,&amp;rdquo; kata Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Brutal! Teroris KKB Tembak Kepala Penjaga Kios dan Bakar Gudang Beras di Ilaga

Muhadjir mengatakan kunjungannya ke Papua untuk melakukan pengecekan logistik di tiga distrik yang sebelumnya dilanda bencana kelaparan diantaranya Agandugume, Lambewi, dan Oneri.

&amp;ldquo;Mau mengecek khususnya pembangunan bidang logistik di Agandugume, yang kemarin ada kelaparan,&quot; ujar Muhadjir.

&quot;Bersama Wapres nanti tanggal 3 kan, sebelum itu saya sudah kerja dulu nanti untuk melihat bagaimana supply bahan pangan khususnya untuk wilayah yang kemarin kelaparan itu,&amp;rdquo; lanjut Muhadjir.



Selain itu, kata Muhadjir, penanganan stunting juga penanganan sanitasi di Papua yang menjadi konsen pemerintah.

&amp;ldquo;Kemudian juga akan melihat penanganan stunting dan juga penanganan sanitasi, disitu ada lembah yang namanya Agandugume, disana ada tiga distrik yang terpapar oleh kelaparan, jadi ada Agandugume, Lambewi, dan Onari,&amp;rdquo;tuturnya.


Muhadjir mengungkapkan rencana berkantor di Papua selama tiga hari. &amp;ldquo;Ya berkantor itu bisa tiga hari, bisa dua hari, bisa setengah hari,&quot;ujarnya.
Relatif nanti kalau melihat masalahnya nanti bisa diselesaikan secepatnya kenapa harus berlama-lama disana kan, kan ada urusan lain yang harus diselesaikan,&amp;rdquo;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
