<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Sebut Pemotor Lawan Arah di Lenteng Agung Arah Depok untuk Hindari Kemacetan</title><description>Menurutnya, pemotor melawan arah untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Lenteng Agung arah Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan"/><item><title>Warga Sebut Pemotor Lawan Arah di Lenteng Agung Arah Depok untuk Hindari Kemacetan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 09:52 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan-la2iNwl2gj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi pantau pemotor lawan arah (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/338/2870091/warga-sebut-pemotor-lawan-arah-di-lenteng-agung-arah-depok-untuk-hindari-kemacetan-la2iNwl2gj.jpg</image><title>Polisi pantau pemotor lawan arah (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYyNi81L3g4bmcxdG4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kecelakaan antara truk bermuatan hebel bangunan dengan sejumlah pemotor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa 22 Agustus 2023 lalu menuai sorotan.
Salah satu warga seorang juru parkir yang enggan disebut namanya menyebut pemotor melawan arah di lokasi ini tidak terjadi pada pagi hari saja, bahkan pada sore hari.
Menurutnya, pemotor melawan arah untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Lenteng Agung arah Jakarta.
&quot;Nggak pagi doang biasanya lawan arah sore hari juga ada aja sering sebelum kejadian kemarin. Rata-rata yang lawan arah menghindari macet Jalan Lenteng Agung arah Jakarta,&quot; ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Fajar Alfian/Rian Ardianto Gugur di 32 Besar BWF World Championships 2023, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Jadi Andalan Indonesia?

Ia menjelaskan bahwa pemotor dengan melawan arah bisa tembus ke Flyover Tapal Kuda di Lenteng Agung atau bisa juga melalui gang tembus ke Jalan TB Simatupang.

BACA JUGA:
Sah! Bacaleg Perindo Transtoto Handadhari Dikukuhkan Jadi Warga Sedulur Sikep Samin

&quot;Lawan arah dari dekat SMA di sana (SMAN 38) kadang masuk ke gang sana (samping McD) atau kadang bisa sampai muter di Fly Over Tapal Kuda Lenteng Agung sana. Kalau masuk gang sana bisa tembus ke Jalan TB Simatupang,&quot; ungkapnya.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, tidak terlihat pemotor yang nekat melawan arah di ruas jalan Lenteng Agung arah Depok. Terlihat lokasi kejadian terdapat garis phylox berwarna putih.Tak hanya itu terpantau ada satu unit mobil tilang elektronik (ETLE) milik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan berjaga dilokasi dekat restoran cepat saji. Tak hanya itu polisi juga berjaga di percabangan Jalan Raya Lenteng Agung menuju SMA 38 Jakarta dan Stasiun Pancasila.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan setidaknya ada 18 titik wilayah rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya lawan arus. Salah satunya di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kesombongan sang Pelatih Bikin Timnas Malaysia U-23 Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-23 2023?

&quot;Kita sudah mendata di wilayah Jakarta Selatan kurang lebih ada 18 titik yang rawan arus,&quot; ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Marfiando pada wartawan, Rabu (23/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ramalan Tarot Hari Ini: Kegagalan Bukanlah Alasan untuk Berhenti

Menurutnya, pelanggaran rawan arus itu juga kerap terjadi pada jam sibuk lalu lintas, yakni di kisaran pukul 06.30 WIB dan pukul 16.00 WIB. Maka itu, pihaknya bakal melakukan pengawasan, penindakan, hingga sosialisasi pada masyarakat pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas di 18 titik wilayah tersebut.

&quot;Penindakan, kita sosialisasi tidak bosan-bosannya terhadap pengguna jalan raya. Di sepanjang jalur ini (Jalan Lenteng Agung Raya) juga ada ETLE Mobile,&quot; tuturnya yang belum merinci titik-titik rawan tersebut.

Dia menambahkan, guna mengantisipasi lawan arus di Jalan Lenteng Agung Raya dan belasan titik lainnya itu, polisi bakal mengerahkan ETLE Mobile agar peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk dan 7 pemotor tak kembali berulang. Pihaknya juga bakal memberikan masukan ke Pemprov DKI agar titik rawan pelanggaran lalin bisa ditempatkan ETLE.

&quot;Nanti kita usulkan, jadi masukan juga, nanti kita usulkan ke Pemprov, khusunya di wilayah titik-titik banyak pelanggaran rambu ya,&quot; katanya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYyNi81L3g4bmcxdG4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kecelakaan antara truk bermuatan hebel bangunan dengan sejumlah pemotor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa 22 Agustus 2023 lalu menuai sorotan.
Salah satu warga seorang juru parkir yang enggan disebut namanya menyebut pemotor melawan arah di lokasi ini tidak terjadi pada pagi hari saja, bahkan pada sore hari.
Menurutnya, pemotor melawan arah untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Lenteng Agung arah Jakarta.
&quot;Nggak pagi doang biasanya lawan arah sore hari juga ada aja sering sebelum kejadian kemarin. Rata-rata yang lawan arah menghindari macet Jalan Lenteng Agung arah Jakarta,&quot; ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Fajar Alfian/Rian Ardianto Gugur di 32 Besar BWF World Championships 2023, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Jadi Andalan Indonesia?

Ia menjelaskan bahwa pemotor dengan melawan arah bisa tembus ke Flyover Tapal Kuda di Lenteng Agung atau bisa juga melalui gang tembus ke Jalan TB Simatupang.

BACA JUGA:
Sah! Bacaleg Perindo Transtoto Handadhari Dikukuhkan Jadi Warga Sedulur Sikep Samin

&quot;Lawan arah dari dekat SMA di sana (SMAN 38) kadang masuk ke gang sana (samping McD) atau kadang bisa sampai muter di Fly Over Tapal Kuda Lenteng Agung sana. Kalau masuk gang sana bisa tembus ke Jalan TB Simatupang,&quot; ungkapnya.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, tidak terlihat pemotor yang nekat melawan arah di ruas jalan Lenteng Agung arah Depok. Terlihat lokasi kejadian terdapat garis phylox berwarna putih.Tak hanya itu terpantau ada satu unit mobil tilang elektronik (ETLE) milik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan berjaga dilokasi dekat restoran cepat saji. Tak hanya itu polisi juga berjaga di percabangan Jalan Raya Lenteng Agung menuju SMA 38 Jakarta dan Stasiun Pancasila.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan setidaknya ada 18 titik wilayah rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya lawan arus. Salah satunya di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kesombongan sang Pelatih Bikin Timnas Malaysia U-23 Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-23 2023?

&quot;Kita sudah mendata di wilayah Jakarta Selatan kurang lebih ada 18 titik yang rawan arus,&quot; ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Marfiando pada wartawan, Rabu (23/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ramalan Tarot Hari Ini: Kegagalan Bukanlah Alasan untuk Berhenti

Menurutnya, pelanggaran rawan arus itu juga kerap terjadi pada jam sibuk lalu lintas, yakni di kisaran pukul 06.30 WIB dan pukul 16.00 WIB. Maka itu, pihaknya bakal melakukan pengawasan, penindakan, hingga sosialisasi pada masyarakat pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas di 18 titik wilayah tersebut.

&quot;Penindakan, kita sosialisasi tidak bosan-bosannya terhadap pengguna jalan raya. Di sepanjang jalur ini (Jalan Lenteng Agung Raya) juga ada ETLE Mobile,&quot; tuturnya yang belum merinci titik-titik rawan tersebut.

Dia menambahkan, guna mengantisipasi lawan arus di Jalan Lenteng Agung Raya dan belasan titik lainnya itu, polisi bakal mengerahkan ETLE Mobile agar peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk dan 7 pemotor tak kembali berulang. Pihaknya juga bakal memberikan masukan ke Pemprov DKI agar titik rawan pelanggaran lalin bisa ditempatkan ETLE.

&quot;Nanti kita usulkan, jadi masukan juga, nanti kita usulkan ke Pemprov, khusunya di wilayah titik-titik banyak pelanggaran rambu ya,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
