<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekan Polusi Udara DKI Jakarta, Warga Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan</title><description>Asep Kuswanto mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi publik hingga tidak membakar sampah sembarangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan"/><item><title>Tekan Polusi Udara DKI Jakarta, Warga Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan-hQWvpuO3Iy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/338/2870237/tekan-polusi-udara-dki-jakarta-warga-diminta-tak-bakar-sampah-sembarangan-hQWvpuO3Iy.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC83LzE2OTYzMC81L3g4bmc0b2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) meminta masyarakat kurangi emisi sebagai upaya menekan polusi udara di Jabodetabek yang kian mengkhawatirkan.
Kepala Dinas LH, Asep Kuswanto mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi publik hingga tidak membakar sampah sembarangan.
&quot;Kami mengharapkan masyarakat dapat mengurangi emisi yang dihasilkan yaitu dengan menggunakan transportasi publik, tidak bakar sampah, uji emisi, dan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan,&quot; ujar Asep dalam konferensi pers virtual Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Apresiasi Kampanye di Sekolah, TGB: Tanggung Jawab Parpol Wujudkan Pendidikan Politik Sehat

Asep pun mengajak masyarakat kembali menggunakan masker saat beraktivitas diluar ruangan.

BACA JUGA:
AS Roma Diprediksi Tetap Kesulitan Tampil Apik meski Sudah Jor-joran Belanja Pemain, Carlo Ancelotti: Bersaing di Eropa itu Sulit!

&quot;Proteksi diri dengan menggunakan masker, jadi masker bukan hanya kita kenakan saat pandemi tetapi saat situasi cuaca sedang tidak baik tolong masyarakat agar menggunakan masker,&quot; ucapnya.Lebih lanjut, Asep juga menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menindak kegiatan usaha yang menyumbang polusi udara dengan menegakkan hukum.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Potret Rumah Tyas Mirasih yang Punya Banyak Spot Instagramable, Asri dan Nyaman!

&quot;Kami dengan KLHK sedang bersinergi untuk melakukan penegakkan hukum terhadap kegiatan usaha,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

India Mendarat di Bulan, Biayanya Murah Cuma Rp1,1 Triliun

Sebagai informasi, permasalahan polusi udara di Jabodetabek mencuat dan menjadi sorotan publik terutama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu membuat sejumlah kepala daerah khususnya di Jabodetabek mencari solusi terkait permasalahan polusi udara tersebut.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC83LzE2OTYzMC81L3g4bmc0b2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) meminta masyarakat kurangi emisi sebagai upaya menekan polusi udara di Jabodetabek yang kian mengkhawatirkan.
Kepala Dinas LH, Asep Kuswanto mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi publik hingga tidak membakar sampah sembarangan.
&quot;Kami mengharapkan masyarakat dapat mengurangi emisi yang dihasilkan yaitu dengan menggunakan transportasi publik, tidak bakar sampah, uji emisi, dan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan,&quot; ujar Asep dalam konferensi pers virtual Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Apresiasi Kampanye di Sekolah, TGB: Tanggung Jawab Parpol Wujudkan Pendidikan Politik Sehat

Asep pun mengajak masyarakat kembali menggunakan masker saat beraktivitas diluar ruangan.

BACA JUGA:
AS Roma Diprediksi Tetap Kesulitan Tampil Apik meski Sudah Jor-joran Belanja Pemain, Carlo Ancelotti: Bersaing di Eropa itu Sulit!

&quot;Proteksi diri dengan menggunakan masker, jadi masker bukan hanya kita kenakan saat pandemi tetapi saat situasi cuaca sedang tidak baik tolong masyarakat agar menggunakan masker,&quot; ucapnya.Lebih lanjut, Asep juga menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menindak kegiatan usaha yang menyumbang polusi udara dengan menegakkan hukum.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Potret Rumah Tyas Mirasih yang Punya Banyak Spot Instagramable, Asri dan Nyaman!

&quot;Kami dengan KLHK sedang bersinergi untuk melakukan penegakkan hukum terhadap kegiatan usaha,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

India Mendarat di Bulan, Biayanya Murah Cuma Rp1,1 Triliun

Sebagai informasi, permasalahan polusi udara di Jabodetabek mencuat dan menjadi sorotan publik terutama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu membuat sejumlah kepala daerah khususnya di Jabodetabek mencari solusi terkait permasalahan polusi udara tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
