<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Budiman Sudjatmiko Dipecat, PDIP: Pelanggarannya Sangat Serius!</title><description>Deddy menyebutkan ada unsur kesengajaan dari Budiman untuk membuat polemik di internal PDIP.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius"/><item><title>Budiman Sudjatmiko Dipecat, PDIP: Pelanggarannya Sangat Serius!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius-mxnksNLsQ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP/Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/337/2870865/budiman-sudjatmiko-dipecat-pdip-pelanggarannya-sangat-serius-mxnksNLsQ3.jpg</image><title>Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP/Antara</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYzOC81L3g4bmc1eTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA  - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan penjelasan lengkat terkait Budiman Sudjatmiko yang telah dipecat sebagai kader PDIP.
&quot;Saya kira ini mekanisme biasa, pelanggaran serius yang tidak memerlukan klarifikasi karena pernyataan dukungannya terhadap calon di luar partai yang terbuka di media massa sudah menjadi bukti yang cukup sebuah pelanggaran disiplin dan mekanisme organisasi,&quot; ujar politikus PDIP, Deddy Yevri Sitorus, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Dipecat dari PDIP, Reaksi Budiman Sudjatmiko Mengejutkan hingga Singgung Nama Megawati

Sekretaris Tim Kordinasi Nasional Relawan Pemenangan Ganjar Pranowo tersebut juga menyebutkan pemecatan terhadap Budiman tidak perlu dilakukan klarifikasi karena bukti yang terlihat di publik sudah jelas.
&quot;Jadi tidak memerlukan klarifikasi. Beda kalau itu hanya berdasarkan informasi tidak langsung, baru diperlukan klarifikasi dan verifikasi,&quot; kata dia.
Menurutnya, sebagai seorang kader PDIP, Budiman seharusnya sudah paham betul dengan aturan yang berlaku di dalam partai besutan Megawati itu.
&quot;Budiman sangat tahu itu dan sangat menyadari konsekuensi sebagai kader tentu dia paham betul AD/ART, peraturan organisasi dan disiplin partai,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Surat Pemecatan Budiman Sudjatmiko Dikirim PDIP Pakai Kurir

Sehingga, Deddy menyebutkan ada unsur kesengajaan dari Budiman untuk membuat polemik di internal PDIP.
&quot;Seharusnya dia cukup mengundurkan diri, sehingga tidak perlu menimbulkan polemik dan menyudutkan partai tempat dia dibesarkan,&quot; jelas Deddy.
Apa yang dialami Budiman Sudjatmiko, kata Deddy sama dengan kader manapun yang melakukan pelanggaran berat.
&quot;Bukan, tindakan indisipliner berupa sikap berseberangan dengan keputusan Partai. Mau dukung siapapun di luar yang diputuskan partai, sanksinya sama (pemecatan),&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kader PDIP Budiman Sudjatmiko mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto dalam acara sukarelawan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) di Marina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8/2023).



Budiman menyuarakan dukungannya untuk Prabowo di saat dirinya masih menyandang status kader PDI Perjuangan. Sejumlah kader PDIP juga diketahui diberikan teguran karena bersikap seperti ingin mendukung Bacapres lainnya.



PDIP diketahui telah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) dalam Pilpres 2024 pada 21 April 2023 di Istana Batu Tulis Bogor Jawa Barat.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC8xLzE2OTYzOC81L3g4bmc1eTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA  - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan penjelasan lengkat terkait Budiman Sudjatmiko yang telah dipecat sebagai kader PDIP.
&quot;Saya kira ini mekanisme biasa, pelanggaran serius yang tidak memerlukan klarifikasi karena pernyataan dukungannya terhadap calon di luar partai yang terbuka di media massa sudah menjadi bukti yang cukup sebuah pelanggaran disiplin dan mekanisme organisasi,&quot; ujar politikus PDIP, Deddy Yevri Sitorus, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Dipecat dari PDIP, Reaksi Budiman Sudjatmiko Mengejutkan hingga Singgung Nama Megawati

Sekretaris Tim Kordinasi Nasional Relawan Pemenangan Ganjar Pranowo tersebut juga menyebutkan pemecatan terhadap Budiman tidak perlu dilakukan klarifikasi karena bukti yang terlihat di publik sudah jelas.
&quot;Jadi tidak memerlukan klarifikasi. Beda kalau itu hanya berdasarkan informasi tidak langsung, baru diperlukan klarifikasi dan verifikasi,&quot; kata dia.
Menurutnya, sebagai seorang kader PDIP, Budiman seharusnya sudah paham betul dengan aturan yang berlaku di dalam partai besutan Megawati itu.
&quot;Budiman sangat tahu itu dan sangat menyadari konsekuensi sebagai kader tentu dia paham betul AD/ART, peraturan organisasi dan disiplin partai,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Surat Pemecatan Budiman Sudjatmiko Dikirim PDIP Pakai Kurir

Sehingga, Deddy menyebutkan ada unsur kesengajaan dari Budiman untuk membuat polemik di internal PDIP.
&quot;Seharusnya dia cukup mengundurkan diri, sehingga tidak perlu menimbulkan polemik dan menyudutkan partai tempat dia dibesarkan,&quot; jelas Deddy.
Apa yang dialami Budiman Sudjatmiko, kata Deddy sama dengan kader manapun yang melakukan pelanggaran berat.
&quot;Bukan, tindakan indisipliner berupa sikap berseberangan dengan keputusan Partai. Mau dukung siapapun di luar yang diputuskan partai, sanksinya sama (pemecatan),&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kader PDIP Budiman Sudjatmiko mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto dalam acara sukarelawan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) di Marina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8/2023).



Budiman menyuarakan dukungannya untuk Prabowo di saat dirinya masih menyandang status kader PDI Perjuangan. Sejumlah kader PDIP juga diketahui diberikan teguran karena bersikap seperti ingin mendukung Bacapres lainnya.



PDIP diketahui telah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) dalam Pilpres 2024 pada 21 April 2023 di Istana Batu Tulis Bogor Jawa Barat.



</content:encoded></item></channel></rss>
